SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Asesmen Pembelajaran Menulis Kreatif Puisi Siswa Kelas VII SMP/MTs

Herlina Agustin

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustin, Herlina. 2013. Pengembangan Instrumen Asesmen Pembelajaran Menulis Kreatif Puisi Siswa Kelas VII SMP/MTs. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M. Pd., (II) Dr. Roekhan, M. Pd.

 

Kata kunci: instrumen asesmen, pembelajaran menulis kreatif puisi.

 

Asesmen merupakan satu-satunya langkah yang diambil oleh guru untuk mengetahui kemampuan menulis kreatif puisi siswa. Demi ketercapaian tujuan penilaian, diperlukan sebuah instrumen asesmen yang dapat mengukur kompetensi siswa dalam menulis kreatif puisi. Instrumen asesmen yang digunakan harus mampu mengukur keberhasilan belajar yang dicapai siswa sebagaimana yang tertulis dalam setiap indikator pembelajaran. Hal yang melatarbelakangi pengembangan instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi siswa kelas VII SMP/MTs antara lain, pentingnya instrumen tersebut dan masih ada kekurangan terhadap instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi yang sudah ada.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) mengembangkan instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi dengan memperhatikan validitas, (2) mengembangkan instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi dengan memperhatikan reliabilitas, dan (3) mengembangkan instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi dengan memperhatikan kepraktisan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model prosedural dan memodifikasi dari sepuluh langkah penelitian dan pengembangan Borg dan Gall, yaitu (1) studi pendahuluan, (2) pengembangan model, dan (3) uji model. Untuk mengetahui kelayakan model atau produk, dilakukan uji kepada ahli asesmen dan evaluasi pembelajaran, ahli isi sastra Indonesia, ahli praktisi atau guru bahasa dan sastra Indonesia, dan siswa kelas VII SMP/MTs. Jenis data yang dikumpulkan pada kegiatan pengembangan ini antara lain adalah data tertulis dan data verbal. Data tertulis meliputi catatan uji coba, saran, koreksi, dan komentar para subjek uji coba. Sedangkan data verbal berupa rekaman hasil dari wawancara dengan  para subjek uji coba setelah dilakukannya uji coba. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian pengembangan ini adalah  pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman angket penilaian. Analisis data tertulis dan verbal dianalisis kemudian diaplikasikan terhadap produk penilaian instrumen asesmen berupa pedoman atau angket penilaian kelayakan instrumen asesmen. Instrumen asesmen tersebut menghasilkan data nonverbal berupa skor dan data verbal berupa saran-saran perbaikan.

Hasil uji instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi berkenaan dengan keindahan alam adalah sebagai berikut. (a) Hasil uji coba kepada ahli asesmen dan evaluasi pembelajaran diperoleh hasil uji validasi sebesar 80,5 %, reliabilitas sebesar 75%, dan kepraktisan sebesar 75%. (b) Hasil uji coba dengan ahli isi sastra Indonesia diperoleh hasil uji penggunaan bahasa sebesar 100% dan kelayakan isi sebesar 90,9%. (c) Hasil uji coba kepada praktisi atau guru bahasa dan sastra Indonesia diperoleh hasil uji kepraktisan sebesar 85,7%. Hasil uji coba kepada siswa kelas VII SMP sebesar 92,5%. Hasil uji instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi menunjukkan bahwa produk tergolong layak dan dapat diimplementasikan.

Hasil uji instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi berkenaan dengan peristiwa yang pernah dialami adalah sebagai berikut. (a) Hasil uji coba kepada ahli asesmen dan evaluasi pembelajaran diperoleh hasil uji validasi sebesar 83,3 %, reliabilitas sebesar 75%, dan kepraktisan sebesar 91,7%. (b) Hasil uji coba dengan ahli isi sastra Indonesia diperoleh hasil uji penggunaan bahasa sebesar 100% dan kelayakan isi sebesar 93,2%. (c) Hasil uji coba kepada praktisi atau guru bahasa dan sastra Indonesia diperoleh hasil uji kepraktisan sebesar 89,3%. Hasil uji coba kepada siswa kelas VII SMP sebesar 95,4%. Hasil uji instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi menunjukkan bahwa produk tergolong layak dan dapat diimplementasikan

Sebagai langkah pemanfaatan produk hasil pengembangan, guru disarankan untuk dapat memanfaatkan instrumen asesmen pembelajaran menulis kreatif puisi ini sebagai alat untuk menilai kemampuan menulis kreatif puisi siswa kelas VII SMP/MTs. Bagi peneliti lain, produk instrumen penilaian pembelajaran menulis kreatif puisi dapat digunakan sebagai pertimbangan dan sumber bacaan dalam mengembangkan instrumen asesmen pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang lebih baik lagi, juga mengembangkan instrumen asesmen yang lain.