SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF MENGAPRESIASI KUTIPAN NOVEL REMAJA UNTUK SMP KELAS VIII

Meisaroh Nur Faida

Abstrak


ABSTRAK

 

Salah satu kemajuan yang memberikan perubahan kehidupan masyarakat secara luas adalah kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi tersebut menimbulkan upaya untuk melakukan sebuah perubahan sistem dalam pembelajaran di sekolah. Salah satu kemajuan teknologi adalah kehadiran teknologi multimedia yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menjadi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mampu mengembangkan kemampuan siswa secara optimal.

Pengoptimalan media pembelajaran merupakan salah satu langkah yang harus ditempuh guru agar pola pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi. Media pembelajaran interaktif  merupakan bagian dari multimedia yang dibentuk menjadi media pembelajaran interaktif dapat diterapkan pada proses pembelajaran pada masa sekarang di mana teknologi sangat maju dan didukung dengan kemampuan siswa SMP yang hampir semua dapat menggunakan komputer.

Tujuan umum penelitian pengembangan ini yaitu mengembangkan media pembelajaran yang berupa media interaktif mengapresiasi kutipan novel remaja SMP Kelas VIII untuk mendukung proses pembelajaran agar sesuai dengan perkembangan teknologi dan hasil pembelajaran yang maksimal. Selanjutnya tujuan khusus pengembangan ini adalah (1) menghasilkan media pembelajaran mengapresiasi kutipan novel remaja untuk SMP kelas VIII yang menarik dan sesuai dengan perkembangan teknologi untuk pembelajaran Bahasa Indonesia, dan (2) untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran mengapresiasi kutipan novel remaja berbasis multimedia interaktif  untuk siswa SMP kelas VIII.

Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model desain penelitian dan pengembangan Sadiman (2003:98). Model desain penelitian dan pengembangan Sadiman dirumuskan dalam langkah-langkah sebagai berikut (1) analisis kebutuhan dan karakteristik siswa, (2) merumuskan tujuan instruksional, (3) pengembangan materi pembelajaran, (4) pengembangan alat evaluasi media, (5) penyusunan naskah media, (6) produksi media, (7) uji coba media, dan (8) revisi media. 

Berdasarkan hasil uji ahli dan uji lapangan diperoleh data kuantitatif dan data kualitatif.Hasil analisis data isi dan sistematika media pembelajaran oleh materi 82.5%, oleh praktisi 82.5 dan oleh siswa 74.47%. Hasil analisis data sajian media pembelajaran oleh ahli materi 72.9%, oleh ahli media  71.1%, oleh praktisi 79.1% dan oleh siswa 78.1%. Hasil analisis data bahasa media pembelajaran oleh ahli materi 83.3%, oleh 68%, oleh praktisi 81.25%, dan oleh siswa 82%. Terakhir hasil analisis kemudahan validasi oleh ahli media 75% dan oleh praktisi 79.1%

Media pembelajaran yang menarik harus memiliki kemampuan dalam menggabungkan semua unsur media seperi teks, video, animasi, gambar, dan suara menjadi satu kesatuan yang terintegerasi. Media interaktif mengapresiasi kutipan novel ini sudah menggabungkan komponen-komponen tersebut sehingga siswa menjadi tertarik dan termotivasi untuk belajar.