SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tanggapan Kritis Siswa Kelas VII-1 SMPN 3 Malang dalam Mengomentari Buku Cerita yang Dibaca.

Kumala Purna Limanita

Abstrak


ABSTRAK

 

Limanita, Kumala Purna. 2013. Tanggapan Kritis Siswa Kelas VII-1 SMPN 3 Malang dalam Mengomentari Buku Cerita yang Dibaca. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia FS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd, (II) Drs. Bustanul Arifin, S.H, M.Hum

 

Kata kunci: tanggapan kritis, membaca kritis, berpikir kritis.

 

Kemampuan membaca kritis adalah kemampuan mengolah bahan bacaan secara kritis untuk menemukan keseluruhan makna bahan bacaan. Kemampuan membaca kritis juga dipengaruhi oleh keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, dengan membaca kritis siswa dapat berpikir kritis untuk menanggapi secara kritis sebuah permasalahan. Dunia pendidikan mengharapkan siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran. Pembelajaran membaca kritis yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis bisa dijadikan upaya meningkatkan kekritisan siswa. Salah satu caranya dengan mengkritisi permasalahan dalam bacaan. Berdasarkan cara tersebut siswa dapat berlatih bersikap kritis dan dapat bersikap kritis dalam berbagai masalah. Rumusan masalah dalam penelitian ini,adalah (1) bagaimanakah dukungan kritis siswa beserta alasannya terhadap buku cerita yang dibaca, (2) bagaimanakah sanggahan kritis siswa beserta alasannya terhadap buku cerita yang dibaca, dan (2) bagaimanakah alternatif penyelesaian masalah siswa terhadap buku cerita yang dibaca. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggapan kritis siswa yang berupa dukungan kritis, sanggahan kritis, dan alternatif penyelesaian masalah yang dikemukakan siswa terhadap buku cerita yang dibaca.

Penelitian  ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 3 Malang tahun ajaran 2012/2013. Data dalam penelitian ini berupa informasi yang berisi tanggapan kritis siswa kelas VII-1 SMPN 3 Malang tahun pelajaran 2012/2013 dalam mengomentari  buku cerita yang dibaca. Informasi tanggapan kritis tersebut antara lain dukungan kritis, sanggahan kritis, dan alternatif penyelesaian masalah. Sumber data dalam penelitian ini adalah karangan siswa kelas VII-1 SMPN 3 Malang dalam mengomentari buku cerita yang dibaca. Penelitian ini menggunakan teknik studi dokumentasi dalam pengumpulan data.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa tanggapan yang dikemukakan siswa berupa dukungan kritis dan sanggahan kritis sudah memenuhi syarat-syarat penting sebuah tanggapan. Syarat-syarat penting tersebut adalah dukungan dan sanggahan yang dikemukakan siswa ada yang diungkapkan dengan alasan yang logis, ada yang dukungan alasan disertai bukti penguat alasan, ada juga dukungan yang dikaitkan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, dan ada juga yang mendukung secara objektif. Semua dukungan dan sanggahan tersebut dituliskan dalam sebuah karangan argumentasi yang sudah memiliki kesatuan isi dan menggunakan teknik pengembangan paragraf yang variatif. Teknik pengembangan paragraf yang digunakakan, adalah pengembangan paragraf dengan percontohan, pengembangan paragraf dengan rincian fakta, dan pengembangan paragraf dengan perbandingan atau kontras. Namun, pada sanggahan kritis kalimat yang digunakan siswa sudah jelas dengan menggunakan kalimat yang efektif. Pada dukungan masih ada kalimat yang tidak jelas. Selain mengungkapkan tanggapan dalam bentuk dukungan kritis dan sanggahan kritis, siswa juga telah mampu memberikan alternatif penyelesaian masalah yang lain untuk permasalahan pada buku cerita yang dibaca. Alternatif penyelesaian masalah tersebut sudah berdasarkan masalah yang ada, karena siswa terlebih dahulu telah mendefinisikan masalahnya. Kalimat yang digunakan siswa untuk menuliskan alternatif penyelesaian masalah juga telah jelas dengan menggunakan kalimat efektif, meskipun masih menggunakan kalimat yang sederhana dan perlu sedikit perbaikan.

Saran yang dapat diberikan bagi guru bidang studi Bahasa Indonesia dari hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk menambah pengetahuan dan kreativitas guru dalam menerapkan dan meningkatkan pemahaman membaca kritis dengan berpikir kritis dalam kegiatan belajar di sekolah. Peneliti lain, juga dapat melakukan penelitian kuantitatif  atau tindakan kelas untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengomentari buku cerita yang dibaca.