SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

OENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AKSARA JAWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VA SDN BULUPASAR, PAGU, KEDIRI

FITRI APRILYASARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Aprilyasari, Fitri. 2013. Peningkatan Kemampuan Membaca Aksara Jawa Siswa dengan Metode Snowball Throwing pada Siswa Kelas VA SDN Bulupasar, Pagu, Kediri. Skripsi, Jurusan Pend. Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Anang Santoso, M. Pd, (II) Dwi Sulistyorini, S.S., M.Hum

 

Kata Kunci : metode Snowball Throwing, membaca aksara Jawa, pembelajaran bahasa Jawa

 

Membaca aksara Jawa merupakan salah satu keterampilan yang diajarkan dalam pelajaran Bahasa Jawa. Hal itu sebagai salah satu alternatif agar generasi muda dapat membaca aksara Jawa dengan baik sehingga mampu mempertahankan khasanah kebudayaan nasional. Kesulitan belajar membaca aksara Jawa sering dialami oleh siswa, salah satunya adalah siswa kelas VA SDN Bulupasar, Pagu, Kediri. Kesulitan itu muncul karena metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang sesuai dengan kompetensi dasar yang diajarkan. SDN Bulupasar dipilih sebagai tempat untuk penelitian karena berdasarkan hasil studi pendahulan menunjukkan bahwa hasil belajar mereka memerlukan perbaikan.

Pelajaran Bahasa Jawa tidak dimasukkan ke dalam ujian nasional serta metode pembelajaran yang kurang menarik merupakan penyebab siswa kurang bersemangat dalam belajar membaca aksara Jawa. Oleh karena itu, peneliti melakukan tindak lanjut dengan menerapkan metode Snowball Throwing untuk meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa siswa. Metode tersebut dipilih karena dengan metode ini, siswa akan lebih aktif, memberikan suasana baru, membangkitkan minat siswa, serta menumbuhkan jiwa sosial.

Atas dasar tersebut, penelitian ini difokuskan pada peningkatan kualitas proses serta peningkatan kualitas hasil membaca aksara Jawa siswa kelas VA SDN Bulupasar, Pagu, Kediri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa siswa kelas VA SDN Bulupasar, Pagu, Kediri dengan menggunakan metode Snowball Throwing.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan desain PTK. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis kualitas proses, sedangkan pendekatan kuantitatif digunakan untuk menganalisis kualitas hasil.

Bertolak dari proses dan hasil tindakan kelas, dapat dikemukakan bahwa penggunaan metode Snowball Throwing dapat meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa siswa SDN Bulupasar, Pagu, Kediri. Peningkatan proses meliputi. peningkatan antusias, keaktifan, tanggung jawab, interaksi antara siswa dengan guru, dan interaksi antara siswa dengan siswa. Pada siklus 1, siswa sudah cukup antusias ketika pembelajaran membaca aksara Jawa dengan metode Snowball Throwing dilaksanakan. Dari segi keaktifan, mayoritas siswa menjawab pertanyaan hanya ketika guru menunjuk siswa. Jika tanpa ditunjuk, siswa cenderung pasif dan malu untuk mengajukan pertanyaan. Siswa telah mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sebagai cerminan tanggung jawab mereka. Jika ditinjau dari aspek interaksi siswa dengan guru, banyak siswa yang tidak aktif berinteraksi dengan guru. Mereka cenderung pasif dan hanya mendengarkan penjelasan dari guru tanpa memberikan balikan atau respon. Hasil penelitian terhadap interaksi antarsiswa menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa siswa yang berinteraksi dengan siswa lain bukan mengenai tugas yang diberikan.

Pada siklus 2, antusias siswa hampir sama dengan siklus pertama. Semangat yang besar serta perhatian penuh dari siswa menunjukkan keantusiasan mereka. Keaktifan siswa mengalami peningkatan. Hampir seluruh siswa aktif menjawab tanpa harus ditunjuk oleh guru. Tanggung jawab yang diberikan pada siswa berupa tugas-tugas, baik menyalin huruf latin ke aksara Jawa maupun sebaliknya dikerjakan siswa dengan baik. Meskipun masih ada siswa yang tidak ikut mengerjakan tugas kelompok sepenuhnya, namun pada siklus ini tidak sebanyak siklus sebelumnya. Siswa cukup aktif berinteraksi dengan guru dibandingkan dengan siklus sebelumnya. Pada siklus kedua, siswa sudah tidak merasa canggung berdialog dengan guru. Hal ini menunjukkan adannya peningkatan interaksi antara siswa dengan guru. Interaksi antara siswa dengan siswa terbangun cukup baik. Siswa berdiskusi dengan siswa lainnya mengenai pembelajaran

Peningkatan kualitas hasil kemampuan membaca aksara Jawa melalui penerapan metode Snowball Throwing dapat dilihat dari skor yang dicapai siswa, yakni di atas  KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang ditetapkan sekolah. Pada siklus pertama dapat diketahui bahwa terdapat 19 atau sebesar 62%  siswa tuntas menyelesaikan tes yang diberikan. 12 atau sebesar 38%  siswa lainnya masih belum tuntas. Pada siklus 2, terdapat 30 siswa atau sebesar 97% siswa telah tuntas menyelesaikan tes yang diberikan. 1 siswa atau sebesar 3% siswa tidak tuntas dalam tes ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Snowball Throwing dapat meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa siswa.