SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Teknik Bongkar Pasang Paragraf untuk Pengembangan Kemampuan Berpikir dan Mengembangkan Paragraf Siswa SMP Kelas VIII

Evi Agustina

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustina, Evi. 2014. Keefektifan Teknik Bongkar Pasang Paragraf untuk Pengembangan Kemampuan Berpikir dan Mengembangkan Paragraf Siswa SMP Kelas VIII. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, FS, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Suyono, M. Pd., (II) Drs. Dwi Saksomo, M. Si.

 

Kata Kunci: teknik bongkar pasang paragraf, paragraf

Pengembangan kemampuan berpikir merupakan pengembangan aspek  kognitif yang meliputi aspek mengingat, memahami, menganalisis, mengaplikasikan, mengevaluasi, dan mengkreasi. Keenam aspek tersebut saling melengkapi dalam pembelajaran menulis terutama menulis pola pengembangan paragraf atau jenis paragraf yang ditulis siswa. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan berpikir dan mengembangkan paragraf perlu dibelajarkan dengan menggunakan teknik bongkar pasang paragraf.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan teknik bongkar pasang paragraf untuk pengembangan kemampuan berpikir dan mengembangkan paragraf. Pendeskripsian pengembangan kemampuan berpikir terdiri atas enam kemampuan, yaitu (1) mengingat, (2) memahami, (3) mengaplikasikan, (4) menganalisis, (5) mengevaluasi, dan (6) mengkreasi. Pendeskripsian pengembangan kemampuan mengembangkan paragraf terdiri atas lima kemampuan, yaitu (1) menulis kalimat utama dan penjelas, (2) memilih kata, (3) penggunaan ejaan dan tanda baca, (4) memaparkan pendahuluan, isi, dan penutup, dan (5) memilih pola pengembangan paragraf.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu dengan pretest dan posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Tumpang. Sampel terdiri atas 54 siswa kelas VIII H (kelas eksperimen) dan kelas VIII G (kelas kontrol). Kelas eksperimen diberi perlakuan Teknik Bongkar Pasang Paragraf dan kelas kontrol dikenai perlakuan metode guru (Menulis Bebas Ceramah). Instrumen yang digunakan, yaitu perintah dan petunjuk menulis laporan kegiatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bongkar pasang paragraf efektif untuk pengembangan kemampuan berpikir pada aspek (1) pengembangan kemampuan mengingat kegiatan yang telah dilaksanakan, (2) pengembangan kemampuan mengaplikasikan kegiatan yang telah dilaksanakan ke dalam karangan, (3) pengembangan kemampuan menganalisis kegiatan yang akan ditulis, (4) pengembangan kemampuan mengevaluasi hasil karangan yang telah ditulis, dan (5) pengembangan kemampuan mengkreasi hasil tulisan. Teknik bongkar pasang paragraf tidak efektif pada aspek pengembangan kemampuan memahami kegiatan yang telah ditulis. Ketidakefektifan teknik bongkar pasang paragraf untuk pengembangan kemampuan berpikir disebabkan oleh tidak adanya perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Teknik bongkar pasang paragraf efektif untuk pengembangan kemampuan mengembangkan paragraf pada aspek (1) pengembangan kemampuan memilih kata, (2) pengembangan kemampuan memaparkan pendahuluan, isi, dan penutup, serta (3) pengembangan kemampuan memilih pola pengembangan paragraf.  Teknik bongkar pasang paragraf tidak efektif pada pengembangan kemampuan menulis kalimat utama dan penjelas serta penggunaan ejaan dan tanda baca. Ketidakefektifan teknik bongkar pasang paragraf untuk pengembangan kemampuan mengembangkan paragraf disebabkan oleh tidak adanya perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Saran yang diajukan peneliti berdasarkan temuan pada saat penelitian adalah (1) kemampuan memahami, menulis kalimat utama dan penjelas, dan penggunaan ejaan dan tanda baca siswa perlu ditingkatkan dengan menulis secara berulang-ulang dan (2) pembelajaran memahami, menulis kalimat utama dan penjelas, dan penggunaan ejaan dan tanda baca dapat diajarkan guru dalam keterampilan menulis dengan memberikan pelatihan menulis secara berulang-ulang.