SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS LINTAS MATA PELAJARAN UJIAN NASIONAL SD KELAS TINGGI

SHEILLA ARUMDYAHSARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Arumdyahsari, Sheilla. 2013. Pengembangan Model Pembelajaran Menulis Lintas Mata Pelajaran Ujian Nasional Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd., (II) Musthofa Kamal, M.Pd., M.Sn.

 

Kata kunci: model pembelajaran, lintas mata pelajaran, SD kelas tinggi.

 

Penelitian ini mempunyai beberapa latar belakang, di antaranya yaitu pentingnya kegiatan menulis diajarkan sejak dini, manfaat model pembelajaran lintas mata pelajaran untuk siswa SD kelas tinggi, dan peran guru kelas SD sangat cocok untuk model pembelajaran lintas mata pelajaran.

Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan (1) wujud model pembelajaran menulis lintas mata pelajaran yang dikembangkan, (2) kemanfaatan model pembelajaran menulis lintas mata pelajaran yang dikembangkan, dan (3) problematika penerapan model pembelajaran menulis lintas mata pelajaran yang dikembangkan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian pengembangan. Model pengembangan yang dipakai adalah model Borg dan Gall (Sukmadinata, 2008:169). Terdapat empat tahapan dalam model pengembangan ini yaitu tahap prapengembangan, tahap pengembangan, tahap uji coba, dan tahap revisi. Tahap prapengembangan menghasilkan spesifikasi produk yang sangat penting untuk dasar pengembangan model. Tahap pengembangan dilakukan sesuai spesifikasi produk yang sudah dirumuskan serta melewati validasi ahli. Tahap uji coba dilakukan untuk menjawab ketiga tujuan penelitian.

Pada aspek wujud model pembelajaran menulis lintas mata pelajaran, ahli 2 memberikan skor sebesar 62,5% dan praktisi memberikan skor sebesar 87,5%. Skor rata-rata yang didapat sebesar 75%. Skor rata-rata termasuk kategori 3, yaitu persentase 75%-84% dengan kualifikasi “Layak” dan tindak lanjut “Implementasi”. Pada aspek kemanfaatan model pembelajaran menulis lintas mata pelajaran, diperoleh tanggapan siswa dan guru terhadap model pembelajaran yang telah diujicobakan, serta nilai ujian ketiga mapel sebagai bentuk pendalaman materi siswa. Pada aspek problematika penerapan, ahli 1 memberikan skor sebesar sebesar 50%, ahli 2 sebesar 78,1%, dan praktisi sebesar 100%. Skor rata-rata yang didapat sebesar 76%, termasuk kategori 3, yaitu persentase 75%-84% dengan kualifikasi “Layak” dan tindak lanjut “Implementasi”.

Beberapa saran untuk dasar revisi yaitu (1) penyusunan skenario yang lebih holistik, (2) penambahan prosedur untuk guru, (3) penambahan petunjuk pada bagian pendahuluan, (4) pembuatan tema yang terkait untuk ketiga bahan mapel, (5) perbaikan tampilan buku, dan (6) perbaikan beberapa kata yang terpengaruh dialek Jawa dan kata-kata yang kurang cocok dengan konteks kalimat.

Saran yang terkait untuk peneliti selanjutnya yaitu (1) langkah-langkah pembelajaran dibuat lebih kreatif dan variasi lagi sesuai materi dan tujuan pembelajaran, (2) kemanfaatan model pembelajaran bisa diteliti lebih dalam, contohnya mengukur tingkat keefektifan, dan (3) minimalisasi problematika yang muncul di lapangan ketika diterapkan oleh guru.