SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Blog Karya Ilmiah Remaja Untuk Media Pembinaan Ekstrakurikuler Penulisan Karya Ilmiah Remaja Bagi Siswa SMA

Zulmy Faqihuddin Putera

Abstrak


ABSTRAK

 

Putera, Zulmy Faqihuddin. 2013. Pengembangan Blog Karya Ilmiah Remaja Untuk Media Pembinaan  Ekstrakurikuler Penulisan Karya Ilmiah Remaja Bagi Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia , Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Suyono.,(II) Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Kata Kunci : Pengembangan Blog, Karya Ilmiah, Ekstrakurikuler Penulisan KIR

 

Menulis karya ilmiah merupakan salah satu bentuk kegiatan menulis dengan didasarkan pada kemampuan yang berpikir logis serta dapat dipertanggung jawabkan. Pembelajaran menulis karya ilmiah pada jenjang SMA difokuskan melalui kegiatan pembinaan ekstrakurikuler kelompok kerja Karya Ilmiah Remaja (KIR). Pembinaan ekstrakurikuler penulisan KIR kurang diminati oleh siswa disebabkan belum tersedianya media pembinaan yang mendukung proses kegiatan ekstrakurikuler KIR. Maka dari itu, media dibutuhkan untuk mengatasi hambatan belajar dan mendukung kelancaran pembinaan ekstrakurikuler KIR

Tujuan pengembangan media ini adalah menghasilkan produk blog sebagai wadah pembinaan ekstrakurikuler KIR serta untuk mengetahui kelayakan media tersebut dalam kegiatan pembinaan KIR.  Kemenarikan produk blog terdiri dari aspek bahasa dan tampilan media pembelajaran. Kelayakan terdiri dari aspek isi materi dan bahasa.

Penelitian ini menggunakan metode pengembangan, yakni  (1) mengidentifikasi kebutuhan, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) ujicoba pemakaian, dan (7) revisi produk. Pengembangan produk melalui tahap pra pengembangan dengan menganalisa kebutuhan media oleh pembina KIR dan siswa peserta KIR dalam pembinaan KIR. Pengumpulan data pengembangan blog terlebih dahulu mengkaji tujuan, manfaat, dan kesesuaian materi penulisan karya ilmiah yang diperlukan siswa peserta KIR. Desain media dirancang sesuai dengan karakteristik pengguna, yakni siswa peserta KIR  dan didesain dengan kemasan yang menarik dan alur yang sistematis karena merupakan produk pengembangan blog penulisan KIR. Media ini terintegrasi dengan jaringan internet dan penggunaanya terlebih dulu harus login ke alamat blog. Tampilan blog berisi delapan menu utama , yaitu: (1) Beranda, (2) Tentang Karya Ilmiah, (3) Bahasa Ilmiah, (4) Penulisan, (5) Penyuntingan, (6) Publikasi, (7) Papan Karya, dan (8) Bacaan Pengayaan. Posting yang ditampilkan oleh ke tujuh menu utama yang disertai submenu-submenu berkaitan dengan materi disertai juga bagan dan gambar yang mendukung.

Hasil uji media blog dengan ahli materi menunjukkan kelayakan sebesar 71,9% dan ahli media sebesar 65,6%. Kedua ahli tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut dinyatakan valid dan siap diimplementasikan. Hasil uji dengan pembina KIR menunjukkan kelayakan sebesar 94%, sedangkan dengan 10 siswa peserta menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 85%. Hasil uji coba dengan instrumen angket penilaian oleh validator dan pengguna menunjukkan bahwa media blog sebagai wadah pembinaan ekstrakurikuler KIR tersebut sangat valid dan dapat mendukung kelayakan media setelah diujikan kepada siswa namun perlu direvisi pada aspek bahasa penyampaian, ukuran font, dan kedalaman materi berdasarkan saran oleh ahli dan pembina KIR. Dari penjabaran hasil uji coba tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk media tergolong sangat valid dan dapat diimplementasikan.

Produk yang telah dikembangkan diharapkan bukan sebagai pengganti buku maupun pengganti guru, namun bertujuan sebagai media alternatif dalam mencari informasi secara fleksibel tanpa terikat waktu pembinaan KIR, jadi guru diharapkan tetap mendampingi proses belajar siswa selama pembinaan KIR. Pengembangan lebih lanjut disarankan untuk mengembangkan produk media pembelajaran blog pembinaan penulisan KIR yang lebih kompleks sesuai dengan tuntutan jaman misalnya, website utuh dan untuk pembelajaran yang lebih luas, tidak hanya pembelajaran menulis karya ilmiah.