SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Struktur komunitas epifauna pada lahan tanaman tebu dan tanaman campuran di Desa Ganjaran Gondanglegi Kabupaten Malang

Handi Margono

Abstrak


ABSTRAK

 

Margono, Handi. 2013. Pembelajaran Membaca Tembang Macapat Sesuai Titi Laras Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd., (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Kata Kunci: pembelajaran Bahasa Jawa, membaca, tembang macapat, titi laras

 

Membaca tembang macapat sesuai titi laras adalah salah satu Kompetensi Dasar (KD) yang diajarkan pada siswa kelas VIII semester 2 sesuai KTSP. Meskipun KD tersebut diajarkan, tetapi hasilnya menunjukkan bahwa sekarang ini masih banyak siswa SMP yang tidak tahu tembang macapat. Walaupun demikian, ada salah satu sekolah yang mempunyai subjek didik tergolong mumpuni dalam pembelajaran KD tersebut, yaitu SMP Negeri 2 Kras Kabupaten Kediri. Hal ini terbukti dengan selalu berpartisipasinya SMP tersebut dalam perlombaan tembang macapat, baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Oleh sebab itu, diadakan penelitian tentang pembelajaran KD tersebut. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Kras Kabupaten Kediri.

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti bertindak sebagai instrumen kunci sekaligus pengumpul data. Data penelitian ini berupa data kualitatif dari telaah dokumen, observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang meliputi (1) data perencanaan, (2) data pelaksanaan, dan (3) data penilaian pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras. Instrumen pendukung yang digunakan adalah pedoman telaah RPP, pedoman analisis pelaksanaan pembelajaran, pedoman analisis penilaian pembelajaran, dan pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) sajian data, dan (3) penarikan simpulan serta verifikasinya. Keabsahan data tersebut menggunakan teknik triangulasi sumber hasil observasi, hasil wawancara, dan dokumentasi.

Hasil analisis data meliputi (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Kras. Pertama, perencanaan pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras yang dibuat oleh guru Bahasa Daerah SMP Negeri 2 Kras Kabupaten Kediri mengacu pada KTSP. Dalam identitas RPP, guru mencantumkan (1) nama sekolah, (2) mata pelajaran, (3) kelas/semester, (4) tahun pelajaran, (5) SK, (6) KD, (7) indikator, dan (8) alokasi waktu. Penjabaran indikator dan tujuan pembelajaran mengacu pada SK dan KD dalam Standar Isi. Materi yang dirumuskan hanya tertulis ‘tembang macapat’ saja. Tidak ada urutan penyusunan penyajian dan jenis materi (fakta, konsep, prinsip, prosedur). Metode pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai. Kegiatan pembelajaran yang direncanakan secara umum lebih menekankan pada keaktifan kinerja guru. Dalam RPP yang ditulis guru tidak merumuskan penggunaan media pembelajaran. Penilaian pembelajaran yang dirumuskan yaitu penilaian proses dan hasil belajar.

Kedua, pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dua kali pertemuan dengan alokasi waktu 4 × 40 menit. Pelaksanaan pembelajaran terdiri atas kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pelaksanaan kegiatan awal, guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, serta menyampaikan tujuan pembelajaran, tetapi guru tidak mengaitkan manfaat penguasaan kompetensi dalam kehidupan siswa. Pada pelaksanaan kegiatan inti guru menggunakan media pembelajaran yang sangat efisien sehingga pengelolaan kelas menjadi kondusif. Media yang dimaksud berupa sofware pembelajaran membaca tembang macapat dengan bantuan perangkat multimedia untuk pengoperasiannya. Pada pelaksanaan kegiatan penutup, guru memberikan refleksi pembelajaran pada siswa dan menjelaskan kegiatan tindak lanjut setelah melakukan penilaian hasil pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras. Namun, tidak terlihat adanya penyimpulan pembelajaran secara keseluruhan yang dilakukan oleh guru dan siswa.

Ketiga, penilaian pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras yang dilakukan oleh guru SMP Negeri 2 Kras sesuai dengan yang tertulis di RPP yaitu penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses dilakukan guru selama proses pembelajaran berlangsung dengan bantuan rubrik penilaian. Namun, guru hanya mengamati aspek keaktifan siswa. Rubrik penilaian proses hanya mencantumkan kriteria tanpa ada rentangan skor. Penilaian hasil dilakukan menggunakan teknik penilaian sejawat dengan bantuan rubrik penilaian. Aspek yang dinilai meliputi vokal (volume suara dan pelafalan), kesesuaian dengan titi laras, dan wiraga atau penampilan pada saat menembang. Rubrik penilaian hasil disertai dengan keterangan rentangan nilai dan rumus penghitungannya.

Berdasarkan hasil penelitian, pengajar disarankan untuk meningkatkan pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras dengan membuat perencanaan pembelajaran yang lebih jelas dan rinci agar dapat dipahami oleh pengajar lain. Selain itu, agar hasil pembelajaran tembang macapat tidak terhenti hanya pada penilaian, dan kemampuan siswa dalam melantunkan tembang macapat tetap terjaga, alangkah baiknya apabila guru Bahasa Daerah memanfaatkan tembang macapat untuk mengawali dan mengakhiri setiap pembelajaran yang dilakukan dengan cara dilantunkan secara bersama-sama. Kepada peneliti lanjut, penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk merancang penelitian yang lebih baik, khususnya dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas terhadap pembelajaran membaca tembang macapat sesuai titi laras.