SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SMA NEGERI 8 MALANG

HAIFA MARTA

Abstrak


ABSTRAK

 

Marta, Haifa. 2013. Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd., (2) Drs. Bustanul Arifin, S.H., M.Hum.

 

Kata Kunci: pendidikan karakter, pembelajaran Bahasa Indonesia

 

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan grand design tentang penerapan pendidikan karakter bagi semua tingkat pendidikan, mulai sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi untuk melahirkan generasi bangsa yang cerdas akal sekaligus cerdas secara moral.

Pendidikan karakter dapat diintegrasikan dalam semua mata pelajaran termasuk Bahasa Indonesia. Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan karakter bagi siswa. Pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia memerlukan pemahaman guru sebagai pelaksana kurikulum dan fasilitator bagi siswa melalui kegiatan pembelajaran di sekolah sehingga siswa tidak hanya memiliki kompetensi yang baik, melainkan juga memiliki budi pekerti yang terpuji. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 8 Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif evaluatif, yaitu mendeskripsikan  implementasi  pendidikan  karakter  dalam  pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus memberikan penilaian dengan kriteria yang  telah ditetapkan.

Data penelitian  ini berupa nilai-nilai karakter yang  tercermin dalam perencanaan, pelaksanaan,  dan  evaluasi  pembelajaran  Bahasa  Indonesia.  Sumber  data  dalam penelitian  ini, yaitu  (1) dokumen, yaitu RPP yang disusun oleh guru Bahasa dan Sastra  Indonesia kelas X, XI, XII di SMAN 8 Malang,  (2)  informan  (guru yang diteliti), dan  (3) proses kegiatan pembelajaran dan proses evaluasi pembelajaran. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman studi dokumentasi, pedoman  observasi,  dan  pedoman  wawancara.  Prosedur  pengumpulan  data tentang  perencanaan  pembelajaran  menggunakan  studi  dokumen,  data  tentang pelaksanaan dan  evaluasi pembelajaran menggunakan  teknik observasi  langsung dan wawancara.  Data  dianalisis  secara  kontinu  dengan  tahapan mengumpulkan data  utama  dan  pendukung,  memilih  data  yang  tepat,  menganalisis  data,  dan memberikan  penilaian  sesuai  dengan  kriteria implementasi  pendidikan  karakter yang telah ditetapkan.  Nilai karakter diimplementasikan dalam perencanaan pembelajaran terwujud dalam RPP. Nilai karakter yang dominan dan berulang dicantumkan dalam RPP di kelas X adalah bersahabat/komunikatif dan tanggung jawab. Namun, dalam RPP guru kelas X juga mencantumkan beberapa nilai karakter lainnya untuk mendukung penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran. Nilai karakter tersebut adalah rasa ingin tahu, kritis, percaya diri, kreatif, dan teliti. Nilai karakter yang dominan dan berulang dicantumkan dalam RPP di kelas XI adalah kritis dan gemar membaca. Selain itu, dalam RPP guru kelas XI juga mencantumkan beberapa nilai karakter lainnya untuk mendukung penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran. Nilai karakter tersebut adalah kreatif, kerja keras, bersahabat/komunikatif, mandiri, rasa ingin tahu, percaya diri, dan menghargai prestasi. Nilai karakter yang dominan dan berulang dicantumkan dalam RPP di kelas XII adalah kritis dan bersahabat/komunikatif. Dalam RPP kelas XII, guru juga mencantumkan beberapa nilai karakter lainnya untuk mendukung penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran. Nilai karakter tersebut adalah gemar membaca, kreatif, tanggung jawab, percaya diri, dan teliti. Dalam RPP, nilai karakter tampak secara eksplisit pada kolom karakter yang diletakkkan setelah kolom indikator pencapaian kompetensi dan langkah kegiatan pembelajaran.

Nilai karakter diimplementasikan dalam pelaksanaan pembelajaran terwujud dalam  interaksi siswa dengan guru, interaksi siswa dengan siswa, serta penugasan dan manajemen kelas. Interaksi siswa dengan guru pada kegiatan awal menerapkan nilai karakter religius pada kegiatan guru mengucapkan salam dan membiasakan siswa berdoa bersama. Pada kegiatan inti, ditemukan karakter disiplin, mandiri, kerjasama, tanggung jawab, dan komunikatif ketika guru memberikan materi pembelajaran lalu memberikan tugas beserta prosedur penugasan pada siswa baik secara individu maupun kelompok. Pada kegiatan penutup, ditemukan karakter religius ketika guru memberikan salam dan membiasakan siswa berdoa bersama ketika akhir pembelajaran.

Nilai karakter diimplementasikan dalam evaluasi pembelajaran terwujud dalam penilaian proses melalui kegiatan mengerjakan tugas dan dapat melalui pengamatan siswa di dalam kelas. Penilaian hasil didapatkan dari tugas yang telah dikerjakan siswa. Guru menunjukkan kekurangan dan memberikan bimbingan pada siswa yang belum dapat mencapai kompetensi dengan baik. Kegiatan tersebut merupakan usaha guru untuk menerapkan karakter percaya diri dan semangat pada siswa.

Saran dalam penelitian ini, yaitu: (1) bagi guru Bahasa Indonesia hendaknya mencerminkan nilai karakter pada komponen-komponen lain dalam RPP, yaitu pada materi dan penilaian, hendaknya guru lebih intensif menerapkan nilai karakter yang telah dicantumkan secara berulang dan merupakan pembiasaan dalam kehidupan siswa, (2) bagi pihak sekolah hendaknya memfasilitasi pembiasaan pendidikan karakter untuk siswa di sekolah, (3) bagi universitas yang berorientasi pada bidang pendidikan, hendaknya berperan dalam meningkatkan kualitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan karakter dan menyusun alat evaluasi pendidikan karakter di sekolah, (4) fokus dalam penelitian ini adalah implementasi pendidikan karakter pada proses pembelajaran di kelas, sehingga bagi penelitian selanjutnya disarankan meneliti implementasi pendidikan karakter pada lingkup pembelajaran di luar kelas.