SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Media Papan Flanel terhadap Kemampuan Bercerita Siswa Kelas VII SMPN 21 Malang

sri hariati

Abstrak


ABSTRAK

 

Hariati, Sri. 2014. Pengaruh Penggunaan Media Papan Flanel terhadap Kemampuan Bercerita Siswa Kelas VII SMPN 21 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Dawud, M. Pd, (II) Drs. Bustanul Arifin, S.H. M.Hum

 

Kata Kunci : media papan flanel, kemampuan bercerita, pembelajaran bercerita

Pembelajaran Bahasa Indonesia meliputi empat keterampilan, yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Penelitian ini mengkhususkan pada keterampilan bercerita. Keterampilan bercerita sebagai bagian dari keterampilan berbicara masih dianggap sulit oleh siswa. Salah satu penyabab kesulitan tersebut adalah kurangnya media pengajaran sebagai alat untuk bercerita. Pada penelitian ini diujicobakan penggunaann media papan flanel untuk membantu siswa mentransfer ide, gagasan, pikiran, dan perasaan, sehingga mereka mampu aktif berbicara, khususnya bercerita.

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui adanya pengaruh penggunaan media papan flanel terhadap kejelasan vokal dan intonasi siswa saat bercerita, (2) mengetahui adanya pengaruh penggunaan media papan flanel terhadap kelancaran berbicara siswa saat bercerita, (3) mengetahui adanya pengaruh penggunaan media papan flanel terhadap keruntutan alur cerita siswa saat bercerita.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk mendeskripsikan pengaruh media papan flanel terhadap kejelasan vokal dan intonasi siswa saat bercerita, kelancaran berbicara siswa saat bercerita, dan keruntutan alur cerita siswa saat bercerita. Sumber data untuk tujuan tersebut adalah rekaman perormansi siswa kelas VII SMP Negeri 21 Malang. Pengambilan data dilakukan 21 Oktober – 13 Nopember 2014. Instrumen untuk pengambilan data adalah perintah dan petunjuk tes performansi, alat perekam, dan rubrik penilaian. Dengan instrument tersebut diperoleh data penelitian nilai kemampuan bercerita siswa dari segi kejelasan vokal dan intonasi siswa saat bercerita, kelancaran berbicara siswa saat bercerita, dan keruntutan alur cerita siswa saat bercerita pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Hasil penelitian tentang pengaruh penggunaan media papan flanel terhadap kemampuan bercerita menunjukkan bahwa nilai kemampuan bercerita kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis statistik pada postes kejelasan vokal dan intonasi diketahui t hitung= 2.740, p =  0,008 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat perbedaan antara skor kejelasan vokal dan intonasi kelompok kontrol dan eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan penggunaan media papan flanel terhadap kejelasan vokal dan intonasi siswa saat bercerita. Jadi, penggunaan media papan flanel dapat meningkatkan kejelasan vokal dan intonasi siswa saat bercerita.

  Pada postes kelancaran berbicara diketahui t hitung= 6.305, p =  0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat perbedaan antara skor kelancaran berbicara kelompok kontrol dan eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan penggunaan media papan flanel terhadap kelancaran berbicara siswa saat bercerita. Jadi, penggunaan media papan flanel dapat meningkatkan kelancaran berbicara siswa saat bercerita.

Pada postes keruntutan alur cerita diketahui t hitung= 3.067, p =  0,003 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat perbedaan antara skor keruntutan alur cerita kelompok kontrol dan eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan penggunaan media papan flanel terhadap kelancaran berbicara siswa saat bercerita. Jadi, penggunaan media papan flanel dapat meningkatkan keruntutan alur cerita siswa saat bercerita.

Saran bagi guru adalah hendaknya media papan flanel diterapkan dalam pembelajaran bercerita karena media papan flanel dapat mendorong siswa untuk menghasilkan warna suara yang berbeda-beda pada setiap karakter tokoh dalam cerita. Selain itu sebaiknya guru juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih bercerita secara mandiri menggunakan media yang telah disediakan agar siswa lebih paham dengan cerita yang akan disampaikan. Bagi peneliti lain, disarankan untuk mengembangkan media bercerita yang lain, menggunakan cerita yang lebih bervariasi, serta menambahkan aspek-aspek lain pada instrumen penilaian.