SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran menulis posterkelas VIII SMP Negeri 4 Kepanjen

Fryskatana Wira Stya Mulyaningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Mulyaningtyas, Fryskatana Wira Stya. 2014. Pembelajaran Menulis Poster Kelas VIII SMP Negeri 4 Kepanjen. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Univesitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd., (II) Dr. Martutik, M.Pd.

 

Kata Kunci: pembelajaran menulis, menulis poster

Pada pembelajaran berbahasa terdapat empat aspek yang harus dikuasai siswa yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Menulis poster merupakan salah satu kompetensi dasar bahasa Indonesia yang diajarkan di kelas VIII. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) penilaian, dan (4) kendala pembelajaran menulis poster kelas VIII SMP Negeri 4 Kepanjen.

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa data verbal yang meliputi data (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) penialaian, dan (4) kendala pembelajaran menulis poster. Peneliti sebagai instrumen utama pada penelitian ini, sedangkan instrumen  pendukung yang digunakan adalah pedoman telaah RPP, pedoman analisis pelaksanaan pembelajaran, pedoman analisis penilaian pembelajaran, dan pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melaui tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, pada tahap ini dokumen RPP, deskripsi pelaksanaan pembelajaran, deskripsi penilaian pembelajaran, dan hasil wawancara dikelompokkan berdasarkan perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan kendala pembelajaran, semua data yang terkumpul diseleksi, diidentifikasi, dan dicatat satu per satu di lembar catatan data, (2) sajian data, data disajikan dalam bentuk deskripsi per unit, data yang disajikan kemudian diklasifikasikan berdasarkan rumusan masalah, dan (3) penarikan simpulan, tahap penyimpulan data dalam bentuk pernyataan kalimat secara singkat dan padat. Data penelitian ini diperiksa dengan teknik triangulasi sumber yang dilakukan dengan membandingkan hasil observasi dengan hasil wawancara.

Hasil penelitian dan pembahasan meliputi (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) penilaian, serta (4) kendala pembelajaran menulis poster. Pertama, perencaaan pembelajaran menulis poster kelas VIII SMP Negeri 4 Kepanjen, memuat (a) identitas RPP, standar kompetensi, kompetensi dasar, (b) indikator dan tujuan pembelajaran, (c) materi pembelajaran, (d) metode pembelajaran, (e) kegiatan pembelajaran, (f) sumber belajar, dan (g) perencanaan penilaian. Beberapa hal masih kurang dalam perencanaan pembelajaran yang dibuat guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 4 Kepanjen, yaitu (1) indikator kurang rinci, (2) media pembelajaran tidak dicantumkan, (3) tidak terdapat penjelasan mengenai metode pembelajaran yang digunakan, dan (4) alokasi waktu pada kegiatan pembelajaran inti dan penutup tidak dicantumkan. Kedua, pelaksanaan pembelajaran menulis poster di kelas VIII SMP Negeri 4 Kepanjen terdiri atas kegiatan awal, meliputi (1) apersepsi dan (2) pembentukan kelompok. Pada kegiatan awal guru langsung bertanya jawab kepada siswa mengenai materi yang akan disampaikan. Guru juga mengaitkan penguasaan kompetensi dalam kehidupan siswa, namun tidak ada pemberian motivasi kepada siswa. Pada kegiatan inti meliputi (1) eksplorasi, (2) amati, (3) tanyakan, (4) komunikasikan, dan (5) ekspresikan. Pada pelaksanaan inti tidak terlihat proses penampilan unjuk kerja hasil menulis poster. Penilaian hasil hanya dilakukan guru, tidak ada campur tangan siswa. Pada pelaksanaan penutup guru memberikan refleksi pembelajaran pada siswa dan melakukan penyimpulan terhadap kegiatan pembelajaran secara keseluruhan, namun pada kegiatan penutup, pertemuan kedua guru tidak melakukan penyimpulan terhadap kegiatan pembelajaran secara keseluruhan disebabkan oleh guru kurang mengelola waktu. Ketiga, penilaian yang dilakukan oleh guru SMP Negeri 4 Kepanjen yaitu penilaian proses dan penilaian hasil pembelajaran menulis poster. Keempat, kendala pembelajaran menulis poster. Tidak terdapat kendala yang dialami guru pada pembelajaran menulis poster, namun siswa mengalami kesulitan dalam mengilustrasikan slogan ke dalam sebuah poster karena kurangnya contoh-contoh poster yang diberikan guru.

Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik simpulan sebagai berikut. Dalam perencanaan pembelajaran, sebaiknya guru memaparkan materi secara rinci dan lengkap, kurang penjelasan mengenai metode yang digunakan, media pembelajaran seharusnya dicantumkan, sumber belajar yang dipilih dan dicari harus lebih menarik, alokasi waktu harus dicantumkan. Dalam pelaksanaan, sebaiknya guru memilih media pembelajaran dan metode pembelajaran yang lebih menarik, menggunakan alokasi waktu sebaik mungkin. Dalam penilaian, sebaiknya guru mengikutsertakan peran siswa untuk menilai hasil menulis poster sebagai refleksi diri dengan bantuan guru. Kendala pembelajaran menulis poster di SMP Negeri 4 Kepanjen tidak banyak, hanya saja guru kurang memilih media pembelajaran yang lebih variatif dan inovatif, serta mengelola alokasi waktu sebijak mungkin. Peneliti lain disarankan untuk meneliti pembelajaran menulis poster untuk berbagai keperluan di sekolah lain sebagai perbaikan komponen perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan kendala. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan bahan ajar maupun media untuk peningkatan hasil menulis poster.