SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Asesmen Pembelajaran Berbicara di Kelas IV SDN Tamanan Kediri

Dwi Rozaanatus Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Dwi Rozaanatus. 2013. Asesmen Pembelajaran Berbicara di Kelas IV SDN Tamanan Kediri. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd, (II) Dra. Hj. Ida Lestari, M.Si.

 

Kata Kunci: asesmen, pembelajaran berbicara, kelas IV SD

 

Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan di jenjang Sekolah Dasar (SD). Salah satu keterampilan yang harus dikuasai siswa adalah keterampilan berbicara. Keterampilan berbicara bertujuan untuk melatih siswa berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai kaidah-kaidahnya. Keterampilan berbicara merupakan keterampilan produktif lisan yang secara langsung berkaitan dengan proses pembelajaran. Ketercapaian siswa dalam menguasai keterampilan berbicara dapat diukur melalui asesmen. Asesmen membantu guru untuk menentukan tindak lanjut dan sebagai laporan hasil belajar siswa. Pelaksanaan asesmen menemui berbagai kendala yang mempengaruhi proses asesmen terhadap kompetensi dasar yang diajarkan guru.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) teknik asesmen dalam pembelajaran berbicara di kelas IV, (2) penggunaan hasil asesmen pembelajaran berbicaradi kelas IV, dan (3) kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan asesmen pembelajaran berbicara di kelas IV SDN Tamanan Kediri.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah RPP, hasil rekonstruksi soal dari proses pembelajaran berbicara, hasil tes, dan hasil wawancara. Data diperoleh dari informasi mengenai asesmen pembelajaran berbicara, catatan lapangan, pedoman observasi, format pengamatan, dan pertanyaan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia atau peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan trianggulasi ahli.Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data,analisis data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, teknik pembelajaran asesmen tidak dilakukan guru dengan baik. Perencanaan yang dilaksanakan guru kurang menggambarkan asesmen karena tidak ada daftar pertanyaan dan rambu-rambu jawaban dalam perencanaan tes lisan. Penyusunan asesmen tidak menggunakan rubrik yang sesuai dengan profil keterampilan berbicara. Pelaksanaan asesmen tidak diwujudkan dengan baik hal ini tergambar dari Rubrik penilaian hasil pembelajaran berbicara tidak terproporsi dengan benar. Guru hanya mengira-ngira dalam memberikan rentang nilai tanpa mempertimbangkan aspek mana yang mendapat rentang nilai paling tinggi  Kedua,penggunaan hasil asesmen pada pembelajaran berbicara kurang sesuai. Guru menggunakan hasil asesmen sebagai laporan hasil belajar siswa tetapi tidak diwujudkan secara spesifik dalam daftar nilai. Guru tidak melakukan penilaian secara berkelanjutan. Ketiga, kendala yang dihadapi guru yaitu merencanakan asesmen dan kendala teknis

Dari serangkaian kegiatan asesmen pembelajaran berbicara di atas, guru tidak melaksanakan asesmen dengan baik mulai dari perencanaan, penyusunan, hingga pelaksanaan asesmen sehingga tujuan asesmen pembelajaran berbicara tidak tercapai.