SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Teks Pidato Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Papar Tahun Pelajaran 2012/2013

Ika Elly Nurmaning Tyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Tyas, Ika Elly Nurmaning. 2013. Analisis Teks Pidato Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Papar Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Roekhan, M.Pd

 

Kata kunci: menulis, teks pidato,menulis teks pidato

 

Salah satu kompetensi dasar keterampilan menulis yang harus dikuasai oleh siswa SMP adalah menulis teks pidato. Keterampilan menulis teks pidato diajarkan kepada siswa dengan tujuan supaya siswa mampu menulis teks pidato dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam menulis teks pidato, dilakukan analisis teks pidato siswa. Penelitian ini adalah mendeskripsikan teks pidato siswa kelas IX SMP Negeri 2 Papar pada aspek sistematika isi, penggunaan bahasa, dan penggunaan ejaan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah perintah dan petunjuk, sedangkan alat bantu yang digunakan berupa panduan analisis.Data penelitian ini berupa teks pidato siswa kelas IX. Data-data tersebut kemudian dianalisis untuk memperoleh deskripsi tentang sistematika isi, penggunaan bahasa, dan penggunaan ejaan.Sumber data penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Papar yang terdiri dari 7 kelas yang berjumlah 217 siswa. Dari 217 siswa dapat dikumpulkan 217 teks pidato yang selanjutnya 28 teks pidato untuk dianalisis.

Berdasarkan analisis data, diperoleh tiga hasil penelitian. Pertama, sistematika isi teks pidato meliputi: salam pembuka, sapaan, pendahuluan, kedalaman, keluasan, penggunaan humor, simpulan, harapan, dan salam penutup. Keduapenggunaan bahasa meliputi: kesepadanan, kelogisan, kesatuan, dan kepaduan. Ketiga penggunaan ejaan.

Berdasarkan analisis teks pidato pada aspek sistematika isi, diperoleh sembilan hasil penelitian. Pertama, teks pidato bagian salam pembuka dengan penyusunan tepat sebanyak 19 siswa (67%), kurang tepat sebanyak 9 siswa (32%), dan tidak tepat sebanyak 0 siswa (0%). Kedua, teks pidato bagian sapaan dengan penyusunan tepat sebanyak 20 siswa (70%), kurang tepat sebanyak 4 siswa (14%), dan tidak tepat sebanyak 4 siswa (14%). Ketiga, teks pidato bagian pendahuluan dengan penyusunan tepat sebanyak 8 siswa (28%), kurang tepat 16 siswa (57%), dan tidak tepat sebanyak 4 siswa (14%). Keempat, teks pidato bagian kedalaman dengan penyusunan tepat sebanyak 7 siswa (25%), kurang tepat sebanyak 18 siswa (64%), dan tidak tepat sebanyak 3 siswa (10%). Kelima, teks pidato bagian keluasan dengan penyusunan sebanyak 3 siswa (10%), kurang tepat sebanyak 14 siswa (50%), dan tidak tepat sebanyak 11 siswa (38%). Keenam, teks pidato bagian penggunaan humor dengan penyusunan tepat sebanyak 0 siswa (0%), kurang tepat sebanyak 0 siswa (0%), dan tidak tepat sebanyak 0 siswa (0%). Ketujuh, teks pidato yang memiliki bagian simpulan dengan penyusunan tepat sebanyak 3 siswa (10%), kurang tepat sebanyak 13 siswa (46%), dan tidak tepat sebanyak 7 siswa (25%). Kedelapan, teks pidato bagian harapan dengan penyusunan tepat sebanyak 4 siswa (14%), kurang tepat sebanyak 10 siswa (35%), dan tidak tepat sebanyak 12 siswa (31%). Kesembilan, teks pidato bagian salam penuutup dengan penyusunan tepat sebanyak 5 siswa (17%), kurang tepat sebanyak 17 siswa (60%), dan tidak tepat sebanyak 7 siswa (25%).

Berdasarkan analisis penggunaan bahasa dalam teks pidato, diperoleh empat hasil penelitian. Pertama, kesepadanan dengan tepat sebanyak 4 siswa (14%), kurang tepat sebanyak 16 siswa (57%), dan tidak tepat sebanyak 8 siswa (28%). Kedua, kelogisan dengan tepat sebanyak 5 siswa (17%), kurang tepat sebanyak 16 siswa (57%), dan tidak tepat sebanyak 7 siswa (25%). Ketiga, kesatuan dengan tepat sebanyak 3 siswa (10%), kurang tepat sebanyak 20 siswa (70%), dan tidak tepat sebanyak 5 siswa (17%). Keempat, kepaduan yang tepat sebanyak 3 siswa (10%), kurang tepat sebanyak 11 siswa (39%), dan tidak tepat sebanyak 14 siswa (50%).

Berdasarkan analisis penggunaan ejaan dengan tepat sebanyak 5 siswa (17%), kurang tepat sebanyak 17 siswa (60%), dan tidak tepat sebanyak 6 siswa (21%).

Berdasarkan hasil penelitian ini, dikemukakan tiga saran.Pertama, bagi guru, disarankan melakukan perbaikan pembelajaran menulis teks pidato supaya siswa lebih terampil menulis teks pidato. Kedua, bagi peneliti selanjutnya, disarankan melakukan penelitian pada aspek lain terkait dengan teks pidato, misalnya gaya bahasa dalam teks pidato karangan siswa. Ketiga, bagi siswa, disarankan lebih giat belajar dan berlatih untuk menulis teks pidato dengan baik dan benar.