SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KARAKTERISTIK KARANGAN DESKRIPTIF SISWA KELAS XI BAHASA MAN KANDANGAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013

SITI HUMAIROH

Abstrak


ABSTRAK

 

Humairoh, Siti. 2013. Karakteristik Karangan Deskriptif Siswa Kelas XI Bahasa MAN Kandangan Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sumadi, M.Pd. (II) Moch. Syahri, S.Sos, M.Si.

 

Kata kunci: karangan deskriptif, pembelajaran menulis

 

Wacana deskripsi adalah karangan yang menggambarkan suatu objek berdasarkan hasil pengamatan, perasaan, dan pengalaman penulisnya. Tujuannya adalah pembaca memperoleh kesan atau citraan sesuai dengan pengamatan, perasaan dan pengalaman penulis sehingga seolah-olah pembaca melihat, merasakan, dan mengalami sendiri objek yang dideskripsikan. Menulis wacana deskripsi merupakan keterampilan yang penting untuk diajarkan karena dengan menulis wacana deskripsi, siswa dapat menuangkan ide tentang deskripsi atau gambaran suatu benda atau objek yang dapat diamati oleh pancaindra secara rinci sehingga pembaca dapat membayangkan benda atau objek yang digambarkan. Pembelajaran menulis karangan deskripsi merupakan salah satu kompetensi dasar yang terdapat pada kurikulum Bahasa Indonesia pada jenjang SMA jurusan Bahasa Kelas XI semester genap.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan (1) karakteristik karangan deskriptif berdasarkan isi pada aspek kelengkapan isi, (2) karakteristik karangan deskriptif berdasarkan isi pada aspek keruntutan isi, (3) karakteristik karangan deskriptif berdasarkan isi pada aspek kepaduan isi, (4) karakteristik karangan deskriptif berdasarkan bahasa pada aspek diksi, (5) karakteristik karangan deskriptif berdasarkan bahasa pada aspek gaya bahasa, dan (6) karakteristik karangan deskriptif berdasarkan bahasa pada aspek pola pengembangan paragraf dalam karya siswa kelas XI Bahasa MAN Kandangan.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan desain penelitian campuran. Instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen perintah dan petunjuk menulis karangan deskripsi serta tabel instrumen analisis data berdasarkan isi dan bahasa. Data penelitian ini berwujud karangan deskripsi karya siswa. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas XI Bahasa MAN Kandangan tahun pelajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tugas kepada siswa. Adapun tahapan analisis data dimulai dengan pengumpulan data, klasifikasi data, reduksi data, kodifikasi data, analisis data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan temuan dalam penelitian ini menggunakan dua teknik, yaitu ketekunan pengamatan dan triangulasi kepakaran. Penelitian ini dilakukan tiga tahap penelitian, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian.

Berdasarkan analisis data pada karangan deskripsi siswa kelas XI Bahasa MAN Kandangan diperoleh enam hasil penelitian. Pertama, karakteristik karangan deskripsi berdasarkan isi pada aspek kelengkapan isi, ditemukan pendeskripsian objek secara lengkap dan tidak lengkap. Kedua, karakteristik karangan deskripsi berdasarkan isi pada aspek keruntutan isi, ditemukan pendeskripsian objek secara runtut dan belum runtut. Ketiga, karakteristik karangan deskripsi berdasarkan isi pada aspek kepaduan isi, ditemukan penggunaan unsur penanda kepaduan kata ganti, kata penghubung, pengulangan istilah kunci, dan kata penunjuk. Kata penghubung paling banyak digunakan daripada ketiga penanda kepaduan yang lain. Keempat, karakteristik karangan deskripsi berdasarkan bahasa pada aspek diksi, ditemukan penggunaan kata umum, kata khusus, kata denotasi, kata konotasi, kata konkret, kata abstrak, dan kata serapan. Kata khusus lebih banyak digunakan daripada keenam jenis kata yang lain. Kelima, karakteristik karangan deskripsi berdasarkan bahasa pada aspek gaya bahasa, ditemukan penggunaan majas personifikasi, simile, dan hiperbola. Majas personifikasi lebih banyak digunakan daripada kedua majas yang lain. Keenam, karakteristik karangan deskripsi berdasarkan bahasa pada aspek pola pengembangan paragraf, ditemukan penggunaan pola pengembangan spasial dan sudut pandang. Pola pengembangan spasial lebih banyak digunakan daripada pola pengembangan sudut pandang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat saran yang ditujukan kepada guru bahasa Indonesia agar terus membantu dan membimbing siswa dalam menulis paragraf deskripsi yang baik. Guru juga harus mempertimbangkan untuk perbaikan pengajaran menulis karangan deskripsi, khususnya pada aspek kelengkapan isi, diksi dan gaya bahasa karena dalam karangan siswa kelas XI Bahasa masih banyak ditemukan karangan yang belum lengkap dalam pendeskripsian aspek fisik objek dan juga dalam penggunaan diksi serta gaya bahasa yang digunakan belum sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam menulis karangan deskripsi. Saran untuk peneliti selanjutnya, peneliti yang ingin mengembangkan penelitian tentang menulis paragraf deskripsi disarankan untuk menggunakan metode yang dapat mengetahui kemampuan siswa secara lebih detail dalam penelitiannya. Disarankan juga agar melakukan penelitian di aspek yang lain dalam penelitian ini yang terkait dengan karangan deskripsi, misalnya  teknik penyajian urutan. Bagi siswa MAN Kandangan disarankan agar lebih memahami unsur-unsur yang ada dalam paragraf deskripsi dan terus berlatih menulis karangan deskripsi.