SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kalimat dalam Laporan Siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 19 Malang Tahun Pelajaran 2012/2013.

Ayyu Subhi Farahiba

Abstrak


ABSTRAK

 

Farahiba, Ayyu Subhi. 2013. Kalimat dalam Laporan Siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 19 Malang Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M. Pd, (II) Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Kata Kunci: kalimat, kepaduan kalimat, kesatuan kalimat, kehematan kalimat, laporan perjalanan

 

Salah satu kompetensi dasar yang harus dicapai siswa jenjang SMP adalah menulis laporan. Kompetensi dasar menulis laporan menuntut penggunaan bahasa yang baik dan benar. Penggunaan bahasa yang baik dan benar bergantung pada pemilihan dan penggunaan kalimat. Laporan perjalanan merupakan jenis laporan teknis. Laporan perjalanan mengungkapkan fakta-fakta yang pernah dialami siswa saat melakukan perjalanan. Kalimat dalam laporan perjalanan harus memiliki syarat kepaduan, kesatuan, dan kehematan agar gagasan yang ingin disampaikan siswa dapat sampai secara tepat kepada pembaca. Bedasarkan alasan tersebut, peneliti perlu mengkaji kalimat dalam laporan perjalanan siswa secara lebih mendalam.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kepaduan, kesatuan, dan kehematan kalimat dalam laporan siswa kelas VIIIC SMP Negeri 19 Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian adalah kepaduan, kesatuan, dan kehematan kalimat. Data diperoleh dari sumber data berupa kalimat-kalimat dalam laporan siswa yang terdapat dalam buku tugas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan studi dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi, merekam, dan kodifikasi. Instrumen kunci penelitian adalah peneliti sendiri dengan dibantu instrumen tambahan berupa tabel pengumpul data dan panduan analisis data. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan ketekunan pengamatan, pengecekan sejawat, dan triangulasi. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian, analisis, dan penarikan simpulan.

Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, kepaduan kalimat ditandai dengan penggunaan fungsi kata yang tepat, meliputi (1) kejelasan fungsi subjek, (2) kejelasan fungsi predikat, dan (3) kejelasan fungsi objek. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan kepaduan yang tepat berjumlah 265 kalimat (56%) dan tidak tepat berjumlah 192 kalimat (44%). Dengan demikian, jumlah kepaduan lebih besar daripada ketidakpaduan.

Kedua, kesatuan kalimat ditandai dengan kalimat memiliki satu gagasan pokok sehingga tidak memiliki makna ganda dan tidak menimbulkan pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan kesatuan kalimat yang tepat berjumlah 188 kalimat (40%) dan tidak tepat sebanyak 279 kalimat (60%).

Ketiga, kehematan kalimat dalam laporan siswa meliputi (1) penghematan kata tugas, (2) penghematan kata yang memiliki makna jamak, (3) penghematan/pelesapan subjek, dan (4) menghindari hiponim kata, dan (5) menghindari kesinoniman. Penghematan dalam penggunaan kata bersinonim memiliki kecenderungan muncul dalam laporan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan kehematan yang tepat berjumlah 138 kalimat (29%) dan tidak tepat berjumlah 329 kalimat (71%).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru bahasa Indonesia agar lebih memperhatikan kembali penyampaian kepaduan kalimat dan dapat menentukan langkah-langkah guna meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan kepaduan kalimat. Selain itu, disarankan pula kepada siswa agar lebih memperhatikan kesatuan dan kehematan kalimat dalam laporan. Bagi peneliti lanjut disarankan menggunakan hasil penelitian ini sebagai salah satu dasar acuan untuk melakukan penelitian lanjutan.