SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Menanggapi Cara Pembacaan Puisi Siswa SMP/MTs Kelas VII Semester II

Elendea Adhita

Abstrak


ABSTRAK

 

Adhita, Elendea. 2013. Pembelajaran Menanggapi Cara Pembacaan Puisi Siswa SMP/MTs Kelas VII Semester II. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muakibatul Hasanah, M. Pd., (II) Dewi Pusposari, S. Pd, M. Pd.

 

Kata kunci: pembelajaran menanggapi , pembacaan puisi

  

Menanggapi cara pembacaan puisi merupakan salah satu kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP/MTs semester II. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian pembelajaran menanggapi cara pembacaan puisi siswa kelas VII MTs Negeri Malang 2 dan SMP Negeri 12 Malang.

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti bertindak sebagai instrumen kunci sekaligus pengumpul data. Data penelitian ini berupa data kualitatif dari telaah dokumen, observasi, wawancara, dan pendokumentasian, yang meliputi (1) data perencanaan, (2) data pelaksanaan, dan (3) data penilaian pembelajaran menanggapi cara pembacaan puisi. Instrumen pendukung yang digunakan adalah pedoman telaah RPP, pedoman analisis pelaksanaan pembelajaran, pedoman analisis penilaian pembelajaran, dan pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) sajian data, dan (3) penarikan simpulan serta verifikasinya. Data penelitian ini diperiksa dengan teknik triangulasi sumber hasil observasi, hasil wawancara, dan pendokumentasian.

Hasil analisis data, meliputi (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, serta (3) penilaian pembelajaran menanggapi cara pembacaan puisi siswa kelas VII semester II MTs Negeri Malang 2 dan SMP Negeri 12 Malang. Perencanaan pembelajaran, memuat (1) identitas RPP, standar kompetensi, dan kompetensi dasar, (2) indikator, dan tujuan pembelajaran,  (3) materi pembelajaran, (4) metode pembelajaran, (5) kegiatan pembelajaran, (6) sumber belajar dan media pembelajaran, serta (7) perencanaan penilaian. Beberapa hal yang belum tercantum dalam perencanaan pembelajaran guru MTs Negeri Malang 2, yaitu (1) tidak tercantum pertemuan ke- pada identitas RPP, (2) rumusan materi belum memuat prinsip dan prosedur kompetensi yang dipelajari, (3) rumusan metode masih umum, (4) pada perencanaan kegiatan penutup tidak terlihat kejelasan umpan balik, dan tidak tercantum kegiatan tindak lanjut setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran, (5) rumusan sumber belajar dalam masih umum, serta (6) tidak tercantum perencanaan penilaian proses. Beberapa hal yang belum tercantum dalam perencanaan pembelajaran guru SMP Negeri 12 Malang yaitu (1) tidak tercantum pertemuan ke- pada identitas RPP, (2) rumusan indikator dan tujuan masih menunjukkan perilaku umum untuk mengukur tercapainya KD, (3) pada perencanaan kegiatan awal tidak tercantum pemberian motivasi, dan (4) pada perencanaan kegiatan inti, guru memberikan contoh pembacaan puisi kepada siswa tanpa memberikan penjelasan awal tentang aspek-aspek yang perlu ditanggapi oleh siswa. Pelaksanaan pembelajaran terdiri atas kegiatan awal, meliputi (1) apersepsi, dan (2) motivasi. Guru tidak mengaitkan manfaat penguasaan kompetensi dalam kehidupan siswa dan belum terlihat dalam memberikan motivasi kepada siswa. Pelaksanaan kegiatan inti, meliputi (1) eksplorasi, (2) elaborasi, dan (3) konfirmasi. Pada pelaksanaan kegiatan inti tidak terlihat sanggahan yang dikemukakan oleh kelompok lain dan penyimpulan pembacaan puisi yang baik oleh siswa. Pelaksanaan kegiatan penutup, yang meliputi refleksi. Pada pelaksanaan kegiatan penutup guru tidak memberikan refleksi pembelajaran pada siswa dan tidak melakukan penyimpulan terhadap kegiatan pembelajaran secara keseluruhan. Penilaian yang dilakukan oleh guru MTs Negeri Malang 2, yaitu penilaian hasil, sedangkan  penilaian yang dilakukan oleh guru SMP Negeri 12 Malang, yaitu penilaian penilaian proses dan penilaian hasil pembelajaran menanggapi cara pembacaan puisi.

Berdasarkan hasil penelitian, dalam perencanaan, sebaiknya guru memaparkan materi secara rinci dan lengkap. Sebaiknya guru mencantumkan materi tentang langkah-langkah dalam menanggapi cara pembacaan puisi, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menanggapi cara pembacaan puisi, serta contoh dalam menanggapi cara pembacaan puisi. Dalam pelaksanaan, sebaiknya guru menggunakan metode yang memungkinkan siswa kritis dalam mengemukakan tanggapan.  Dalam penilaian, sebaiknya guru menjelaskan secara detail aspek dalam penilaian hasil yaitu, (1) kekritisan, (2) kelogisan, (3) kelancaran, (4) kesantunan, serta (5) kejelasan. Peneliti lain disarankan untuk meneliti pembelajaran apresiasi sastra di sekolah lain sebagai perbaikan komponen perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian.