SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Menulis Naskah Drama Siswa Kelas IX SMP dengan Pemanfaatkan Peristiwa Faktual Berita sebagai Sumber Ide.

Irma Hardani

Abstrak


ABSTRAK

 

Hardani, Irma. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Naskah Drama Siswa Kelas IX SMP dengan Pemanfaatkan Peristiwa Faktual Berita sebagai Sumber Ide. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd, (II) Dr. Sunoto, M.Pd.

 

Kata Kunci: bahan ajar, naskah drama, peristiwa faktual berita

 

Pembelajaran menulis sastra khususnya menulis naskah drama adalah salah kegiatan yang bertujuan melatih siswa untuk menuangkan ide, pikiran, gagasan, dan perasaan yang diwujudkan dalam sebuah tulisan yaitu naskah drama. Salah satu faktor yang menjadi hambatan dalam pembelajaran menulis drama adalah karena kurang tersedianya bahan ajar yang mendukung proses pembelajaran. Berdasarkan analisis kebutuhan diketahui bahwa faktor yang menghambat pembelajaran menulis naskah drama adalah belum tersedianya bahan ajar yang mendukung proses pembelajaran.

Penelitian ini bertujuan  mengembangkan bahan ajar menulis naskah drama dengan pemanfaatkan peristiwa faktual berita sebagai sumber ide yang memenuhi syarat isi, sistematika penyajian, bahasa, dan tampilan. Uji coba bahan ajar dilakukan sebanyak empat kali yaitu uji ahli pembelajaran penulisan naskah drama, penulisan bahan ajar, praktisi, dan siswa untuk menghasilkan produk yang layak. Data penelitian berupa data verbal lisan yaitu hasil wawancara, komentar, serta saran dari uji ahli, sedangkan verbal tulis berupa hasil analisis kurikulum, analisis kebutuhan, dan studi penelitian terdahulu. Masukan-masukan disikapi sebagai data untuk menghasilkan bahan yang berterima.

Penelitian pengembangan ini menghasilkan langkah-langkah pemanfaatan peritiwa faktual berita sebagai sumber ide yaitu (1) mengidentifikasi unsur what, (2) mengidentifikasi unsur who, (3) mengidentifikasi unsur when dan where, (4) mengidentifikasi unsur. Setelah mengidentifikasi unsur, tahap selanjutnya adalah menganalisis setiap unsur dalam berita menjadi kerangka naskah drama yaitu (1) menganalisis unsur what dikembangkan menjadi tema, (2) menganalisis unsur who dikembangkan menjadi tokoh dan perwatakan, (3) menganalisis unsur when dan where dikembangkan menjadi latar, (4) menganalisis unsur why dan how dikembangkan menjadi alur, (5) berlatih membuat dialog berdasarkan berita yang sudah dikembangkan, hingga (6) membuat naskah drama dengan memanfaatkan peristiwa faktual berita sebagai sumber ide.

Berdasarkan hasil analisis keempat tahap uji coba yang telah dilakukan, menunujukkan bahwa produk bahan ajar yang dikembangkan secara keseluruhan telah layak diimplementasikan dalam pembelajaran. Beberapa aspek dari isi, sistematika penyajian, bahasa, dan tampilan dalam bahan ajar masih harus direvisi untuk kesempurnaan produk bahan ajar. Siswa dan guru dapat memanfaatkan produk hasil pengembangan ini dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Produk pengembangan dapat disebarluaskan dalam forum MGMP dan dapat dimuat dalam jurnal penelitian.