SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN PRESENTASI ILMIAH DI SMA

HILMIA WARDANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Wardani, Hilmia. 2013. Pengembangan Instrumen Asesmen Presentasi Ilmiah di SMA. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurhadi, M.Pd., (II) Dr. Titik Harsiati, M.Pd.

 

Kata Kunci: Instrumen asesmen, Presentasi Ilmiah.

 

Presentasi ilmiah merupakan salah satu keterampilan berbicara yang harus dikuasai oleh siswa. Presentasi ilmiah adalah proses unjuk kerja oleh siswa untuk mempresentasikan materi dalam karya ilmiah yang telah disusun secara lengkap, ringkas, jelas, runtut, dan penuh percaya diri dengan memperhatikan faktor-faktor penunjang keefektifan presentasi. Ketercapaian penguasaan tersebut  dapat diketahui melalui instrumen asesmen presentasi ilmiah.

Instrumen asesmen presentasi ilmiah berperan penting untuk menilai ketercapaian kompetensi siswa dalam melakukan keterampilan tersebut. Sayang, berdasarkan hasil wawancara dengan guru bahasa Indonesia di MAN 3 Malang, dapat diketahui bahwa penggunaan instrumen asesmen kurang diperhatikan dalam proses penilaian presentasi ilmiah. Hal tersebut terbukti dari tindakan guru yang menilai kemampuan presentasi ilmiah siswa tanpa menggunakan rubrik penilaian. Adapun hasil analisis pada rubrik penilaian di RPP ditemukan bahwa kualitas rubrik tersebut masih rendah.

Untuk mengatasi problematika di atas, dikembangkanlah instrumen asesmen presentasi ilmiah di SMA yang terdiri atas instrumen asesmen kinerja dan instrumen asesmen proses. Kedua instrumen tersebut dikemas dalam pedoman asesmen presentasi ilmiah di SMA. Model pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Borg & Gall.

Instrumen asesmen presentasi ilmiah dalam penelitian ini dikembangkan melalui tahap validasi dan uji coba lapangan. Tahap validasi dilakukan untuk mengukur ketercapaian validitas isi, validitas konstruk, dan kepraktisan. Tahap uji coba lapangan digunakan untuk mengukur reliabilitas dan kepraktisan. Selain itu, hasil yang diperoleh dari kedua tahap itu menjadi dasar untuk revisi produk akhir.

Berdasarkan hasil uji validasi pada instrumen asesmen kinerja, ditemukan persentase sebesar 82,81% pada aspek validitas isi, 81,64% pada aspek validitas konstruk, dan 89,84% pada aspek kepraktisan. Berdasarkan hasil uji validasi pada instrumen asesmen proses, ditemukan persentase sebesar 90,62% pada aspek validitas isi, 90,62% pada aspek validitas konstruk, dan 91,96% pada aspek kepraktisan. Selain itu, skor reliabilitas yang diperoleh lewat uji lapangan mencapai 0,992.

Ada beberapa saran agar instrumen asesmen presentasi ilmiah dapat bermanfaat bagi pembelajaran. Saran tersebut yaitu menggunakan instrumen asesmen ini untuk menilai ketercapaian kompetensi siswa dalam presentasi ilmiah. Selain itu, guru harus membaca dengan cermat petunjuk penggunaan instrumen asesmen agar penilaian bisa berjalan dengan baik.