SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Membacakan Berita Siswa Kelas XI SMA Negeri 8 Malang Tahun Pelajaran 2012/2013.

Iin Yuliati

Abstrak


ABSTRAK

 

Yuliati, Iin. 2013. Pembelajaran Membacakan Berita Siswa Kelas XI SMA Negeri 8 Malang Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd., (II) Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Kata Kunci: pembelajaran, membacakan berita

 

Keterampilan membaca merupakan salah satu dari keempat keterampilan berbahasa yaitu menulis, mendengarkan, dan berbicara yang diajarkan dan karenanya juga berkonsekuensi diteskan kepada pembelajar bahasa. Keterampilan membacakan berita yang dibelajarkan menuntut kemampuan siswa dalam membacakan berita dengan intonasi, lafal dan sikap membaca yang baik sesuai dengan isi berita yang disampaikan kepada pendengar atau penonton. Keterampilan membaca pada umumnya diperoleh dengan cara mempelajarinya di sekolah. Keterampilan berbahasa ini merupakan suatu keterampilan yang sangat unik serta berperan penting bagi pengembangan pengetahuan, dan sebagai alat komunikasi bagi kehidupan manusia. Terkait dengan hal itu, penelitian ini dilaksanaan dengan tujuan mendeskripsikan (1) perencanaan (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian pembelajaran membacakan berita siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang tahun pelajaran 2012/2013.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penggunaan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara objektif pembelajaran membacakan berita di kelas XI IPA 5 SMAN 8 Malang sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian pembelajaran membacakan berita. Sumber data penelitian ini berupa RPP yang dibuat oleh guru Bahasa Indonesia, pelaksanaan pembelajaran berupa proses kegiatan belajar mengajar di kelas, serta kegiatan penilaian yang dilakukan oleh guru dan siswa. Data dalam penelitian ini berupa komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), pelaksanaan kegiatan pembelajaran atau interaksi guru dan siswa, serta penilaian pembelajaran membacakan berita.

Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, dan telaah dokumen. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu telaah dokumen, observasi, wawancara, dan pendokumentasian. Pengumpulan data perencanaan pembelajaran menggunakan teknik telaah dokumen dan wawancara. Pengumpulan data pelaksanan pembelajaran menggunakan teknik observasi dan pendokumentasian, penilaian pembelajaran menggunakan teknik observasi, wawancara, dan pendokumentasian.

Kegiatan analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, memilih data yang relevan, mendeskripsikan data, dan menyimpulkan hasil. Untuk mengecek keabsahan data, dilakukan triangulasi teknik, yaitu dengan membandingkan data yang diperoleh dari telaah dokumen, observasi dan wawancara.

Dari hasil penelitian diperoleh tiga temuan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran membacakan berita siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang tahun pelajaran 2012/2013. Perencanaan pembelajaran (RPP) membacakan berita disusun oleh guru dengan mengacu pada KTSP dan perkembangan peserta didik. RPP yang disusun guru memuat (1) identitas RPP, (2) standar kompetensi dan kompetensi dasar, (3) indikator dan tujuan pembelajaran, (4) materi pembelajaran, (5) metode pembelajaran, (6) langkah-langkah pembelajaran, (7) sumber dan media pembelajaran, dan (8) penilaian. Indikator dan tujuan pembelajaran secara umum juga mengacu dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang akan dicapai. Materi dituliskan pokok-pokoknya saja. Dalam RPP guru SMAN 8 Malang metode yang digunakan bervariasi dan menarik minat siswa. Guru merumuskan skenario pembelajaran secara jelas dan runtut. Adapun prosedur, teknik, bentuk instrumen dan contoh soal dalam RPP guru SMAN 8 Malang tidak dicantumkan.

Pelaksanaan pembelajaran membacakan berita di SMAN 8 Malang dilaksanakan 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu 2 x 45 menit. Pertemuan pertama diarahkan kepada siswa mengenai teknik membacakan berita, guru menayangkan video contoh pembacaan berita sebagai pemodelan agar siswa mengetahui cara pembacaan berita yang baik dan benar kemudian siswa berlatih membacakan berita bersama anggota kelompoknya, dan beberapa dari siswa tampil ke depan untuk latihan sebagai model pembaca berita, lalu siswa yang lain memberikan komentarnya terhadap berita yang di baca temannya. Pada akhir pembelajaran, guru tidak melakukn refleksi, tetapi langsung pemberian tugas mencari teks berita. Pelaksanaan pembelajaran pertemuan kedua, berisi langkah-langkah sistematis. Pada pertemuan kedua ini pembelajaran fokus pada pembacaan berita, secara bergiliran siswa membacakan berita, dan siswa yang lainnya menilai dengan rubrik penilaian. Setelah semua siswa tampil guru meminta siswa untuk berkelompok sesuai dengan kelompok pertemuan sebelumnya, untuk memberikan tanggapan terhadap pembacaan berita dari salah satu anggota kelompok yang lain.

Penilaian pembelajaran membacakan berita yang dilakukan oleh guru terdiri dari penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses yang dilakukan guru Bahasa Indonesia SMAN 8 Malang, yaitu guru melakukan penilaian proses selama pembelajaran berlangsung. Penilaian proses tersebut meliputi aspek keaktifan, keseriusan dan ketepatan. Penilaian hasil dilakukan guru pada pertemuan kedua yang diperoleh performansi siswa ketika membacakan berita. Aspek yang dinilai dalam performansi adalah penjedaan, intonasi, ekspresi dan sikap membaca berita yang baik.

Berdasarkan hasil penelitian dikemukakan saran kepada guru Bahasa Indonesia agar memaparkan materi ajar dengan rinci dan lengkap, menyusun langkah-langkah pembelajaran secara rinci, maupun mengembangkan penilaian pembelajaran guna menunjang pembelajaran membacakan berita. Melalui deskripsi kegiatan-kegiatan atau peristiwa penting yang terjadi selama pembelajaran berlangsung guru mengetahui kualitas pemahaman dan penguasaan peserta didik terhadap materi pembelajaran sehingga guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Kepada peneliti lanjutan disarankan dapat dijadikan sebagai pijakan untuk melakukan penelitian lanjutan maupun penelitian serupa dengan penelitian ini yang memfokuskan pada keterampilan selain membaca.