SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual terhadap Kemampuan Membacakan Berita Siswa Kelas XI SMA Negeri 8 Malang

Rizki Rohmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohmah, Rizki. 2014. Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual terhadap Kemampuan Membacakan Berita Siswa Kelas XI SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Anang Santoso, M.Pd. (II) Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn.

 

Kata kunci: pengaruh, media audiovisual, membacakan berita

Membacakan berita merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang wajib diajarkan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini terbukti dengan adanya kompetensi dasar membacakan berita dengan intonasi, lafal, dan sikap membaca yang baik pada jenjang SMA kelas XI semester I. Kompetensi dasar ini terdapat pada kurikulum KTSP. Hal tersebut menunjukan bahwa membacakan berita merupakan kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa sekolah.

Pentingnya pembelajaran membacakan berita dengan intonasi, lafal, dan sikap membaca yang baik perlu adanya sebuah upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan pada siswa kelas XI jenjang SMA. Upaya pencapaian tujuan pembelajaran bisa dilakukan pada media pembelajaran yang digunakan. Penggunaan media pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik siswa. Ketepatan penggunaan media pembelajaran dapat membantu siswa dalam belajar serta mampu mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran membacakan berita yaitu media pembelajaran audiovisual. Media ini membantu siswa lebih mudah memahami cara membacakan berita yang baik dan benar sesuai dengan aspek membacakan berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap ke ampuan menggunakan intonasi, lafal, dan sikap dalam membacakan berita.

 Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan adalah control group pretest-posttest design (kelompok kontrol pre test-post test). Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas kontrol dan satu kelas eksperimen pada kelas XI SMA Negeri 8 Malang. Nilai hasil membacakan berita pada kedua kelas tersebut digunakan untuk mendeskripsikan perbandingan penggunaan media audiovisual dengan media konvensional dalam pembelajaran membacakan berita. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes membacakan berita dengan rubrik penilaian. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melakukan wawancara dengan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 8 Malang, melakukan pre test dan post test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol kemudian menganalisis hasil tes dari pre test dan post test pada kedua kelas. Data dalam penelitian ini berupa skor hasil pembacaan berita yang dilakukan siswa.

Analisis data dihitung dengan menggunakan uji-t Independent Sample T-Test. Sebelum uji-t, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan homogenitas sebagai uji prasyarat. Setelah uji normalitas dan homogenitas, data dinyatakan normal dan homogen sehingga dapat dilanjutkan dengan uji-t. Pengujian hipotesis diterima apabila nilai thitung tidak berada diantara nilai – ttabel dan + ttabel dan ditolak apabila nilai thitung berada diantara nilai – ttabel dan + ttabel dengan ttabel pada taraf signifikansi 0,05 sebesar 1.9965. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama, nilai thitung kemampuan membacakan berita dengan intonasi membaca kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar -18.104 tidak berada diantara nilai – ttabel dan + ttabel dengan nilai  (ttabel) sebesar 1.9965. Kedua, nilai thitung kemampuan membacakan berita dengan lafal membaca kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar -13.271 tidak berada diantara nilai – ttabel dan + ttabel dengan nilai (ttabel) sebesar 1.9965. Ketiga, nilai thitung kemampuan membacakan berita dengan sikap membaca kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar -13.751 tidak berada diantara nilai – ttabel dan + ttabel dengan nilai  (ttabel) sebesar 1.9965.

Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan penggunaan media audiovisual terhadap kemampuan menggunakan intonasi, lafal, dan sikap dalam membacakan berita siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang dapat diberikan kepada guru mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya guru SMA Negeri 8 Malang adalah guru dapat menggunakan media audiovisual berupa video membacakan berita pada pembelajaran membacakan berita untuk meningkatkan hasil belajar siswa.