SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PROSEDUR DAN KINERJA PELAYANAN REFERENSI UNTUK PENGGUNA PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI MALANG

Erlinda Difa Anggraeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Layanan referensi di perpustakaan Politeknik Negeri Malang merupakan layanan perpustakaan yang diselenggarakan untuk menyediakan informasi bagi pemustaka, khususnya sivitas akademika Politeknik Negeri Malang. Bedasarkaan observasi yang peneliti lakukan, layanan referensi di perpustakaan Politeknik Negeri Malang menyediakan berbagai jenis kegiatan referensi dalam membatu pemustaka, jenis kegiatan referensi tersebut yaitu layanan informasi dengan menjawab pertanyaan pemustaka dan penelusuran informasi. Tugas-tugas layanan referensi tersebut dilakukan oleh satu orang pustakawan referensi. Pelaksanaan tugas-tugas referensi berdasarkan jenis kegiatan tersebut merupakan perwujudan dari pelaksanaan kinerja pelayanan referensi.

Penelitian ini hanya memfokuskan pada prosedur kinerja pustakawan referensi, dan kinerja pelayanan referensi untuk pengguna di perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dari hasil  kuesioner (angket) dan observasi. Hasil perolehan data dalam penelitian yang dilakukan di perpustakaan Politeknik Negeri Malang dapat dilakukan analisis data dengan menggunakan tahapan yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; dan (3) penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian yaitu: Pertama, beberapa prosedur kinerja pustakawan referensi di perpustakaan Politeknik Negeri Malang yaitu: (1) menerima permintaan/pertanyaan dari pemakai; (2). menganalisis pertanyaan; (3).menentukan sumber rujukan yang sesuai dengan pertanyaan; (4).mencari jawaban; dan (5). menyampaikan jawaban yang di ajukan pemakai.

Berdasarkan analisis data dan kuesioner atau angket sebagai berikut:(1).Sejumlah  21 responden (52,5%) pengguna pustaka referensi mencari sendiri koleksi referensi yang dibutuhkan; dan (2) Sejumlah 31 responden (77,5%). pengguna pustaka referensi tidak mengajukan pertanyaan referensi pada saat kesulitan dalam mencari koleksi referensi. Peneliti melihat aspek yang lemah dari kinerja pegawai yaitu pustakawan kurang menjalin komunikasi dengan pengguna, sehingga pengguna jarang bertanya kepada pustakawan. Berdasarkan observasi di layanan referensi perpustakaan Politeknik Negeri Malang hanya ada satu pustakaawan yang bertugas di layanan tersebut.

Adapun saran yang diberikan dalam  kinerja pustakawan referensi untuk pengguna di perpustakaan Politeknik Negeri Malang, yaitu: (1) Untuk meningkatkatkan kinerja pustakawan yang kurang memadai, perpustakaan POLINEMA perlu melakukan peningkatan kecakapan dan ketrampilan melalui pelatihan,  workshop yang sesuai dengan kebutuhan untuk memacu meningkatkan wawasan dan ketrampilan pustakawan; dan (2) perpustakaan perlu menambah jumlah pustakawan referensi.