SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Strategi POSSE Terhadap Kemampuan Membaca Kritis Siswa SMP

Kartika Chandra

Abstrak


ABSTRAK

 

Chandra, Kartika. 2013. Pengaruh Strategi POSSE terhadap Kemampuan Membaca Kritis Siswa SMP. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dr. H. Nurhadi, M.Pd, (2) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengaruh, POSSE, membaca, membaca kritis.

 

Membaca merupakan keterampilan berbahasa yang sangat penting. Kegiatan membaca dilakukan manusia untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap-sikap yang baru. Membaca tidak hanya mampu memberi makna terhadap lambang-lambang bahasa, namun diperlukan usaha untuk memahami isinya. Dalam memahami isi bacaan, terdapat beberapa tingkatan dalam membaca, yaitu membaca literal, membaca kritis, dan membaca kreatif. Dalam Standar Isi 2006, kemampuan membaca kritis menjadi salah satu yang diajarkan di sekolah.

Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa adalah strategi pembelajaran. Secara teoritis, kemampuan membaca siswa dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran yang diciptakan oleh guru di kelas. Strategi POSSE merupakan salah satu strategi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa.

Untuk mencapai tujuan pembelajaran membaca kritis pada siswa kelas VII tingkat SMP, maka perlu adanya usaha meningkatkan kemampuan siswa dalam aspek menafsirkan, menganalisis, mengorganisasi, dan menilai bacaan. Masalah yang akan dipecahkan dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh Strategi POSSE terhadap kemampuan membaca kritis siswa SMP dalam menafsirkan bacaan, menganalisis bacaan, mengorganisasi bacaan, dan menilai bacaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi POSSE terhadap kemampuan membaca siswa..

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menguji hipotesis yang dirumuskan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Jenis desain penelitian yang digunakan adalah desain control group pre-test and post-test. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 15 Malang tahun ajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa regular kelas VII SMP Negeri 15 Malang semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sedangkan, sampel menggunakan teknik purposive sample. Langkah-langkah desain eksperimen semu sebagai berikut. Pertama, mengidentifikasi karakterisitik populasi, lalu didapat dua kelas memiliki karakteristik sama yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kedua, pemberian pretes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam membaca kritis. Ketiga, pemberian perlakuan berupa penggunaan strategi POSSE terhadap kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional terhadap kelas kontrol. Keempat, pemberian postes kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dalam penelitian ini terdiri atas empat data, yaitu (1) skor pretes dan postes kemampuan menafsirkan bacaan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, (2) skor pretes dan postes kemampuan menganalisis bacaan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, (3) skor pretes dan postes kemampuan mengorganisasi bacaan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, (4) skor pretes dan postes kemampuan menilai bacaan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data dihitung dengan menggunakan uji-t dengan pengujian H1diterima apabila t0 > 1,991 dan ditolak apabila t0 ≤ 1,991.

Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat dipaparkan bahwa nilai uji statistik (thitung) kemampuan menafsirkan bacaan kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 2,198 lebih besar dari ttabel yaitu 1,991. Selain itu, diperoleh rata-rata skor postes kelas eksperimen (3,74) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (3,28). Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan strategi POSSE terhadap kemampuan menafsirkan bacaan secara kritis siswa SMP. Kedua, nilai uji statistik (thitung) kemampuan menganalisis kontrol dan kelas eksperimen sebesar 2,384 lebih besar dari ttabel yaitu 1,991, sedangkan nilai rata-rata postes siswa kelas eksperimen dalam menganalisis bacaan (5,84) lebih tinggi dibandingkan skor siswa kelas kontrol (5,28). Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan strategi POSSE terhadap kemampuan menganalisis bacaan secara kritis siswa SMP. Ketiga, nilai uji statistik (thitung) kemampuan mengorganisasi bacaan kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 2,197 lebih besar dari ttabel yaitu 1,991, sedangkan nilai rata-rata postes siswa kelas eksperimen dalam mengorganisasi bacaan (3,02) lebih tinggi dibandingkan skor siswa kelas kontrol (1,42). Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan strategi POSSE terhadap kemampuan mengorganisasi bacaan secara kritis siswa SMP. Keempat, nilai uji statistik (thitung) kemampuan menilai bacaan kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 5,453 lebih besar dari ttabel yaitu 1,991, sedangkan nilai rata-rata postes siswa kelas eksperimen dalam menilai bacaan (4,82) lebih tinggi dibandingkan skor siswa kelas kontrol (3,30). Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan strategi POSSE terhadap kemampuan menilai bacaan secara kritis siswa SMP

Bagi guru bahasa Indonesia, hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk menambah pengetahuan dan kreativitas guru dapat menerapkan strategi pembelajaran POSSE untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa. Selain itu, guru dapat mengembangkan strategi membaca ini sesuai dengan kompetensi dan pembelajaran yang akan dicapai.