SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Rekayasa Pendidikan Berpikir melalui Pendekatan Ilmiah dala Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kelas VII.Skripsi,

REZA KHIKMATUL FAUZIAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajaransaatinimenuntutsiswauntukmenggantipola-polapikiryang bersifatmenerimadanmenghafalsuatukonsepkepolapikiryang bersifatmengembangkankonsepbaru.Tidaksemuakualitassiswadapatdiukurberdasarkanhafalantertentu, tetapijugadapatdiukurdari proses siswatersebutselamabelajar, bagaimanaiamembentukpengetahuannyamelaluipemikirannya.Belajarsesungguhnyaberhubungandengankemampuanberpikirseseorang.Kemampuanberpikirtersebutseharusnyamelibatkanjenjangkegiatanberpikir yang tinggidankompleksatau yang disebutdengan HOT (High Order Thinking) yang mencerminkan proses berpikirdansalahsatupendekatan yang sangattepatuntukmengembangkankemampuanberpikirtersebutadalahpendekatanilmiah.Hal yang melatarbelakangipengembanganlangkahpembelajarandaninstrumen asesmen untuk siswa kelas VII SMP iniadalahlangkahpembelajarandan asesmen pada kurikulum 2013 masih kurang tersediasehingga guru menginginkan adanya langkahpembelajarandanasesmen yang lebih baik dan beragam.

Tujuanpenelitianiniadalahmenghasilkanproduk(1) langkahpembelajaranbahasa Indonesia di SMPkelas VIIyang sesuaidenganpendekatanilmiahuntukpengembangan HOT (High Order Thinking) dan(2) instrumenasesmenpembelajaranbahasa Indonesia di SMP kelas VIIuntukpengembangan HOT (High Order Thinking).

Model penelitiandanpengembanganproseduraluntukproduklangkahpembelajaraninimelaluitujuhtahapan, yaitu (1) penelitimelakukanstudiliteraturdanpenelaahanberbagaisumberpustakadananalisiskurikulum, (2) menyusunrencanapenelitian yang meliputirumusantujuan yang hendakdicapaipenelitian, penentuanspesifikasiproduk yang diharapkan, danlangkah-langkahpenelitian, (3) pengembangandrafprodukberupalangkahpembelajarandaninstrumenasesmen, (4)  melakukanujicobaterbatasdankemudianmelakukanrevisiawal, (5) ujicobaprodukolehahliprodukdanujipelaksanaanlapanganolehpraktisiyaitu guru yang selamaujicobadiadakanpengamatan, (6) produkdirevisisesuaidengan saran yang diberikanolehparaahlidanpraktisi, dan (7) penyempurnaanproduksebagaihasilakhirproduk.

Sumber data penelitianpengembanganiniadatiga, yaituahli, praktisi, dansiswa.Ahli yang melakukan validasiadalahahlipembelajarandanasesmenbahasa Indonesia.Jenis data yang diperolehdariujicobaprodukberupa data nominal dan verbal.Data nominal berupaangka-angkadan data verbal antara lain adalahcatatanujicoba, saran, koreksi, dankomentarahlidanpraktisiproduk yang ditulispadarubrik yang disediakanolehpeneliti.

Instrumenpenelitian yang digunakanterdiriatastigajenis, yaitu (1) pedomanwawancara, (2) pedomanobservasi,  dan (3) angket.Data yang berupa pedoman wawancara digunakan untuk memperoleh data prapengembangan. Wawancara dilakukankepada guru. Pedoman observasidan angket digunakan untuk memperoleh data pascapengembangan. Angket uji produk ada tiga jenis, yaitu (1) angket uji ahli, (2) angket uji praktisi, dan (3) angket uji siswa.

Hasilujilangkahpembelajarandaninstrumenasesmenadalah sebagai berikut.Pertama, hasilujilangkahpembelajarandenganahlidiperolehhasilujiketerterapanpendekatanilmiah sebesar 80%, keterterapanmetodepembelajaran sebesar 80%, danketerterapan HOT (high order thinking) sebesar 78.13%. Kedua, hasilujicobakepada praktisidiperolehhasilujiketerterapanpendekatanilmiah sebesar  100%, keterterapanmetodepembelajaran sebesar 95%, danketerterapan HOT (High Order Thinking) sebesar 81.25%. Ketiga, hasil uji produk dengan siswakelasVII SMPsebesar 87.23%.Berdasarkankriteriakelayakanproduk, hasilujilangkahpembelajaranmenunjukkanbahwaproduktergolongsangatlayakdandapatdiimplementasikan.

Hasilujiinstrumenasesmen berupa tesobjektifdansubjektif adalah sebagai berikut. Pertama,hasilujidenganahlidiperolehhasilujivaliditas isi sebesar  87.50%, validitaskonstruksebesar 77.77%, dankepraktisansebesar 85.71%. Kedua,hasilujicobakepada praktisi diperolehhasilujivaliditas isi sebesar  87.50%, validitaskonstruksebesar 91.66%, dankepraktisansebesar 89.28%. Berdasarkankriteriakelayakanproduk, hasilujiinstrumenasesmenmenunjukkanbahwaproduktergolongsangatlayakdandapatdiimplementasikan.

Sebagailangkahpemanfaatanprodukhasilpengembangan, disarankan gurubahasa Indonesiadapatmemanfaatkanlangkahpembelajarandaninstrumenasesmenpembelajarantekstanggapandeskriptifiniuntukkeperluanpeningkatankualitaspembelajaran, menilaikemampuanpesertadidikdanketercapaiankompetensi yang diajarkan.Selain guru bahasa Indonesia, langkahpembelajarandaninstrumenasesmeninidisarankanuntukdibacadandipelajariolehpeneliti lain. Langkahpembelajarandaninstrumenasesmeninidapatdigunakansebagaipertimbangandansumberbacaandalammengembangkanproduklangkahpembelajarandaninstrumenasesmen yang lebihbaik.Peneliti lain jugadisarankanuntukmengembangkanlangkahpembelajarandaninstrumenasesmenpembelajaranbahasa Indonesia denganKompetensiInti (KI) danKompetensiDasar (KD) yang lain demi mempermudahuntukmenilaikemampuanbelajarsiswa.