SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran (Iklan Televisi) terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas IX SMPN 18 Malang

Halimatus Sakdeyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Sakdeyah, Halimatus. 2013. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran (Iklan Televisi) terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas IX  SMP Negeri 18 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (2) Karkono, S.S, M.A.

 

Kata kunci: media pembelajaran, iklan televisi, menulis cerpen, media pembelajaran menulis cerpen.

 

Keterampilan menulis merupakan keterampilan yang sulit dikuasai karena menghendaki penguasaan berbagai unsur kebahasaan. Salah satu pembelajaran dalam keterampilan menulis adalah menulis cerpen. Hasil wawancara dengan guru Bahasa Indonesia menunjukkan bahwa dalam pembelajaran menulis cerpen di SMP Negeri 18 Malang, siswa mengalami kesulitan dalam menentukan ide, mengembangkan ide menjadi sebuah cerita yang utuh, dan mengembangkan cerita dengan menggunakan bahasa yang naratif.Dari sisi guru kadang muncul kesulitan dalam memberikan bimbingan karenamedia yang digunakan belummampu membantu siswa dalam menulis cerpen dengan baik. Perlu adanya media yang mampu membantu siswa dalam kemampuan menulis cerpen.

Penelitian ini bertujuan mengetahuipengaruh media pembelajaran (iklan televisi) terhadap kemampuan menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang pernah dialami siswa SMP Negeri 18 Malang. Aspek yang menjadi masalah penelitian ini, yaknimenentukan tema, menentukan judul, menggambarkan tokoh dan penokohan, mengembangkan alur dan pengaluran, dan mengembangkan latar dan pelataran.Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini, adalah eksperimen semu (quasi eksperimental) atau eksperimen pura-pura dengan menggunakan tes awal dan tes akhir.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 18 Malang. Sampel yang digunakan adalah kelas IX-A. Adapun cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pemilihan secara acak. Teknik ini dilakukan berdasarkan kesuluruhan kelas yang bersifat homogen. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t pada program komputer SPSS 15.0 for Windows dengan taraf signifikansi 0,05. Uji-t bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan tes awal dan tes akhir.

Hasil penelitianmenunjukkanbahwa media pembelajaran (iklan televisi) berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX SMP Negeri 18 Malang.Pada aspek menentukan tema nilai rata-rata kelas pada tes awal sebesar 47, 7143 sedangkan rata-rata nilai tes akhir  sebesar 57.8571.  Pada aspek menentukan judul nilai rata-rata kelas pada tes awal sebesar 57, 8571 sedangkan rata-rata nilai tes akhir sebesar 69.2857. Pada aspek mengembangkan tokoh dan penokohan nilai rata-rata  kelas tes awal sebesar 59,2857 sedangkan rata-rata nilai tes akhir sebesar 70.7143. Pada aspek mengembangkan alur dan pengaluran nilai rata-rata kelas tes awal sebesar 69,2857 sedangkan nilai rata-rata kelas tes akhir sebesar 77.8571. Pada aspek mengembangkan latar dan pelataran nilai rata-rata kelas tes awal 66,4286 sedangkan nilai rata-rata kelas tes akhir sebesar 73.5714.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh positif penggunaan media pembelajaran (iklan televisi) terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX SMP Negeri 18 Malang pada aspek menentukan tema, menentukan judul, menggambarkan tokoh dan penokohan, mengembangkan alur dan pengaluran, dan mengembangkan latar dan pelataran.Saranbagi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia hendaknya bisa memanfaatkan media iklan televisi yang memilikitema, judul, tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, serta latar dan pelataran yang jelas. Bagi peneliti lain bisa melakukan penelitian dengan menggunakan media iklan televisi untuk mengetahui kemampuan menulis cerpen siswa pada aspek yang lain, seperti dalam menentukan amanat, gaya bahasa, dan sudut pandang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Sakdeyah, Halimatus. 2013. The Effects of Using Instructional Media (Television Advertising) toward the Skill of Short Story Writing of IX Graders Students of SMP Negeri 18 Malang. Thesis, Indonesian Department, Faculty of Letter, State University of Malang. Advisors: (1) Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (2) Karkono, S.S, M.A.

 

Keywords: instructional media, television advertising, short story writing, short story writing instructional media.

 

Writing skill is an ability that isquite difficult to master because it requires mastery of a variety of linguistic elements. One of the learning in writing skill is to write short stories. The results of interviews with Indonesian teachers showed that in learning to write short stories in SMP Negeri 18 Malang, students have difficulties in determining ideas, developing ideas into a complete story, and developing a story using narrative languages. Sometimes teachers also find some difficulties to provide guidance because the medium used has not been able to help students in writing short stories as well. Teachers need various media that can upgrade students’ abilities to write short stories.

This study aims to determine the effects of instructional media (television advertising) to the ability to write a short story based on events that ever been experienced by the students of SMP Negeri 18 Malang. In this study, there are five aspectsincluded in research problems such as determining the theme, specifying the title, describing the character and characterization, developing plot and plotting, and developing background and setting. The design used in this studyis a quasi-experimental or pretending experiment using initial test and final test. The population in this study is IX grader students of SMP Negeri 18 Malang. The sample used is IX-A class. The sampling method used in this study is simple random sampling technique, sampling technique with random selection. This technique is taken based on generally homogeneous class. The data is analyzed using t-test statistical analysis of the computer program SPSS 15.0 for Windows with a significance level of 0.05. T-test aims to determine whether there is difference in the initial test and final test.

The results showed that instructional media (television advertising) affected the ability to write short storiesin IX grader students of SMP Negeri 18 Malang. In the aspect of determining the theme, the average value of the class at the beginning of the test was 47, 7143 while the average value of the final test was 57.8571. In the aspect of determining the title, the average value of the class at the beginning of the test was 57, 8571 while the average post-test score was 69.2857. In the aspect of developing character and characterization the average value was 59.2857, while the average post-test score was 70.7143. In the aspect of developing plot and plotting, the average value in the early test was 69.2857 while the average value of final test was 77.8571. On developing background and setting aspects, the average value of early test class was 66.4286 while the average value of final test was 73.5714.

Based on the results of the study, it can be concluded that there is a positive effect of the use of instructional media (television advertising) on the ability of short story writing of IXgrader students of SMP Negeri 18 Malang in determining aspects of the theme, specifying the title, describing the character and characterization, developing plot and plotting, and developing background and setting. The researcher suggestthat Indonesian teachers should be able to utilize television advertising which has a clear theme, title, character and characterization, character and characterization, plot and plotting, as well as background and setting. For future researchers, it is suggested to conduct research on using television advertising media to determine the ability of students to write short stories on other aspects, such as in determining the mandate, style, and point of view.