SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Alih Kode dalam Komunikasi Lisan Informal Masyarakat Pandhalungan di Perumahan Surya Asri Wonorejo, Lumajang. Analisis Faktor Penyebab Alih Kode

maristessa harsal

Abstrak


ABSTRAK

 

Pada masyarakat Pandhalungan di Perumahan Surya Asri Wonorejo terdapat pemakaian dua bahasa atau lebih, yaitu bahasa Jawa (BJ), bahasa Madura (BM), dan bahasa Indonesia (BI) secara bersama-sama atau bergantian. Pemakaian dua bahasa atau lebih berimplikasi terhadap fenomena alih kode. Alih kode pada penelitian masyarakat Pandhalungan di Perumahan Surya Asri Wonorejo dikhususkan kepadaalih kode antara bahasa yang satu dengan bahasa yang lain, bukan alih kode antara ragam-ragam atau gaya-gaya yang terdapat dalam satu bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab alih kode yang mencakup partisipan, situasi, topik, dan fungsi interaksi dalam komunikasi lisan masyarakat Pandhalungan.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif sosiologi. Data penelitian berupa alih kode percakapan dalam bentuk audio dan visual yang terjadi dalam interaksi sosial pada situasi nonformal masyarakat Pandhalungan di Perumahan Surya Asri Wonorejo, Lumajang. Pengumpulan data dilakukan dengan alat perekam danwawancara semistruktural. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa alat perekam dan pedoman wawancara.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh empat simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, peneliti menemukan lima faktor penyebab partisipan beralih kode, yaitu (1) usia yang lebih tua, (2) perbedaan jenis kelamin, (3) perbedaan latar belakang etnis, (4) ada tidaknya relasi kekeluargaan yang dipengaruhi oleh faktor keakraban sebagai penyebab alih kode, dan (5) partisipan kurang akrab sebagai penyebab alih kode. Oleh karena itu, dari kelima faktor partisipan penyebab alih kode, terdapat empat faktor partisipan yang dipengaruhi oleh faktor keakraban sebagai penyebab alih kode.

Kedua, terdapat tiga faktor situasi penyebab alih kode, yaitu (1) latar ang dipengaruhi oleh faktor tingkat formalitas, latar belakang etnis, dan faktor keakraban sebagai penyebab terjadinya alih kode, (2) tingkat formalitas yang dipengaruhi oleh faktor latar dan tingkat keakraban sebagai penyebab terjadinya alih kode, dan (3) tingkat keakraban yang tidak dipengaruhi oleh faktor situasi lain yang menjadi penyebab terjadinya alih kode. Oleh karena itu, dari ketiga faktor situasi penyebab alih kode, terdapat tiga faktor situasi yang dipengaruhi oleh faktor keakraban.

Ketiga, faktor topik penyebab alih kode dalam komunikasi lisan masyarakat Pandhalungan di Perumahan Surya Asri Wonorejo, yaitu perubahan dari topik kekeluargaan ke topik pengetahuan. Keempat, terdapat dua faktor fungsi interaksi, yaitu (1) menaikkan status dan (2) memerintah. Kedua faktor fungsi interaksi penyebab alih kode tidak saling memengaruhi satu sama lain.