SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEMAMPUAN MEMBERI KRITIK DAN SARAN TERTULIS SISWA KELAS XII IPA SMAN SRENGAT TAHUN PELAJARAN 2012/2013 TERHADAP LAPORAN PERJALANAN

Zen Firdaus Arizal

Abstrak


ABSTRAK

 

Arizal, Zen Firdaus. 2013. Kemampuan Memberi Kritik dan Saran Tertulis Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Srengat Tahun Pelajaran 2012/2013 terhadap Laporan Perjalanan. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumadi, M.Pd. (II) Moch. Syahri, S.Sos, M.Si.

 

Kata Kunci: kemampuan menulis, kritik, saran, laporan

 

Menulis merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa. Kemampuan ini merupakan salah satu dari empat aspek kemampuan berbahasa yang dikembangkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA.

Salah satu kompetensi yang dikembangkan dalam pembelajaran menulis yaitu menulis kritik dan saran terhadap laporan perjalanan. Siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Srengat diharapkan mampu menulis kritik dan saran dengan mengungkapkan keunggulan dan kelemahan laporan.

Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA Negeri Srengat Kabupaten Blitar yang berjumlah 116 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 76 siswa. Data penelitian berupa tulisan kritik dan saran siswa terhadap laporan perjalanan. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes. Tes yang diberikan kepada siswa berupa seperangkat tugas menulis kritik dan saran terhadap laporan perjalanan. Kegiatan analisis data, meliputi (1) persiapan, (2) tabulasi, (3) pengolahan data, dan (4) penafsiran hasil penilaian. Tahap persiapan meliputi dua kegiatan, yaitu (1) mengecek nama dan kelengkapan identitas pengisi, (2) mengecek kelengkapan data dengan memeriksa isi instrumen pengumpulan data. Kegiatan tabulasi berisi pemberian skor terhadap setiap indikator sedangkan kegiatan pengolahan data berisi penilaian terhadap data dengan rumus penghitungan skor. Kegiatan penafsiran hasil penilaian berisi penentuan kualifikasi kemampuan siswa.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan memberi kritik dan saran siswa terhadap laporan tulis. Berdasarkan temuan penelitian ini diperoleh kesimpulan tentang ketercapaian kemampuan menulis kritik dan saran siswa terhadap laporan perjalanan.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh empat hasil penelitian. Pertama, secara kelompok siswa tidak mampu mengungkapkan keunggulan isi laporan. Siswa yang mampu mengungkapkan keunggulan isi laporan sebesar  74% (56 siswa) atau kurang dari 75%, sedangkan siswa yang tidak mampu mengungkapkan keunggulan isi laporan sebesar  26% (20 siswa). Secara kelompok siswa tidak mampu mengungkapkan keunggulan bahasa laporan. Siswa yang mampu mengungkapkan keunggulan bahasa laporan sebesar 33% (25 siswa) atau kurang dari 75%, sedangkan siswa yang tidak mampu mengungkapkan keunggulan bahasa laporan sebesar  67% (51 siswa). Kedua, secara kelompok siswa tidak mampu mengungkapkan kelemahan isi laporan. Siswa yang mampu mengungkapkan kelemahan isi laporan sebesar  57% (43 siswa) atau kurang dari 75%, sedangkan siswa yang tidak mampu mengungkapkan kelemahan isi laporan sebesar  43% (33 siswa). Secara kelompok siswa  mampu mengungkapkan kelemahan bahasa laporan. Siswa yang mampu mengungkapkan kelemahan bahasa laporan sebesar  76% (58 siswa) atau lebih dari 75%, sedangkan siswa yang tidak mampu mengungkapkan kelemahan bahasa laporan sebesar  24% (18 siswa). Ketiga, secara kelompok siswa tidak mampu mengungkapkan saran terhadap isi laporan. Siswa yang mampu mengungkapkan saran terhadap isi laporan sebesar  51% (39 siswa) atau kurang dari 75%, sedangkan siswa yang tidak mampu mengungkapkan saran terhadap isi laporan sebesar  49% (37 siswa). Secara kelompok, siswa tidak mampu mengungkapkan saran terhadap bahasa laporan. Siswa yang mampu mengungkapkan saran terhadap bahasa laporan sebesar  53% (40 siswa) atau kurang dari 75%, sedangkan siswa yang tidak mampu mengungkapkan saran terhadap bahasa laporan sebesar  47% (36 siswa). Keempat, secara kelompok siswa mampu menggunakan diksi secara tepat. Siswa yang mampu menggunakan diksi secara tepat sebesar  100% (76 siswa) atau lebih dari 75%. Secara kelompok, siswa mampu menggunakan kalimat secara santun. Siswa yang mampu menggunakan kalimat secara santun  sebesar  100% (76 siswa) atau lebih dari 75%.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diberikan saran kepada tiga pihak. Pertama, kepada kepala sekolah sebagai pengambil kebijakan di lingkungan sekolah disarankan untuk memberikan dukungan kepada guru. Kedua, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia disarankan untuk memberikan motivasi kepada siswa agar lebih memiliki kepercayaan diri dan selalu memantau perkembangan keterampilan menulis sehingga bisa diketahui seberapa jauh kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Ketiga, peneliti berikutnya disarankan untuk mengadakan penelitian terhadap kegiatan pembelajaran menulis kritik dan saran terhadap laporan dengan metode penelitian atau dengan rumusan masalah yang berbeda.