SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT TEKS AKSARA JAWA SISWA KELAS IX SMP TAHUN AJARAN 2013/2014

Orienda Wulansari

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulansari, Orienda. 2013. Kemampuan Membaca Cepat Teks Aksara Jawa Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Kalipare Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunoto, M.Pd., (II) Drs. Dwi Saksomo, M.Si.

 

Kata kunci: kemampuan membaca, membaca cepat, teks aksara Jawa

Kemampuan membaca merupakan dasar untuk menguasai berbagai bidang studi. Jika siswa memiliki kemampuan membaca, maka ia tidak akan mengalami banyak kesulitan dalam mempelajari berbagai bidang. Salah satu kemampuan membaca pada bidang studi adalah kemampuan membaca cepat teks aksara Jawa. Kemampuan membaca cepat teks aksara Jawa adalah kemampuan siswa untuk memahami informasi dalam sebuah teks aksara Jawa dengan waktu sesingkat-singkatnya. Kemampuan ini merupakan salah satu kemampuan membaca yang terus dikembangkan dalam pendidikan di Indonesia, tepatnya pembelajaran bahasa Jawa. Pembelajaran bahasa Jawa merupakan muatan lokal yang diajarkan pada jenjang pendidikan sekolah dasar dan menengah, salah satunya adalah siswa kelas IX SMP. Dengan demikian, siswa kelas IX SMP sudah memperoleh pengalaman belajar membaca cepat teks aksara Jawa yang lebih intensif karena telah diajarkan sejak sekolah dasar.

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan 1) kecepatan membaca, 2) kemampuan mengenal huruf Jawa, 3) kemampuan mengingat, 4) kemampuan membuat kategori, dan 5) kemampuan menjawab pertanyaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan, dinyatakan dalam bentuk angka-angka. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kalipare yang berjumlah 94 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sample. Kelas dipilih sebagai sampel adalah kelas IX C dengan jumlah sampel sebanyak 12 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yaitu tes membaca cepat. Instrumen yang digunakan adalah butir soal tes membaca cepat dan lembar penilaian. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap persiapan, tahap pengkodean, dan tahap penilaian data yang kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh lima simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, persentase kecepatan membaca yang dinyatakan rendah. Sebesar 100% sampel kecepatan membacanya