SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Menemukan Perbedaan Paragraf Induktif dan Deduktif Melalui Kegiatan Membaca Intensif Siswa Kelas XI SMAN 7 Malang Tahun Ajaran 2012/2013

Zainul Eko Arifianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Arifianto, Zainul Eko. 2013. Pembelajaran Menemukan Perbedaan Paragraf Induktif dan Deduktif Melalui Kegiatan Membaca Intensif Siswa Kelas XI SMAN 7 Malang Tahun Ajaran 2012/2013. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd., Pembimbing (II) Drs. Dwi Saksomo, M.Si.

 

Kata kunci: Pembelajaran, Paragraf Induktif dan Deduktif, Membaca Intensif

 

Salah satu kompetensi dasar yang diajarkan dalam sekolah jenjang SMA adalah menemukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif. Paragraf adalah sebuah wacana mini atau satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Artinya, setiap unsur dalam kalimat panjang ada pada kalimat. Paragraf induktif dan deduktif merupakan salah satu jenis kalimat yang dibedakan berdasarkan letak kalimat utamanya. Salah satu cara membaca yang digunakan untuk menentukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif ialah dengan membaca intensif. Membaca intensif adalah membaca teks-teks pendek untuk mencari informasi dan mengembangkan akurasi di dalam memahami teks secara terinci.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran menemukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif siswa kelas XI SMAN 7 Malang dari segi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Manfaat penelitian ini adalah diperolehnya deskripsi mengenai pembelajaran menemukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif dari segi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran.

Data penelitian ini adalah catatan lapangan yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut diperoleh dari siswa kelas XI SMAN 7 Malang dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan mengamati pembelajaran yang dilakukan. Peristiwa yang diamati meliputi persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa pedoman observasi. Observasi dilakukan untuk mengamati pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup, dan penilaian dalam pembelajaran. Selain menggunakan observasi, peneliti juga menggunakan teknik pengumpulan data wawancara. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara yang berisi butir-butir pertanyaan yang ditujukan kepada guru tentang pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Hasil penelitian terbagi menjadi tiga, yaitu, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan  penilaian pembelajaran. Rincian hasil penelitian perencanaan pembelajaran adalah (1) identitas RPP meliputi satuan pendidikan, kelas dan semester, mata pelajaran, dan alokasi waktu ditulis dengan baik; (2) Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mengutip dari lampiran Standar Isi dengan tepat; (3) kalimat indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur kecuali pada indikator ketiga; (4) rumusan tujuan pembelajaran kurang sesuai dengan indikator pembelajaran; (5) materi pembelajaran tidak dijabarkan secara terperinci; (6) skenario pendahuluan memuat langkah memfokuskan perhatian siswa dengan mengajukan pertanyaan pancingan; (7) skenario pembelajaran kegiatan inti memuat langkah-langkah pembelajaran yang menunjukkan perubahan perilaku siswa untuk mencapai kompetensi dasar; (8) skenario kegiatan penutup memuat langkah perumusan kesimpulan belajar dan refleksi; (9) rencana pelaksanaan pembelajaran tidak disertai dengan format penilaian yang jelas.

Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menentukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif tidak sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun. Pada kegiatan pendahuluan terdapat kegiatan apersepsi, pada kegiatan inti meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, dan kegiatan penutup terdapat kegiatan menyimpulkan pembelajaran dan refleksi.

Hasil penelitian penilaian pembelajaran menunjukkan bahwa penilaian yang digunakan oleh guru ialah penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses meliputi siswa yang aktif dalam pembelajaran, aktif bertanya, memberikan jawaban benar sesuai pertanyaan, partisipasi siswa, motivasi, keseriusan, serta hasil kerja siswa selama pembelajaran. Dalam penilaian hasil aspek yang dinilai dalam pembelajaran ialah siswa mampu membedakan antara paragraf induktif, dan paragraf deduktif.Dalam melakukan penilaian proses dan penilaian hasil tersebut tidak disertai dengan pedoman penilaian yang jelas.

Berdasarkan hasil penelitian, bagi guru, penggunaan media pembelajaran dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran untuk guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang menyenangkan. Penggunaan media pembelajaran  juga dapat digunakan untuk pembelajaran kompetensi dasar yang lainnya. Bagi peneliti lain, media pembelajaran dapat dikembangkan untuk kompetensi dasar yang lainnya. Selain itu, kompetensi dasar menemukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif dapat menggunakan media pembelajaran yang lainnya yang sesuai.