SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai-Nilai Akhlak Muslim dalam Novel Tahun-Tahun Yang Hilang Berdiri Tegar Di Bawah Bayang-Bayang Syekh Yusuf

Musa Abadi

Abstrak


ABSTRAK

 

Abadi, Musa. 2014. Nilai-Nilai Akhlak Muslim dalam Novel Tahun-Tahun Yang Hilang Berdiri Tegar Di Bawah Bayang-Bayang Syekh Yusuf. Skripsi, Jurusan Pendidikan Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd, (II) Dwi Sulistyorini, S.S., M. Hum.

 

Kata Kunci:  nilai, akhlak muslim, novel

Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra berjenis prosa rekaan modern dalam wujud ungkapan-ungkapan tertulis yang di dalamnya mengandung unsur estetis dan manfaat. Unsur estetis berkaitan dengan kreativitas pengarang dalam menyajikan cerita, sedangkan unsur manfaat dimaknai sebagai unsur yang memberikan keuntungan secara nyata bagi pembaca. Hiburan dan nilai-nilai berupa ajaran moral atau akhlak yang diilustrasikan melalui kisah, sikap, dan tingkah laku tokoh yang disinergikan oleh pengarang dengan situasi, kondisi, dan jalinan peristiwa dalam novel adalah representasi bentuk unsur manfaat.

Nilai-nilai akhlak muslim berisikan pemaknaan berharga dari ajaran akhlak atau moral dalam agama Islam yang idealnya dipelajari, dipahami, dan diimplementasikan seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai akhlak muslim sejatinya bertendensi pada nilai-nilai akhlak mulia yang dicontohkan oleh nabi besar Muhammad SAW. Pada novel religi berjudul Tahun-Tahun yang Hilang Berdiri Tegar di Bawah Bayang-Bayang Syekh Yusuf penulis banyak menampakkan nilai-nilai akhlak muslim dalam  penceritaanya. Hal tersebut dikarenakan penulis sangat terinspirasi sosok ulama besar bernama Syekh Yusuf Al-Makasari Al-Bantani. Berdasarkan pertimbangan adanya nilai-nilai akhlak muslim dalam novel, peneliti memutuskan untuk memilih novel tersebut sebagai objek penelitian. Tujuan diadakan penelitian ini untuk mendeskripsikan tiga nilai akhlak muslim dalam novel Tahun-Tahun yang Hilang Berdiri Tegar di Bawah Bayang-Bayang Syekh Yusuf, yaitu (1) nilai-nilai akhlak muslim kepada Allah SWT, (2) nilai-nilai akhlak muslim kepada sesama, dan (3) nilai-nilai akhlak muslim terhadap lingkungan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Sumber data penelitian diperoleh dari novel berjudul Tahun-Tahun yang Hilang Berdiri Tegar di Bawah Bayang-Bayang Syekh Yusuf karya Rully Ferdiansyah cetakan pertama yang diterbitkan oleh DIVA PRESS pada tahun 2012 dengan tebal 407 halaman. Wujud data penelitian ini berupa  kutipan-kutipan berbentuk unit-unit kalimat, paragraf, atau dialog yang terdapat pada teks novel. Kutipan-kutipan yang diambil merepresentasikan nilai-nilai akhlak muslim kepada Allah SWT, sesama, dan terhadap lingkungan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah peneliti sendiri dilengkapi dengan tabel data.

Teknik yang digunakan peneliti dalam proses pengumpulan data meliputi empat tahap. Pertama, peneliti membaca secara intensif dan komprehensif yang dilanjutkan dengan observasi terhadap novel untuk memperoleh gambaran umum mengenai isi cerita. Kedua, peneliti mengidentifikasi isi novel untuk menjaring data sesuai dengan  konsep penelitian. Kegiatan identifikasi dilakukan dengan menelusuri paparan bahasa yang terdapat dalam pikiran, perasaan, perilaku, sikap, tokoh-tokoh dalam bentuk dialog dan monolog dalam cerita. Ketiga, peneliti mengambil kutipan berbentuk unit-unit kalimat, paragraf, atau dialog yang menunjukkan wujud nilai-nilai akhlak muslim kepada Allah SWT, sesama dan terhadap lingkungan. Setelah itu, peneliti mengelompokkan kutipan ke dalam pembahasan sesuai sub bab yang dibahas sesuai dengan tabel pengumpulan data. Keempat, peneliti mengkaji tabel pengumpulan data yang diperoleh dan mengaitkannya dengan landasan teori dan fokus utama masalah-masalah yang diteliti sehingga menghasilkan hasil analisis yang akurat.

 Berdasarkan analisis data, temuan penelitian, dan pembahasan pada bab IV dan V, dapat disimpulkan bahwa di dalam novel terdapat empat nilai-nilai akhlak muslim kepada Allah SWT, lima nilai-nilai akhlak muslim kepada sesama, dan dua nila-nilai akhlak muslim terhadap lingkungan. Keseluruhan nilai-nilai akhlak muslim tersebut diuraikan sebagai berikut. Pertama, nilai-nilai akhlak muslim kepada Allah SWT  yang terkandung dalam novel, yaitu (1) keimanan, (2) penghayatan atas nikmat-Nya, (3) berserah diri kepada Allah SWT, dan (4) mempercayai adanya kuasa dan pertolongan Allah SWT. Kedua, nilai-nilai akhlak muslim kepada sesama yang terkandung dalam novel dikelompokkan ke dalam nilai-nilai akhlak muslim dalam keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai akhlak muslim dalam keluarga, yaitu menyayangi dan bersikap sopan santun kepada orang tua dan berempati terhadap kerabat. Nilai-nilai akhlak muslim dalam masyarakat, yaitu (1) bermurah hati, (2) berjiwa besar, dan (3) perkataan selaras dengan perbuatan. Ketiga, nilai-nilai akhlak muslim terhadap lingkungan yang terkandung dalam novel, yaitu pemanfaatan alam secara optimal dan bijaksana serta menyayangi sesama makhluk (hewan atau tumbuhan).

Berdasarkan pada simpulan yang dikemukakan di atas, ada sejumlah saran yang perlu disampaikan kepada peneliti lanjutan, penulis karya sastra, dan pembaca. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan agar mengembangkan penelitian tentang nilai-nilai akhlak muslim pada sebuah karya sastra lain dengan menggunakan landasan teori dan perspektif yang berbeda sehingga hasil penelitian tentang nilai-nilai akhlak muslim dalam karya sastra akan lebih beragam dan bervariatif. Selain itu, penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bahan acuan bagi peneliti lain yang melakukan penelitan sejenis. Bagi penulis karya sastra, disarankan agar dapat membuat karya sastra yang berkualitas, yang tidak hanya bersifat hiburan semata tetapi juga memberikan hikmah kepada pembaca. Hikmah yang terkandung dalam karya sastra dapat disampaikan melalui tokoh-tokoh dalam cerita maupun tema cerita. Bagi pembaca, disarankan agar dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang nilai-nilai akhlak muslim dengan membaca karya sastra religi Islami. Selain itu, hendaknya pembaca dapat memilih karya sastra yang kaya akan ajaran-ajaran kebaikan sehingga pembaca dapat memanfaatkan karya sastra sebagai salah satu rujukan membentuk sikap dan perilaku yang arif dan bijaksana dalam menjalani kehidupan.