SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PRODUKSI KALIMAT PADA PENYANDANG GAGAP

praba prayascitta

Abstrak


ABSTRAK

 

Prayascitta, Praba. 2013. Produksi Kalimat Pada Penyandang Gagap. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa, sastra Indonesia, dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Widodo H. S., M.Pd, (II) Karkono, S.S., M.

 

Kata kunci: produksi kalimat, gangguan berbahasa, gangguan berbicara, penyandang gagap

Dalam keterampilan berbicara terdapat gangguan berbahasa yang berupa gagap. Keterkaitan keterampilan menyimak dan berbicara dengan penelitian ini adalah adanya masalah proses berbahasa antara penyandang gagap dengan pasangan bicaranya. Produksi kalimat yang dihasilkan oleh penyandang gagap tidak sempurna karena terdapat gangguan yang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu (1) struktur kalimat penyandang gagap yang tidak sempurna, (2) penjedaan yang terjadi pada penyandang gagap sehingga sering mengakibatkan salah paham ketika terjadi sebuah proses komunikasi antara informan dengan komunikan, dan (3) perilaku penyerta yang mengiringi penyandang gagap ketika memproduksi kalimat.

Tujuan penelitian secara rinci adalah (1) mendeskripsikan struktur kalimat yang diproduksi oleh penyandang gagap, (2) mengetahui penjedaan yang terjadi pada produksi kalimat penyandang gagap, dan (3) mengetahui perilaku penyerta yang ditunjukkan penyandang gagap dalam memproduksi kalimat.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan adalah seorang mahasiswa jurusan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang, angkatan 2010 dan disebut informan tunggal. Data yang terkumpul berbentuk rekaman audio ditranskrip ke dalan bentuk tulisan. Setelah ditranskrip ke dalam bentuk tulisan langkah selanjutnya adalah melakukan pengkodean dan berlanjut ke tahap klasifikasi berdasarkan rumusan masalah. Tahap selanjutnya adalah identifikasi dan penafsiran data kemudian pada akhirnya ditarik kesimpulan. Hasil temuan yang didapat dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga. Pertama, pada stuktur kalimat yang diproduksi oleh penyandang gagap terdapat tiga hal yaitu stuktur kalimat teratur, struktur kalimat tidak tuntas, dan struktur kalimat lompat.

Kedua, ada penjedaan penyandang gagap, ditemukan dua macam jeda yaitu jeda isi dan jeda diam. Durasi jeda juga ditemukan dengan keterangan jeda yang berdurasi 0-2 detik dinamanakan jeda isi dan jeda berdurasi 2-4 detik dinamakan jeda diam. Letak jeda terdapat pada awal kalimat, tengah kalimat, dan akhir kalimat. Khusus pada jeda akhir kalimat, mempunyai hubungan dengan stuktur kalimat tidak tuntas yang diakibatkan oleh hilangnya konsentrasi dan konsep kalimat yang akan diproduksi oleh penyandang gagap.

Ketiga, perilaku penyerta yang ditunjukkan oleh penyandang gagap dalam memproduksi kalimat diklasifikasikan menjadi beberapa hal meliputi mimik wajah, gerakan tangan, arah pandangan, gerakan bibir, dan gerakan-gerakan tubuh yang lain. Perilaku penyerta pada penyandang gagap mempunyai peran positif membantu penyandang gagap dalam memproduksi kalimat, serta peran negatif menghambat penyandang gagap ketika memproduksi kalimat.