SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Menulis Puisi dengan Menggunakan Media Audio Visual Kelas VII SMP 2 Dau Satu Atap

Rizca Eka Ria Prastica

Abstrak


ABSTRAK

 

Prastica, Rizca Eka Ria. 2013. Kemampuan Menulis Puisi Menggunakan Media Audio Visual Kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. YuniPratiwi, M.Pd. (II) Musthofa Kamal, S.Pd.,M.Sn.

 

Kata Kunci :  kemampuan, menulis puisi, media audio visual

 

Menulis puisi adalah kegiatan menghasilkan karya sastra yang berupa puisi untuk menuangkan ide, pikiran,dan perasaan penulis. Menulis puisi dapat dibantu dengan media audio visual. Media audio visual adalah media yang penyampaian pesannya dapat diterima oleh indera pendengaran dan indera penglihatan, akan tetapi gambar yang dihasilkannya adalah gambar yang memiliki unsur gerak. Pemanfaatan media audio visual dalam menulis puisi diharapkan siswa mampu menulis puisi dengan baik dan dapat mengkreasikan unsur fisik puisi serta unsur batin puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menulis puisi, khususnya siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap dilihat dari aspek fisik dan batin puisi.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap. Populasi terdiri atas 1 kelas dengan jumlah 22 siswa. Sampel penelitian ini adalah seluruhsiswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data adalah lembarkerjamenulispuisi, dokumentasi, video/media audio visual, rambu-rambu penilaian kemampuan menulis puisi dengan menggunakan media audio visual, dan skala penyekoran disertai dengan kriteria penilaian. Wujud data berupa skor kemampuan siswa dalam menulis puisi. Tes dengan menggunakan media audio visual. Pengumpulan data penelitian melibatkan peneliti dan satu guru matapelajaran bahasa Indonesia sebagai penilai kemampuan siswa dalam menulis puisi. Analisis data dilakukan melalui tiga langkah, yaitu (1) persiapan, (2) tabulasi, dan (3) penerapan data.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara umum kemampuan siswa dalam menulis puisi menunjukkan skor rata-rata 76,90, artinya siswa mampu menulis puisi dengan menggunakan media audio visual dengan baik. Secara spesifik, kemampuan siswa menulis puisi dengan menggunakan media audio visual sebagaiberikut. Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap dalam menulis puisidilihat dari aspek pilihan kata 81,81%dengan kategori pilihan kata/diksi relevan dengan objek 100%, pilihan kata/diksi dapat mengungkapkan keindahan alam 98,48%, pilihan kata (diksi) kreatif/variatif 46,96%, yang artinya siswa mampu mengkreasikan unsur fisik puisi menggunakan media audio visual pada aspek pilihan kata.

Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap dalam menulis puisi dilihat dari aspek penulisan baris 79,29% dengan kategori penulisan baris menggunakan gaya bahasa dalam mengungkapkan keindahan alam 69,70%, penulisan baris mengandung efek rima dalam mengungkapkan keindahan alam 83,33%, dalam baris terdapat ide atau gagasan dalam mengungkapkan keindahan alam 83,36%, yang artinya siswa mampu mengkreasikan unsur fisik puisi menggunakan media audio visual pada aspek pilihan kata.

Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap dalam menulis puisi dilihat dari aspek penulisan bait 65,66% dengan kategori kesatuan ide dalam bait 81,81%, pertautan ide antar bait 78,79%, kreativitas dalam penyusunan bait 36,36%, yang artinya siswa belum mampu mengkreasikan unsur fisik puisi menggunakan media audio visual pada aspek penulisan bait.

Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap dalam menulis puisi dilihat dari aspek tema 87,37% dengan kategori menggambarkan keindahan alam 100%, mengembangkan salah satu objek dalam media 92,42%, kreatif dalam mengolah tema keindahan alam 68,18%, yang artinya siswa sangat mampu mengkreasikan unsur batin puisi menggunakan media audio visual pada aspek tema.

Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap dalam menulis puisi dilihat dari aspek perasaan penyair 77,78% dengan kategori perasaan penyair terhadap puisi yang ditulis dapat tersampaikan 87,88%, kesensitifan penyair dalam mengintepretasikan tema 74,24%, kedalaman penyair dalam mengolah rasa 71,21%, yang artinya siswa mampu mengkreasikan unsur batin puisi menggunakan media audio visual pada aspek perasaan penyair.

Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dau Satu Atap dalam menulis puisi dilihat dari aspek amanat 72,22% dengan kategori amanat yang disampaikan jelas 87,88%, dapat memberikan manfaat pada pembaca 81,81%, memberikan pengalaman baru 46,97%, yang artinya siswa kurang mampu mengkreasikan unsur batin puisi menggunakan media audio visual pada aspek amanat.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi pendidik (guru) untuk menggunakan media audio visual karena dapat melatih kemampuan siswa dalam menuli spuisi. Media audio visual dapat diatur panjang pendek video sesuai dengan waktu yang dibutuhkan sehingga pengelolaan waktu pembelajaran lebih efektif. Selain itu, dengan media audio visual juga dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan audio visual sebagai media menulis, pemilihan tema untuk peserta didik lebih baik disesuaikan dengan umur dan lingkungan siswa. tema yang sesuai dengan peserta didikakan lebih mudah diterima dan diambil sebagai inspirasi menulis puisi.