SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Telaah Buku Teks Bahasa dan Sastra Indonesia Program IPA-IPS Kelas XI Terbitan Yudhistira

Tomi Tampran Hendrianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Hendrianto, Tomi Tampran. 2013. Telaah Buku Teks Bahasa dan Sastra Indonesia Program IPA-IPS Kelas XI Terbitan Yudhistira. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.H. Imam Agus Basuki, M.Pd, (II) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd.

 

Kata Kunci : telaah buku teks, buku teks bahasa dan sastra Indonesia, program IPA-IPS kelas XI

 

Buku teks adalah sarana belajar yang digunakan di sekolah dan di perguruan tinggi untuk menunjang suatu proses pembelajaran. Buku teks dalam pembelajaran sangatlah penting. Kehadiran buku teks dalam pembelajaran akan lebih mengoptimalkan kinerja guru. Ketika seorang pengajar atau guru tidak berperan sebagaimana mestinya maka salah satu rujukan yang digunakan siswa adalah buku teks.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis buku ajar bahasa dan sastra Indonesia Program IPA-IPS kelas XI terbitan Yudhistira tahun 2007. Tujuan lebih lanjut dengan dilaksanakanya penelitian ini adalah, (I) menganalisis kelayakan isi buku ajar bahasa dan sastra Indonesia kelas XI program IPA-IPS terbitan Yudhistira, (II) menganalisis kelayakan penyajian buku ajar bahasa dan sastra Indonesia kelas XI program IPA-IPS terbitan Yudhistira, (III) menganalisis kelayakan bahasa buku ajar bahasa dan sastra Indonesia kelas XI program IPA-IPS terbitan Yudhistira.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluatif. Penelitian deskriptif evaluatif adalah penelitian yang menuntut persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu adanya kriteria, tolok ukur, atau standar, yang digunakan sebagai pembanding bagi data yang diperoleh. Tujuan penelitian deskriptif evaluatif yaitu untuk mengetahui keterlaksanaan kebijakan. Bukan hanya pada kesimpulan sudah terlaksana dengan baik atau tidaknya, tetapi mengetahui jika belum baik imlpementasinya, apa yang telah menyebabkan, di mana letak kelemahanya, dan jika lemah apa penyebabnya. Berdasarkan data yang diperoleh, penelitian ini digolongkan penelitian analisis isi, yaitu penelitian yang bersifat pembahasan yang mendalam terhadap isi atau informasi tertulis atau tercetak. Rancangan penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan dengan sebenar-benarnya kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan kelayakan bahasa buku teks bahasa dan sastra Indonesia program IPA-IPS kelas XI terbitan Yudhistira.

Penelitian yang dilakukan menghasilkan tiga nilai berupa persentase. Pertama,  persentase kelayakan isi 67%. Dengan kata lain, isi buku teks cukup layak digunakan berdasarkan butir penilaian kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD, keakuratan materi, dan materi pendukung pembelajaran. Kedua, Persentase kelayakan penyajian 89%. Pengertianya adalah, buku teks sangat layak digunakan berdasarkan butir penilaian teknik penyajian, penyajian pembelajaran, dan kelengkapan penyajian. Ketiga, persentase kelayakan bahasa 85%. Dengan kata lain, penggunaan bahasa buku teks sangat layak digunakan berdasarkan butir penilain indikator kesesuaian dengan tingkat perkembangan siswa, kekomunikatifan, dan keruntutan dan keterpaduan alur berpikir.

Hasil penelitian berupa persentase dan penjelasan dari setiap indikator penilaian kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan kelayakan bahasa. Persentase terendah ditemukan pada indikator penilaian keterkinian contoh dan rujukan, yaitu sebesar 3%. Contoh dan rujukan yang digunakan buku teks tidak terbaru. Pada kompetensi dasar memerankan naskah drama, buku teks memberikan contoh naskah drama berjudul Majalah Dinding yang ditulis pada tahun 1991, sementara buku teks ini masih digunakan tahun 2012. Hal tersebut tidak sesuai dengan indikator penilaian keterkinian contoh dan rujukan, yaitu maksimal menggunakan rujukan lima tahun terakhir. Persentase tertinggi terdapat pada indikator penilaian berpusat pada siswa, yaitu 100%. Materi yang disajikan buku teks bersifat interaktif dan partisipatif sehingga memotivasi siswa untuk belajar mandiri. Pada kompetensi dasar menulis surat niaga, surat kuasa, dan memo, penyajian sepenuhnya berpusat pada siswa. Materi memberikan contoh surat kuasa, surat niaga, dan memo untuk dipelajari, setelah mempelajarinya, siswa ditugaskan secara mandiri untuk menulis surat kuasa, surat niaga, dan memo dengan topik yang telah ditentukan.

Dari hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa secara umum buku teks bahasa dan sastra Indonesia program IPA-IPS kelas XI terbitan Yudhistira telah memenuhi syarat kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan kelayakan bahasa sehingga buku teks tersebut layak digunakan dalam memperlancar proses pembelajaran di sekolah.

Sebagai langkah pemanfaatan hasil penelitian, guru yang sebagai pengajar dalam kelas dan mengetahui karakteristik siswa hendaknya memilih buku yang sesuai dengan keadaan kelas untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pembelajaran. Untuk penyusun buku teks  hendaknya lebih teliti dalam penulisan buku teks  tentang kelayakan isi, kelayakan penyajian dan kelayakan bahasa khususnya dalam memberikan contoh dan rujukan yang sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga kedepannya menghasilkan buku teks yang berkualitas. Bagi peneliti selanjutnya penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan rujukan dalam menelaah buku teks bahasa dan sastra Indonesia lainnya mengingat penelitian ini hanya meneliti satu buku  ajar dari penerbit Yudhistira, masih banyak buku ajar yang beredar di masyarakat yang dapat digunakan sebagai bahan penelitian.