SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

GAYA PUISI KARYA SISWA KELAS X BAHASA SMA NEGERI 8 MALANG

RAMADHANIAR WULANANDA

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulananda, Ramadhaniar. 2014. Gaya Puisi Karya Siswa Kelas X Bahasa SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Heri Suwignyo, M.Pd., (II) Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd.

 

Kata Kunci: gaya, puisi, pembelajaran sastra

 

Puisi merupakan bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan struktur fisik dan struktur batin. Gaya merupakan kekhasan yang digunakan penyair dalam memaparkan gagasan sesuai dengan tujuan dan efek yang ingin dicapainya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) tipografi puisi karya siswa, (2) diksi puisi karya siswa, (3) majas puisi karya siswa, dan (4) rima puisi karya siswa kelas X Bahasa SMA Negeri 8 Malang.

Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan teknik kajian teks sastra. Sumber datanya berupa puisi karya siswa kelas X Bahasa SMA Negeri 8 Malang. Data penelitian berupa teks puisi yang menunjukkan gaya puisi karya siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara memberikan lembar tugas menulis puisi kepada subjek penelitian melalui guru Mata Pelajaran Sastra Indonesia. Analisis datanya meliputi (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) pemaknaan/penarikansimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan teknik kecermatan serta ketekunan pembacaan dan diskusi dengan pakar atau pembimbing.

Hasil penelitian ini berupa deskripsi gaya puisi karya siswa kelas X Bahasa SMA Negeri 8 Malang. Gaya puisi tersebut meliputi (1) tipografi, (2) diksi, (3) majas, dan (4) rima. Tipografi meliputi (1) bentuk konvensionaldan (2) bentuk nonkonvesional. Diksi meliputi (1) makna kata, (2) imaji, dan (3) lambang. Makna kata dalam diksi meliputi (1) makna kata konotatif dan (2) makna kata denotatif. Makna kata konotatif meliputi (1) makna konotatif positif dan (2) makna konotatif negatif. Imaji dalam diksi meliputi (1) imaji auditif, (2) imaji visual, dan (3) imaji gerak. Lambang dalam diksi meliputi (1) lambing warna, (2) lambing suasana, dan (3) lambing benda. Majas meliputi (1) metafora, (2) simile, (3) personifikasi, (4) hiperbola, dan (5) paradoks. Rima meliputi (1) bentuk intern pola bunyi dan (2) pengulangan kata atau ungkapan. Bentuk intern pola bunyi meliputi (1) pengulangan konsonan atau aliterasi dan (2) persamaan bunyi di akhir. Pengulangan kata atau ungkapan terdapat di awal, di tengah, dan di akhir.

Saran penelitian ditujukan bagi siswa, guru, dan peneliti selanjutnya. Siswa disarankan untuk memperbaiki kemampuan menulis puisi mereka sesuai dengan perkembangan pengetahuan tentang gaya puisi. Guru disarankan untuk menggunakan metode lain dalam pembelajaran menulis puisi, misalnya pemodelan untuk memperkenalkan siswa pada gaya puisi sastrawan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian yang relevan agar dapat memperkaya temuan gaya dalam puisi atau karya sastra lain, misalnya prosa. Peneliti selanjutnya juga disarankan untuk memperluas focus penelitian, seperti tema yang diangkat, rasa, dan nada yang dihasilkan, dan lain sebagainya.