SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Reduplikasi dalam Karangan Mahasiswa BIPA Program Critical Language Scholarship (CLS) 2012

Jali Yulaeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Yulaeni, Jali. 2013. Penggunaan Reduplikasi dalam Karangan Mahasiswa BIPA Program Critical Language Scholarship (CLS) 2012.Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, FakultasSastra, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widodo HS.,M.Pd, (II) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd.

 

Kata Kunci: reduplikasi, mahasiswa BIPA, program Critical Language Scholarship

 

Reduplikasi diklasifikasikan menjadi empat, yaitu reduplikasi seluruh, reduplikasi sebagian, reduplikasi yang berkombinasi dengan pembubuhan afiks, dan reduplikasi dengan perubahan fonem. Penggunaan reduplikasi oleh pelajar BIPA perlu diteliti karena banyak ditemukan penggunaannya.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan reduplikasi, makna reduplikasi, dan fenomena penggunaan reduplikasi dalam karangan mahasiswa program Critical Language Scholarship (CLS) Malang 2012 tingkat pelajar intermediate.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah karangan mahasiswa berupa Jurnal Mingguan. Data dalam penelitian ini adalah penggunaan reduplikasi dalam karangan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis secara kualitatif dengan langkah reduksi data, identifikasi data, pengodean, dan klasifikasi data. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan membaca karangan dan menelitinya, serta melakukan triangulasi ahli dengan mendiskusikan bersama orang yang dianggap ahli (dosen) dan atau teman sejawat (guru program CLS 2012).

Kesimpulan hasil penelitian adalah (1) mahasiswa menggunakan tiga jenis reduplikasi, yaitu reduplikasi seluruh, reduplikasi sebagian, dan reduplikasi dengan pembubuhan afiks, (2) reduplikasi yang digunakan mahasiswa menghasilkan enam makna, yaitu makna banyak yang jumlahnya tidak tentu, bermacam-macam,menyerupai kata yang diulang, intensitas kualitatif dan intensitas kuantitatif, saling atau pekerjaan yang beralasan, dan korelatif, dan (3) ditemukan beberapa fenomena penggunaan reduplikasi, yaitu pembiasan referensi akibat penggunaan reduplikasi, pemborosan kata, kesalahan bentuk dasar reduplikasi, kesalahan bentuk reduplikasi, penggunaan angka 2 untuk membentuk reduplikasi seluruh, dan kesalahan pemilihan kata yang tidak sesuai dengan konteks kalimat.