SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Interferensi Bahasa Jawa terhadap Bahasa Indonesia pada Kegiatan Bercerita Siswa

AYU DIAN SUSANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Susanti, Ayu Dian. 2013. Interferensi Bahasa Jawa terhadap Bahasa Indonesia pada Kegiatan Bercerita Siswa. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd., (II) Dr. Nurhadi, M.Pd.

 

Kata Kunci: interferensi bahasa Jawa, bahasa Indonesia, kegiatan bercerita

 

Indonesia adalah negara yang multilingual. Selain bahasa Indonesia yang digunakan secara nasional, terdapat pula ratusan bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat. SMP Negeri 1 Gempol merupakan sekolah yang secara administratif terletak di Kabupaten Pasuruan. Mayoritas siswa SMP Negeri 1 Gempol menguasai bahasa Jawa, sebagai bahasa pertama dan bahasa Indonesia, sebagai bahasa kedua. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua siswa SMP Negeri 1 Gempol seringkali terpengaruh oleh bahasa pertama, yaitu bahasa Jawa. Pengaruh itu tidak hanya terjadi dalam bahasa tulis, tetapi juga terjadi pada bahasa lisan, terutama dalam tataran sintaksis, morfologis, fonologis, dan leksikal. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan wujud interferensi bahasa Jawa terhadap bahasa Indonesia pada kegiatan bercerita siswa, pada (1) tataran gramatikal, (2) tataran fonologis, dan tataran leksikal.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan menggunakan jenis penelitian pemerolehan bahasa kedua. Peneliti berperan sebagai instrumen utama karena peneliti mengambil data secara langsung di lokasi penelitian, yaitu SMP Negeri 1 Gempol, tepatnya di kelas VII-E dan VII-F pada jam pelajaran Bahasa Indonesia. Data penelitian berupa data verbal, yaitu tuturan siswa pada kompetensi dasar menceritakan kembali cerita anak yang dibaca yang ditranskripsikan. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu 25 siswa kelas VII-E dan VII-F SMP Negeri 1 Gempol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu identifikasi, pengodean, dan klasifikasi data. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan menggunakan teknik pemeriksaan sejawat melalui diskusi.

Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan, pada kegiatan bercerita siswa terjadi (1) interferensi gramatikal berupa interferensi morfologis pada afiks {N-}, afiks {N-i}, afiks {ke-}, afiks {ke-an}, dan afiks {di-i}, reduplikasi pada kata-kata yang menyatakan ‘keterangan waktu’, ‘bertahap’, ‘sangat’, dan ‘kebanyakan’, dan pemajemukan jenis karmadharaya, serta interferensi sintaksis pada frasa ajektiva, frasa nomina, dan frasa verba serta pada klausa ajektiva, klausa verba, dan klausa preposisiona, (2) interferensi fonologis pada awal dan tengah kata dengan perubahan bunyi vokal [u] menjadi [U], [i] menjadi [I], dan [a] menjadi [ə], perubahan bunyi konsonan [f] menjadi [p] pada tengah kata, serta [r] menjadi [t] dan [k] menjadi [g] pada akhir kata,  penambahan bunyi konsonan [m] pada kata yang diawali fonem /b/ dan penambahan bunyi konsonan [n] pada kata yang diawali  fonem /d/, dan (3) interferensi leksikal pada kata-kata yang berkelas kata ajektiva, nomina, adverbia, serta kata tugas dalam bahasa Indonesia.