SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Praktik-praktik Baik dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada SMA Negeri Kawasan Tugu Malang

Suhayati .

Abstrak


ABSTRAK

 

Suhayati. 2014. Praktik-praktik Baik dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada SMA Negeri Kawasan Tugu Malang. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Suyono, M. Pd, (2) Dr. Martutik, M. Pd.

 

Kata Kunci: praktik baik, pembelajaran bahasa Indonesia.

 

Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang sangat kompleks karena mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian.Dalam pembelajaran tersebut tidak seutuhnya berjalan dengan sempurna. Namun, tidak dapat dipungkiri pula bahwa ada sebagian kegiatan yang sudah berjalan dengan baik dalam pembelajaran. Praktik baik tersebut perlu dihargai sebagai suatu usaha meningkatkan pembelajaran, di samping kekurangan yang ada. Sejauh ini, kinerja guru menoreh banyak kritikan dari berbagai pihak mengenai kualitasnya, sehingga hampir tidak ditemui secara nyata keberadaan guru tersebut. Padahal, di balik kelancaran proses pembelajaran, di balik keberhasilan siswa untuk memahami terdapat campur tangan guru yang besar.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik-praktik baik dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada SMA Negeri Tugu, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data yang diperoleh berupa data verbal tentang proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran yang dijaring dengan instrument pedoman observasi, pedoman wawancara, dan angket.

Berdasarkan analisis data, ditemukan 14 praktik baik dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada SMA Negeri Tugu Malang yang tercakup dalam proses perencanaan, peaksanaan, dan penilaian pembelajaran.Pada perencanaan pembelajaran ditemukan dua praktik baikyaitukerja sama guru dalam perencanaan pembelajaran danpengelompokkan KD yang serumpun.Pada tahap pelaksanaan ditemukan sepuluh praktik baik di dalam kelas dan di luar kelas. Empat praktik baik di dalam kelas adalah (1)perencanaan sebagai pegangan dalam mengajar, (2)siswa aktif merespons, (3)media yang menarik, dan (4) adanya penghargaan dari guruatas prestasi siswa. Enam praktik baik di luar kelas adalah(1)diskusi atau bedah buku di sekolah, (2)tema/materi mading berhubungan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, (3)pemanfaatan pojok baca, (4)kegiatan berbahasa dan bersastra dengan tema hari-hari besar, (5)siswa menulis dan membacakan karya di depan umum, dan (6)pembuatan film pendek.Pada penilaian pembelajaran ditemukan dua praktik baik, yaitu guru benar-benar mengukur keterampilan siswa (validitas alat ukur) dan kesesuaian penilaian pembelajaran dengan perencanaan pembelajaran.

Berdasarkan temuan hasil penelitian ini, dikemukakan saran (1) penelitian ini diharapkan dapat menjadi contoh atau acuan oleh guru dalam pembelajaran di sekolah, (2)guru dan siswa diharapkan dapat meningkatkan praktik baik di sekolahnya, dan (3) peneliti mengharapkan penelitian lanjutan untuk menemukan praktik-praktik baik yang ada di sekolah-sekolah lain supaya semakin banyak praktik baik yang dapat digunakan sebagai acuan dalam proses pembelajaran.