SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGGUNAAN MEDIA DONGENG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PANTUN SISWA KELAS VII MTS RAUDLATUL ULUM KARANGPLOSO

Devi Arveni

Abstrak


ABSTRAK

 

Arveni, Devi. 2013. Penggunaan Media Dongeng untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Pantun Siswa Kelas VII MTs Raudlatul Ulum Karangploso. Skripsi. Prodi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, S.Pd., M.Pd. (II) Dwi Sulistyorini, S.S., M.Hum

 

Kata Kunci: kemampuan menulis pantun, media dongeng

 

Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada umumnya, mempunyai empat aspek yang harus dimiliki sebagai keterampilan dasar dan  peserta didik wajib menguasainya. Keempat aspek tersebut meliputi aspek berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis. Menulis merupakan salah satu aspek dari kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia selain membaca, mendengarkan, dan berbicara. Dalam hal ini menulis merupakan salah satu kegiatan yang harus dimiliki dan dipelajari oleh peserta didik baik peserta didik SD, SMP, maupun SMA/SMK. Menulis merupakan sebuah proses kreatif menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis untuk tujuan, misalnya memberitahu, meyakinkan, atau menghibur. Salah satu kemampuan menulis kreatif yang diajarkan kepada peserta didik kelas VII adalah menulis pantun.

Media dongeng dapat dijadikan sebagai media pembelajaran menulis pantun. Media dongeng merupakan salah satu cara yang menarik dan menyenangkan untuk mempelajari Bahasa Indonesia dalam pembelajaran pantun. Media dongeng  memacu peserta didik, merangsang untuk berpikir kreatif, dan mempermudah dalam belajar pantun. Dengan media dongeng, peserta didik dapat menuangkan pesan moral dan nilai edukasinya yang disampaikan dalam dongeng untuk dijadikan sebuah pantun.

Secara umum, penelitian yang dirancang dengan berbasis PTK ini berupaya menjawab masalah tentang proses dan hasil penggunaan media dongeng untuk meningkatkan kemampuan menulis pantun siswa kelas VII MTs Raudlatul Ulum. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa penggunaan media dongeng dapat meningkatkan proses dan hasil menulis pantun pada siswa  kelas VII MTs Raudlatul Ulum.

Proses penggunaan media dongeng pada siklus I peserta didik yang mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh sejumlah 54%. Peserta didik yang segera mengerjakan apabila mendapat tugas sebanyak 54%, dan peserta didik yang bersemangat mengerjakan tugas sejumlah 18%. Peserta didik yang saling membantu anggota kelompok sejumlah 42%. Peserta didik yang memberikan kesempatan kepada teman kelompoknya mengemukakan pendapat sebanyak 69%. Peserta didik yang memecahkan masalah bersama-sama sebanyak 69%. Penggunaan media dongeng dalam menulis pantun, peserta didik dibiasakan untuk mandiri dan kreatif. Peserta didik yang mengerjakan berdasarkan kemampuan sejumlah 100%. Peserta didik yang tidak mengganggu kelompok lain sebanyak 54%. Peserta didik yang menggunakan pemilihan kata yang sesuai dan baik 24%, dan peserta didik yang mengerjakan berdasarkan ide sendiri sejumlah 100%.

Pada siklus II bahwa peserta didik  yang mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh sejumlah 85%. Peserta didik yang segera mengerjakan apabila mendapat tugas sebanyak 79%, dan yang bersemangat mengerjakan tugas sejumlah 91%.  Kekompakan dalam kelas terlihat dalam kerjasama antar anggota sudah terlihat meningkat. Peserta didik yang saling membantu anggota kelompok sejumlah 73%. Peserta didik yang memberikan kesempatan kepada teman kelompoknya mengemukakan pendapat sebanyak 82%. Peserta didik yang memecahkan masalah bersama-sama sebanyak 76%. Penggunaan media dongeng dalam menulis pantun, peserta didik dibiasakan untuk mandiri dan kreatif. Peserta didik yang mengerjakan berdasarkan kemampuan sejumlah 91%. Peserta didik yang tidak mengganggu kelompok lain sebanyak 79%. Peserta didik yang menggunakan pemilihan kata yang sesuai dan baik 79%, dan peserta didik yang mengerjakan berdasarkan ide  sendiri sejumlah 91%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan penggunaan media dongeng untuk meningkatkan kemampuan menulis pantun mampu meningkatkan kreatif dan kemandirian peserta didik kelas VII MTs Raudlatul Ulum.

Hasil penggunaan media dongeng mampu meningkatkan kemampuan menulis pantun dengan aspek yang kesesuaian isi, kesesuaian rima, letak isi dan sampiran, jumlah suku kata tiap baris. Pada aspek kesesuaian isi, terjadi peningkatan yang semula 72% di siklus I, menjadi 82% siklus II. Aspek keesuaian rima juga mengalami peningkatan yang awalnya 67% siklus I, bertambah menjadi 83% siklus II. Kemampuan dalam aspek letak isi yang semula 94% di siklus I, sedangkan 88% siklus II. Pada aspek menentukan jumlah suku kata tiap baris siklus I  91%, sedangkan 88% di siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media dongeng mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menulis pantun pada kelas VII MTs Raudlatul Ulum Karangploso.

Berdasarkan hasil belajar siswa, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media dongeng untuk meningkatkan kemampuan menulis pantun terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis pantun pada siswa kelas VII MTs Raudlatul Ulum. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat menggunakan media dongeng pada pembelaaran, khususnya pembelajaran menulis pantun. Hal ini dapat memudahkan siswa untuk mempelajari dan memahami pantun.