SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KALIMAT DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS III SD NEGERI WOTSOGO 01 TUBAN TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Nurul Azizah

Abstrak


ABSTRAK

 

Azizah, Nurul. 2013. Kalimat dalam Karangan Narasi Siswa Kelas III SD Negeri Wotsogo 01 Tuban Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumadi, M. Pd., (II) Drs. Dwi Saksomo, M. Si.

 

Kata Kunci: kalimat, karangan narasi

 

Kalimat merupakan satuan bahasa terkecil dalam wujud lisan atau tulisan yang mengungkapkan pikiran secara utuh. Kalimat perlu dikuasai siswa agar proses berbahasa siswa dapat berjalan dengan baik dan benar. Produksi bahasa tulis siswa kelas III SD masih tergolong sederhana, karena pada usia tersebut kelas III merupakan akhir dari tahap kelas rendah. Hal tersebut tampak pada karangan narasi siswa kelas III SD yang khas. Setiap siswa memiliki tingkat dan susunan gaya bahasa sendiri, dan memiliki cara sendiri dalam mengekspresikan makna yang akan disampaikan. Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh deskripsi yang objektif tentang penggunaan kalimat dalam karangan narasi siswa kelas III SD berdasarkan (1) jumlah klausa dan (2) fungsi sintaktisnya.

Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dan disusun dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah sumber tertulis berupa karangan narasi siswa kelas III SD Negeri Wotsogo 01. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Data yang terkumpul berupa kalimat yang terdapat dalam karangan narasi siswa dianalisis berdasarkan model alir Miles dan Huberman. Analisis data tersebut terdiri atas tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan simpulan. Pengecekan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan dan pemeriksaan kepada ahli.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh dua simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, penggunaan kalimat berdasarkan jumlah klausa terdiri atas kalimat sederhana dan kalimat luas. Kalimat luas terbagi menjadi tiga, yaitu kalimat luas setara, kalimat luas tidak setara, dan kalimat luas campuran. Kalimat sederhana lebih banyak digunakan dengan persentase 42%. Kedua, penggunaan kalimat berdasarkan kelengkapan unsur sintaktis terdiri atas kalimat lengkap dan kalimat tidak lengkap. Kalimat lengkap lebih banyak digunakan dengan persentase 94%.

Saran penelitian ini ditujukan kepada dua pihak, yaitu peneliti bahasa dan pengajar bahasa Indonesia. Bagi peneliti bahasa Indonesia disarankan agar melakukan penelitian lebih mendalam lagi terkait masalah kebahasaan, khususnya yang berkaitan dengan kalimat. Bagi pengajar bahasa Indonesia disarankan untuk melakukan pertimbangan penentuan bahan ajar, terutama yang berkaitan dengan penggunaan kalimat dan karangan narasi