SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Skripsi Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UM Angkatan 2008

Fitrotus Sidqiyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Sidqiyah, Fitrotus. 2013. Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Skripsi Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UM Angkatan 2008. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd., (II) Drs. Bustanul Arifin, S.H. M.Hum.

 

Kata kunci: analisis kesalahan, skripsi mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia, bahasa Indonesia, kalimat efektif, penerapan kaidah EYD.

 

Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi negara. Salah satu fungsi bahasa Indonesia adalah sebagai pendukung kegiatan keilmuan. Karena itu, bahasa Indonesia diajarkan dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Penggunaan bahasa Indonesia meliputi empat keterampilan, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Namun, dalam studi sederhana yang dilakukan oleh peneliti terhadap skripsi Jurusan Sastra Indonesia UM masih banyak ditemukan kesalahan penggunaan bahasa Indonesia, terutama berkaitan dengan bentukan kalimat efektif dan penerapan kaidah EYD.

Berdasarkan hal tersebut, penelitian dengan judul Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Skripsi Jurusan Sastra Indonesia UM Angkatan 2008 ini difokuskan untuk mendeskripsikan (1) bentukan kalimat efektif dan (2) penerapan kaidah EYD. Bentukan kalimat efektif meliputi aspek kegramatikalan, pilihan kata, kehematan, kelogisan, kepaduan, dan kecermatan. Penerapan kaidah EYD meliputi aspek pemakaian huruf, penulisan kata, dan pemakaian tanda baca.

Adapun pengambilan data untuk skripsi prodi pendidikan menggunakan teknik snowball sampling karena jumlah skripsi Jurusan Sastra Indonesia prodi pendidikan angkatan 2008 pada 2013 tidak terjangkau untuk dianalisis seluruhnya. Teknik Snowball sampling yaitu sumber data diambil secara acak dan mula-mula jumlahnya kecil kemudian ditambah untuk menguatkan atau melengkapi data yang diperoleh. Sementara itu, jumlah skripsi Jurusan Sastra Indonesia prodi nonpendidikan angkatan 2008 pada 2013 hanya 5. Jumlah tersebut terjangkau sehingga seluruhnya dianalisis.

Dari hasil analisis, secara umum dapat ditarik simpulan bahwa kualitas penggunaan bahasa Indonesia dalam skripsi mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UM angkatan 2008 masih belum baik. Namun, jika dibandingkan, skripsi prodi pendidikan masih lebih baik daripada prodi nonpendidikan. Kesalahan yang terbanyak ditemukan adalah bentukan kalimat efektif aspek kehematan, sedangkan kesalahan yang paling sedikit ditemukan yaitu aspek penulisan kata pada skripsi prodi pendidikan dan aspek kepaduan dan kecermatan pada skripsi prodi nonpendidikan. Hasil penelitian ini tidak berlaku bagi populasi di luar data yang dianalisis.