SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Menulis Proposal Kegiatan Ilmiah Sederhana untuk Siswa SMK kelas XII Kompetensi Keahlian Jasa Boga

Titin Ifa Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Titin Ifa. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Proposal Kegiatan Ilmiah Sederhana untuk Siswa SMK kelas XII Kompetensi Keahlian Jasa Boga. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widodo Hs, M.Pd., (II) Drs. Bustanul Arifin, S.H., M.Hum.

  

Kata kunci: bahan ajar, menulis, proposal kegiatan ilmiah sederhana.

 

Menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana merupakan kompetensi dasar yang terdapat dalam kurikulum bahasa Indonesia SMK Tingkat Unggul. Latar belakang penelitian pengembangan ini adalah bahan ajar yang kurang membantu siswa dalam mengeksplorasi ide untuk dijadikan tulisan dan kurangnya bahan ajar yang dapat menuntun siswa menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana secara bertahap.

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana untuk siswa SMK kelas XII. Ada pun tujuan khusus dari penelitian pengembangan ini adalah (1) menghasilkan bahan ajar menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana siswa SMK kelas XII apabila dilihat dari penilaian materi, sistematika isi, bahasa, dan tampilan bahan ajar menurut ahli, guru, dan siswa, serta (2) menghasilkan bahan ajar menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana siswa SMK kelas XII dilihat dari penilaian potensi keterterapan, keterbacaan dan keefektivitasan penggunaan bahan ajar di kelas menurut ahli, guru, dan siswa.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Model penelitian ini diadaptasi dari model desain pembelajaran mini Borg dan Gall (1983). Dalam penelitian ini terdapat empat tahap utama prosedur penelitian pengembangan, yaitu (1) tahap prapengembangan, (2) tahap pengembangan produk, (3) tahap uji coba produk yang meliputi uji ahli, uji praktisi, dan uji siswa, dan (4) tahap penyempurnaan dan revisi akhir produk. Pengembangan produk dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan bahan ajar yang dilakukan pada tahap prapengembangan. Kemudian, produk hasil penelitian pengembangan ini diujicobakan untuk mengetahui kelayakan produk, yaitu (1) uji coba ahli menulis bahasa, (2) uji coba ahli penyusunan bahan ajar, (3) uji coba praktisi, dan (4) uji coba siswa SMK kelas XII sejumlah 32 siswa.

Data dalam penelitian ini berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa data numerik atau skor yang diperoleh dari hasil uji coba angket penilaian dari ahli, praktisi, dan siswa terhadap produk bahan ajar. Data kualitatif dibedakan menjadi dua, yaitu data tulis dan data lisan. Data tulis diperoleh dari catatan ahli, praktisi, atau siswa yang terdapat di angket uji coba. Data lisan diperoleh dari hasil diskusi atau pun wawancara bebas dengan ahli, praktisi, dan siswa.

Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data adalah angket analisis kebutuhan, pedoman wawancara, dan angket uji coba. Data prapengembangan dianalisis dengan cara mendeskripsikan secara keseluruhan data. Data pascapengembangan atau data uji coba dianalisis dengan cara (1) mengumpulkan data kualitatif yang diperoleh dari angket dan mentranskrip data lisan, (2) menghimpun, menyeleksi, dan mengklasifikasi data kualitatif dan kuantitatif berdasarkan aspek yang dinilai, (3) menghitung data kuantitaif dengan menggunakan rumus Arikunto (2002), dan (4) menganalisis data serta merumuskan simpulan analisis sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut terhadap produk yang dikembangkan, apakah harus direvisi atau digunakan. Perbaikan dilakukan berdasarkan saran dan masukan dari ahli yang disampaikan secara lisan atau tulis.

Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah bahan ajar menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana untuk siswa SMK kelas XII. Teknik yang digunakan di dalam bahan ajar ini adalah teknik pemodelan atau meniru model, sehingga siswa dapat mencontoh, mengadaptasi atau mengkreasi contoh-contoh yang terdapat di dalam bahan ajar. Materi yang disajikan di dalam bahan ajar ini adalah (1) materi tentang proposal kegiatan ilmiah dan sistematika, (2) bahasa proposal, (3) materi tentang bagaimana menulis pendahuluan proposal, (4) materi tentang memaparkan kajian teori proposal, (5) materi tentang menentukan metode kegiatan, dan (6) materi tentang bagian akhir proposal dan daftar rujukan proposal. Sistematika bahan ajar meliputi (1) pendahuluan, (2) isi, dan (3) bagian akhir. Penggunaan bahasa di dalam bahan ajar ini memperhatikan aspek (1) kesuaian bahasa dengan tingkat berpikir siswa, (2) kekomunikatifan bahasa, dan (3) keruntutan dan keterpaduan alur pikir. Tampilan bahan ajar memperhatikan (1) ukuran bahan ajar, (2) ilustrasi sampul dan isi bahan ajar, dan (3) jenis dan ukuran huruf.

Hasil uji bahan ajar menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana berdasarkan aspek materi bahan ajar menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 80,9% yang tergolong sangat layak dan dapat digunakan, aspek sistematika bahan ajar menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 82,9% yang tergolong sangat layak dan dapat digunakan, aspek kebahasaan bahan ajar menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 81,7% yang tergolong sangat layak dan dapat digunakan, aspek tampilan bahan ajar menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 85,75% yang tergolong sangat layak dan dapat digunakan, dan aspek potensi keterterapan, keterbacaan, dan keefektivitasan bahan ajar menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 78,95% yang tergolong layak dan dapat digunakan. Kelima hasil uji coba tersebut menunjukkan bahan ajar tergolong layak untuk digunakan di lapangan, namun pada aspek-aspek tertentu perlu direvisi berdasarkan saran dan masukan dari ahli dan praktisi.

Sebagai langkah pemanfaatan, guru disarankan untuk memanfaatkan bahan ajar ini sebagai bahan mengajar di kelas. Siswa juga disarankan memanfaatkan bahan ajar ini dalam menulis proposal kegiatan ilmiah sederhana. Bagi peneliti lain, pengembangan bahan ajar ini dapat dijadikan inspirasi dan referensi. Selanjutnya, bahan ajar ini dapat disebarluaskan dalam forum MGMP, ditulis dalam jurnal penelitian, dan dipromosikan ke penerbit untuk diterbitkan.