SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Membaca dan Menulis untuk Siswa Kelas X SMK

Dwi Putri Pertiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

Pertiwi, Dwi Putri. 2013. Pengembangan Modul Membaca dan Menulis untuk Siswa Kelas X SMK. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd., (II) Dr. Nita Widiati Efsa, M.Pd.

 

Kata kunci : pengembangan modul, membaca, menulis.

 

Penelitian pengembangan ini didasari oleh belum tersedianya modul yang mengembangkan keterampilan membaca dan menulis secara terintegrasi di SMK. Membaca adalah aktivitas menyerap informasi sebanyak-banyaknya dari suatu teks, sedangkan menulis adalah kemampuan menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Membaca dan menulis adalah keterampilan yang kompleks dengan melibatkan berbagai tindakan untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas. Dua keterampilan ini memiliki hubungan yang erat satu sama lain dan harus ditumbuhkembangkan dalam diri peserta didik kelas X SMK sebagai bekal di masyarakat. Salah satu cara menumbuhkembangkan keterampilan membaca dan menulis peserta didik adalah menyediakan modul membaca dan menulis yang dapat memandu peserta didik belajar mandiri.

Penelitan dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan modul terintegrasi membaca dan menulis untuk peserta didik kelas X SMK untuk memandu belajar mandiri. Modul yang dikembangkan meliputi lembar kegiatan peserta didik, lembar kerja, lembar soal, lembar jawaban, dan kunci jawaban.

Rancangan penelitian ini adalah hasil adaptasi model pengembangan Borg and Gall (Arifin, 2012:128). Hasil modifikasi tersebut meliputi (1) potensi masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, dan (8) produk akhir.

Kompetensi Dasar (KD) yang dikembangkan dalam produk meliputi dua kompetensi membaca dan empat kompetensi menulis yang diintegrasikan. Keenam kompetensi tersebut adalah (1) KD [1.3] membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat, (2) KD [1.4] memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks, (3) KD [1.9] menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata, (4) KD [1.10] membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat, (5) KD [1.11] menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi, dan (6) KD [1.12] membuat parafrasa dari teks tertulis. Keseluruhan modul ini dikembangkan secara utuh dalam empat modul, yakni modul ke-1 memuat KD [1.3] dan [1.9], modul ke-2 memuat KD [1.4] dan [1.10], modul ke-3 memuat KD [1.3] dan [1.11], dan modul ke-4 memuat KD [1.4] dan [1.12]. Keseluruhan kompetensi tersebut dipadukan dengan mengacu pada teori tentang membaca, menulis, model pembelajaran, dan teori modul yang relevan sehingga menghasilkan produk yang layak digunakan.     

Kompetensi yang disajikan berdasarkan analisis kurikulum dan analisis kebutuhan peserta didik sesuai kurikulum KTSP. Pembelajaran dikembangkan dengan prinsip EEK (Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi) yang dipadukan dengan pembelajaran kontekstual. Tampilan disajikan dengan warna yang kontras dan full colour agar menarik peserta didik untuk belajar. Tampilan dan tata letak disajikan sesuai dengan aturan penyusunan bahan ajar yang baik.

Sajian dan analisis data pada penelitian ini dibedakan menjadi empat, yaitu (1) penyajian hasil prapengembangan, (2) penyajian hasil pengembangan, (3) penyajian data dan analisis hasil uji coba, dan (4) revisi produk. Produk pengembangan kemudian diujicobakan kepada ahli, praktisi, dan peserta didik. Modul dinilai dengan lima kriteria penilaian, yaitu pengembangan kompetensi, isi (materi dan soal), urutan kegiatan pembelajaran, bahasa, dan tampilan.

Hasil uji coba menyatakan bahwa penilaian pengembangan aspek kompetensi sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 3,75 sehingga tindak lanjutnya adalah implementasi. Penilaian aspek isi (materi dan soal) menunjukkan nilai rata-rata sebesar 3,00 sehingga tindak lanjutnya adalah revisi. Penilaian terhadap kegiatan pembelajaran dalam modul memperoleh nilai rata-rata 3,20 sehingga tindak lanjutnya adalah implementasi. Penilaian terhadap aspek bahasa menunjukkan nilai rata-rata sebesar 2,75 sehingga tindak lanjutnya adalah revisi. Penilaian aspek tampilan menunjukkan nilai rata-rata adalah 2,50 sehingga tindak lanjutnya adalah revisi.

