SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM KEPAHLAWANAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI EPIK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAJAK

DIAN SAFITRI

Abstrak


ABSTRAK

 

Safitri, Dian. 2013. Pengaruh Penggunaan Media Film Kepahlawanan terhadap Kemampuan Menulis Puisi Epik pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak-Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia FS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Heri Suwignyo, M.Pd., (II) Karkono, S.S. M.A.,

 

Kata Kunci: menulis puisi epik, media film kepahlawanan, pembelajaran menulis puisi

 

Pembelajaran keterampilan menulis memiliki berbagai macam bentuk, salah satunya adalah menulis puisi epik. Tujuan dalam menulis puisi epik ini adalah agar peserta didik dapat berpikir fokus serta menumbuhkan sifat cinta Tanah Air (patriotik) pada negaranya. Dalam pembelajaran menulis puisi epik, guru biasanya menggunakan metode dan teknik sebagai sarana dalam memudahkan peserta didik untuk menuangkan gagasan ke dalam sebuah puisi epik. Akan tetapi, pada kenyataannya guru hanya menggunakan metode dan teknik yang sama sehingga peserta didik merasa bosan untuk mengikuti pembelajaran menulis puisi epik, bahkan terkadang guru tidak menggunakan media pembelajaran untuk menarik perhatian peserta didik agar lebih tertarik terhadap pembelajaran menulis puisi epik. Dengan penggunaan metode dan teknik yang sama, kadang-kadang peserta didik mengalami kesulitan ketika harus menulis puisi epik. Berkaitan dengan hal tersebut maka diperlukan media yang dapat memotivasi peserta didik untuk memudahkan mereka menulis puisi epik dengan baik. Adanya penggunaan media film kepahlawanan diharapkan dapat membantu peserta didik dalam menulis puisi epik karena film yang digunakan memiliki durasi yang relatif singkat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan menulis puisi epik. Selain itu, isi yang terkandung dalam film tersebut sarat akan makna dan membuat peserta didik tergerak untuk menulis puisi tentang kepahlawanan.

Penelitian dengan judul ‘Pengaruh Penggunaan Media Film Kepahlawanan terhadap Kemampuan Menulis Puisi Epik pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak-Malang” bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menulis puisi epik antara pembelajaran menulis puisi epik yang menggunakan media film kepahlawanan dengan pembelajaran menulis puisi epik yang tidak menggunakan media film kepahlawanan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak-Malang.  Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan tiga hal, yakni mencakup penggunaan diksi dalam menulis puisi epik, pemilihan majas dalam puisi epik, dan penyampaian amanat dalam menulis puisi epik pada siswa kelas VIII di SMP Negeri Wajak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen quasi. Data penelitian ini berupa skor pretes dan postes menulis puisi epik kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengambilan data pretes dilakukan sebelum pemberian treatment sedangkan data postes diambil setelah pemberian treatment dengan menggunakan

media film kepahlawanan untuk kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes. Tahap-tahap pelaksanaan eksperimen meliputi tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen pembelajaran dan instrumen evaluasi. Untuk mengetahui data penelitian valid dan dapat dipercaya, dilakukan kegiatan validasi dengan menggunakan uji ahli dan reliabilitas. Kegiatan analisis data dilakukan dengan mengolah data tes. 

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, masalah menggunakan diksi dalam menulis puisi epik berdasarkan pengujian hipotesis yang menggunakan uji statistik t dua sampel, ditentukan taraf nyata (α) 5% (0,05) dan ttabel 1,995. Dari hasil penelitian itu diketahui bahwa hasil pengujian hipotesis untuk kemampuan menggunakan diksi dalam menulis puisi epik kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa thitung 3,178. Hal itu berarti thitung 3,178 > ttabel 1,995. Hal tersebut menunjukan bahwa media flm kepahlawanan berpengaruh terhadap penggunaan diksi dalam menulis puisi epik siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak.

Kedua, masalah pemilihan majas dalam menulis puisi epik berdasarkan pengujian hipotesis yang menggunakan uji statistik t dua sampel, ditentukan taraf nyata (α) 5% (0,05) dan ttabel 1,995. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa hasil pengujian hipotesis untuk kemampuan memilih majas dalam menulis puisi epik kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa thitung 3,194 . Hal itu berarti thitung 3,194 > ttabel 1,995. Hal tersebut menunjukan bahwa media flm kepahlawanan berpengaruh terhadap pemilihan majas dalam menulis puisi epik siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak.

Ketiga, masalah penyampaian amanat dalam menulis puisi epik. Berdasarkan pengujian hipotesis yang menggunakan uji statistik t dua sampel, ditentukan taraf nyata (α) 5% (0,05) dan ttabel 1,995. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa hasil pengujian hipotesis untuk kemampuan menyampaikanamanat dalam menulis puisi epik kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa thitung 2,166 . Hal itu berarti thitung 2,166 > ttabel 1,995. Hal tersebut menunjukan bahwa media flm kepahlawanan berpengaruh terhadap penyampaian amanat dalam menulis puisi epik siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak. Hasil penelitian ini bukanlah merupakan hasil penelitian yang sempurna sehingga perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan media film kepahlawanan dalam kegiatan menulis puisi epik yang mengandung unsur pembentuk puisi yang lebih kompleks. Hal ini dikarenakan dalam penelitian ini unsur pembentuk puisi epik yang diteliti hanya meliputi diksi, majas, dan amanat.