SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahasa Jawa dengan Ilustrasi Komik untuk Siswa SMP Kelas VII Semester 1

Duwi Wahyuningtiyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Wahyuningtiyas, Duwi. 2013. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahasa Jawa dengan Ilustrasi Komik untuk Siswa Kelas VII Semester 1. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd., (II) Dra. Ida Lestari, M.Si.

 

Kata Kunci : Pengembangan LKS, LKS, Bahasa Jawa, Komik

 

Pembelajaran bahasa Jawa di sekolah diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan siswa untuk mempelajari dan melestarikan bahasa Jawa. Usaha yang dilakukan mendukung pembelajaran guna mencapai harapan tersebut salah satunya dengan memanfaatkan bahan ajar. Bahan ajar yang digunakan pada umumnya adalah LKS. LKS menyajikan lebih banyak tugas serta mempermudah siswa berinteraksi dengan materi yang disesuaikan dengan kompetensi yang harus dikuasai. Namun, hasil analisis fakta di lapangan terkait LKS ditemukan fakta siswa kurang tertarik pada LKS yang digunakan karena tampilan yang kurang menarik dan isi yang kurang mudah untuk dipahami. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi terhadap LKS sehingga dilakukan penelitian pengembangan LKS bahasa Jawa dengan ilustrasi komik untuk siswa agar dapat membantu siswa dalam pembelajaran bahasa Jawa. Adapun tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah menghasilkan atau mengembangkan produk bahan ajar LKS bahasa Jawa yang berbentuk komik untuk siswa SMP kelas VII semester 1.

Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan. Model penelitian pengembangan dipilih karena penelitian bertujuan membuat variasi baru tampilan LKS bahasa Jawa yang berbeda dengan LKS pada umumnya. Subjek penelitian ini terdiri atas kelompok ahli yag meliputi ahli materi bahasa Jawa dan ahli desain grafis, guru mata pelajaran dan siswa di Brawijaya Smart School. Data penelitian ini berupa pendapat ahli, guru, dan siswa tentang kelayakan LKS yang diperoleh dari angket dan wawancara bebas. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, uji coba, dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa angket observasi dan angket uji coba produk. Kegiatan analisis data dilakukan pada tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap tabulasi, dan tahap penerapan sesuai dengan tujuan. Pada penelitian ini terdapat dua jenis data yang akan dianalisis yaitu data dari subjek validasi ahli dan data dari subjek uji lapangan.

Pada penelitian pengembangan ini produk yang dihasilkan berupa LKS berbentuk komik untuk pembelajaran bahasa Jawa dalam aspek membaca dan menulis. LKS ini menyajikan materi yang disajikan dalam bentuk komik dan latihan soal. Kompetensi dasar yang dikembangkan dalam LKS adalah mengungkapkan kembali cerita yang telah dibaca, menulis cerita, mengungkapkan kembali berita yang telah dibaca, menulis berita, menulis menggunakan huruf Jawa.

Sajian dan analisis data pada penelitian ini dibedakan menjadi tiga yaitu (1) penyajian data, analisis, dan revisi produk dari segi isi, (2) penyajian data, analisis, dan revisi produk dari segi bahasa, (3) penyajian data, analisis, dan revisi produk dari segi tampilan. Pada aspek isi diperoleh data dari uji ahli materi, praktisi, dan siswa bahwa materi yang disajikan dalam LKS cukup layak dari segi materi sehingga perlu dilakukan perbaikan atau revisi. Pada aspek bahasa diperoleh data dari uji ahli, uji praktisi, dan siswa menunjukkan hasil bahasa yang digunakan cukup tepat sehingga perlu dilakukan revisi. Pada aspek tampilan diperoleh data dari uji ahli desain grafis, LKS ini cukup menarik dari segi tampilan dan cukup tepat dari segi penataan dan ilustrasi gambar, sehingga perlu dilakukan perbaikan atau revisi. Adapun data dari uji praktisi dan siswa terkait tampilan menunjukkan tampilan layak dan menarik.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dikemukakan saran kepada guru mata pelajaran Bahasa Jawa agar menggunakan LKS sebagai pendamping bahan ajar utama pada pembelajaran bahasa Jawa dan dapat melengkapinya dengan metode pembelajaran agar membantu proses belajar mengajar. Saran kepada peneliti lain, agar penelitian pengembangan ini dapat mejadi pedoman untuk menghasilkan dan mengembangkan produk serupa atau mengembangkan produk ini lebih lanjut.