Hasil uji coba juga menyatakan bahwa penyajian kompetensi dan tujuan belajar bagi peserta didik menghasilkan nilai yang baik. Namun, terdapat saran dari praktisi untuk menghilangkan persentase hasil jawaban pada penyajian indikator KD [1.3]. Awalnya, tujuan pembelajaran menyatakan bahwa peserta didik mampu menjawab 70% soal dengan benar yang berhubungan dengan teks yang dibaca. Berdasarkan saran yang diberikan, maka angka 70% tersebut dihilangkan menjadi “Mampu menjawab soal yang berhubungan dengan teks yang dibaca.” Saran pada aspek materi diperoleh dari ahli, yaitu menghilangkan teori kebahasaan dan linguistik dan mengubah menjadi tips penggunaannya. Saran lain terletak pada pengembangan komponen soal. Saran ahli tentang soal adalah (1) soal tentang analisis jenis wacana dalam bahasa Indonesia diganti dengan soal pemahaman, dan (2) menghilangkan soal latihan tentang klasifikasi kelas kata bahasa Indonesia. Selebihnya, catatan tertuju pada tampilan agar tampilan dibuat lebih menarik, lebih kontras, lebih bervariasi, dan lebih dipadatkan. Seluruh penilaian tersebut dijadikan acuan untuk melakukan revisi dan pengembangan modul agar menjadi layak untuk diimplementasikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Pertiwi, Dwi Putri. 2013. Development of Reading and Writting Module for Student Grade of High School. S1 Thesis, Indonesian Department, State University of Malang. Advisor: (1) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd, (2) Dr. Nita Widiati Efsa, M.Pd.

 

Keywords: development of module, reading, writting

 

This research and development based on the unavailability module wich develops the student ability of reading and writting in a integration manner in grade high school. Reading is absorb of information activity as many as from the teks, whereas writting is pour ability the idea in a written manner. Reading and writting is a complete to be able with engage variety of action to  produce quality of writting. Two skills have a close of relationship this other and must to be upgrading in student self grade high school as supplies in society. One of manner to upgrading reading and writting student skills is prepare the reading and writting module that can guide student to learning stand alone.

This research and development is aimed to development the integration module of reading and writting for teenth graders of High School grounded on mudule component to guide student for stand alone learning. development of the component pervade the student sheet activity, worksheet, mattersheet, rejoindersheet, and sheet of rejoinder keys.

Plan of research is prosedural model. Prosedural models make is adaptation from development model Borg and Gall (in Arifin, 2012:128) wich pervade teen phase research. The models is (a) problem potension, (b) aggregation data, (c) design of product, (d) design validation, (e) revision design, (f) test of product, (g) revision of product, (h) last product.

Based of competence is two reading competence and four writting competence that integration. The sixth basic competence developed by the research trough the module is (1) KD [1.3] speed reading for comprehend written information in society context, (2) KD [1.4] comprehend the written information in text other, (3) KD [1.9] writting with employing categories/classword, (4) KD [1.10] writting variety of text in society context with choose words, type of words, and idiom on exact, (5) KD [1.11] applying for question sentence in a writting manner agree with comunication situation, and (6) KD [1.12] writting paraphrase from the writing text. Totality of this competence develop in a intact as four module, is one’s module stow KD [1.3] and KD [1.9], second module stow KD [1.4] and KD [1.10], third module stow KD [1.3] and KD [1.11], and fourth module stow KD [1.4] and KD [1.12]. Totality of competence refer from theory of reading, writting, learning models, and module theory is relevant until produce the suitable product of learning.

Development product is integration module of reading and writting grounded on module component. The offer of competence is curriculum analysis and requirement analysis the student agree with KTSP curriculum. Development of learning  activity is pronciple of EEK (exploration, elaboration, and confirmation) that one’s to contextual learning. Display of module is contrast colour  and full colour to interest the student to learn. The display and set up is based the good materials learning.

The dish and data analysis in research the difference to four that is (1) dish of result predevelopment, (2) dish of result development, (3) dish and analysis of result test, and (4) revision product. Then, development product is test to three subject of data that expert, practice, and student. Development of module value with fifth criteria, that is competence development, contents (matter and question), learning activity, language, and display. Result of test shows that development of competence is better with average value as big as 3,75. This is shows that implementation continue. Grounded on activity sheet the student that include content aspect (matterial and question) shows that average value as big as 3,00. This is shows that revision continue. Value of learning activity in module getting average value as big as 3,20 until that implementation continue. The language aspect shows that average value is 2,75 until that revision continue. Development of display aspect shows that average value is 2,50. This is shows that revision continue.

The result of test shows that competence dish and purpose learn for student is good value. However, getting the suggestion from practice to break of percentage result of rejoinder in indicator KD [1.3]. First, purpose the learning is student be able to rejoinder 70% question with correct from the text. Grounded of suggestion, so value to break of the indicator, become “Be able to rejoinder of question from the teks with correct.” Suggestion to material aspect getting from expert, that is to break language theory and linguistic theory and becomes to a bit or information. The other suggestion about question aspect is (1) question about text analysis replace that comprehension question, (2) to break of rehearsal question the classification of classwords. Remainder, script to display in order to make interest, contras, variation, and compact. All the value and suggestion to be reference to revision and development of module to be reasonable to implementation.