SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

peningkatan kemampuan menulis ringkasan cerita wayang dengan menggunakan media komik wayang siswa kelas V SDN Duren 01 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar

Herlien Ardiana

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Yunita Ningtiyas, Herlien Ardiana. 2013. Peningkatan Kemampuan Menulis Ringkasan Cerita Wayang dengan Menggunakan Media Komik Wayang Siswa Kelas V SDN Duren 01 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.Skripsi,JurusanBahasa Indonesia, FakultasSastra,UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. A. SyukurGhazali, M. Pd (II)Dr. Hj. YuniPratiwi, M. Pd

 

Kata kunci:kemampuan menulis, ringkasan cerita wayang, media komik wayang.

 

Kemampuan menulis merupakan salah satu aspek yang harus dikuasai oleh siswa pada jenjang SD. Menulis ringkasan adalah salah satu kompetensi dasar menulis kelas V SD mata pelajaran Bahasa Daerah. Melalui pembelajaran menulis ringkasan cerita wayang, diharapkan siswa mampu mengapresiasi sastra lebih dalam. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SDN Duren 01 diperoleh data bahwa kompetensi menulis ringkasan cerita wayang belum mencapai ketuntasan. Penguasaan dan penggunaan bahasa jawa siswa masih kurang sehingga siswa kurang memahami isi teks cerita wayang. Oleh karena itu, siswa masih kesulitan dalam menulis ringkasan cerita wayang berbahasa jawa.

Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, jenis penelitian tindakan kelas, dan rancangan penelitian dilakukan bersiklus. Penelitian ini dilakukan di SDN Duren 01 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar pada semester I tahun pelajaran 2013/2014 dengan subyek berjumlah 17 siswa selama II siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  (1) proses pembelajaran menulis ringkasan cerita wayang dan (2)  hasil kemampuan siswa menulis ringkasan cerita wayang pada aspek isi dan bahasa yang meliputi, alur, tokoh, latar, tema,penggunaan diksi, penyusunan  kalimat, keutuhan isi ringkasan, dan penggunaan ejaan dan tanda baca. Instrumen yang digunakan meliputi RPP, komik wayang, dan lembar kerja siswa.

Hasil penelitian diperoleh berdasarkan pembelajaran menulis ringkasan ceritawayang pada siklus I dan siklus II. Dasar analisis proses dan hasil pembelajaran didasarkan pada nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) sekolah yaitu 65. Pada siklus I, diketahui sebanyak 7 siswa (41,17%) dari 17 siswa dinyatakan berhasil. Sedangkan 10 siswa yang lain (58,8%) dinyatakan belum berhasil. Pada siklus II, mengalami peningkatan yaitu dari jumlah siswa sebanyak 17 orang keseluruhan (100%) dinyatakan berhasil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis ringkasan cerita wayang dengan menggunakan media komik wayang dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas V SDN Duren 01. Media komik wayang dapat membantu siswa memahami isi cerita wayang, sehingga siswa mampu menulis ringkasan cerita wayang denganlebih baik.