SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

peningkatan kemampuan menulis paragraf naratif dengan menggunakan metode resource-based learning siswa kelas X MA Nurul Badri Kabupaten Pasuruan

wiwit wihandoko

Abstrak


ABSTRAK

 

Wihandoko, Wiwit. 2013.Peningkatan Kemampuan Menulis Paragraf Naratif dengan Menggunakan Metode Resource−Based Learning Siswa Kelas X Ma Nurul Badri Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Anang Santoso, M.Pd, (II) Dwi Sulistyorini, S.S., M. Hum.

 

Kata kunci: kemampuan menulis paragraf nararif, paragraf naratif,Metode Resource−Based Learning.

 

Pembelajaran menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif sudah diajarkan di Madrasah Aliyah Nurul Badri Kabupaten Pasuruan. Terkait pembelajaran menulis karangan naratif, dilakukan studi pendahuluan dengan hasil(1) interaksi siswa dengan guru atau interaksi siswa dengan siswa kurang teramati, (2) strategi yang digunakan guru kurang sesuai yaitu ceramah, dan (3) pembelajaran menulis paragraf naratif tidak tercapai esensi KD-nya. Permasalahan tersebut dikarenakan media atau sumber belajar yang digunakan guru belum dapat membantu siswamenulis karangan naratifdengan baik.Adapuntujuan penelitian ini untuk mendeskripsikanpeningkatan kualitas proses dan kualitas hasil pembelajaran menulis paragraf naratif siswa kelas X Madrasah Aliyah Nurul Badri Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan metode resource-based learning.

Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan desain PTK yang meliputi (1) identifikasi masalah umum, (2) studi pendahuluan, (3) perencanaan umum, (4) implementasi tindakan, (5) observasi, dan  (6) refleksi. Adapun sumber data penelitian ini adalah siswa kelas X-B MA Nurul Badri, Kabupaten Pasuruan yang terdiri 15 siswa. Instrumen penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman catatan lapanganuntuk rumusan masalah mengenai kualitas proses dan perintah beserta petunjuk menulis paragraf naratif dengan rubrik penskorannya untuk rumusan masalah mengenai kualitas hasil. Teknik pengumpulan data proses adalah melalui observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data hasil adalah perintah dan petunjuk menulis paragraf naratif dan rubrik penskorannya. Wujud data penelitian ini adalah data verbal tentang kualitas proses yang berupa interaksi siswa dengan guru, keseriusan siswa, ketepatan waktu, dan data numerik yang berupa skor hasil belajar yang menggambarkan kemampuan siswa menulis paragraf naratif. Analisis data proses dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif, yaitu dengan menjabarkan hasil observasi kegiatan proses pembelajaran siswa. Analisi data hasil belajar dilakukan dengan cara mengumpulkan hasil menulis paragraf naratif, mengoreksi, menentukan skor, dan mengolah skor

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan proses dan hasil pembelajaran menulis paragraf naratif pada siklus I dan II.Peningkatan proses pada siklus I dan siklus II merupakan distribusi dari kegiatan pramenulis, menulis, dan pascamenulis. Berdasarkan analisis pada siklus I, peningkatan proses pembelajaran sebesar 32%. Peningkatan proses pembelajaran pada siklus II adalahsebesar 75,7%. Peningkatan proses yang dialami siswa meliputi interaksi dengan guru, keseriusan, dan ketepatan waktu. Berdasarkan hasil analisis, peningkatan hasilpada siklus I adalah sebanyak 7 siswa(46,7%)  mendapatkan nilai ≥70. 8 siswa(53,3%.)mendapatkan nilai ≤70. Peningkatan hasil pada siklus II adalahsebanyak 14 siswa mendapatkan nilai ≥70 (93,3 %), dan 1 siswa mendapatkan nilai ≤70 (6,7%).

Metode resource-based learning berhasil diterapkan dalam penelitian tindakan ini. Oleh karena itu, Guru Bahasa Indonesia disarankan untuk menggunakan metode resource-based learningdalam pembelajaran menulis karangan naratif atau pembelajaran menulis yang lainnya.dikarenakan metode resource-based learning  dapat membantu guru untuk menggali kemampuan siswa dalam kegiatan pembelajaran menulis.Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan metode pembelajaran lainnya yang lebih kreatif dan inovatif.Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat memperkaya pengetahuan mengenai upaya meningkatkan ketrampilan menulis.