SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kualitas Cerpen Berdasarkan Kehidupan Orang Lain Karya Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi.

Adelia Widyaratri

Abstrak


ABSTRAK

 

Widyaratri, Adelia. 2013.  Kualitas Cerpen Berdasarkan Kehidupan Orang Lain Karya Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Heri Suwignyo, M.Pd., (II) Indra Suherjanto, S.Pd., M.Sn.

 

Kata kunci: kualitas cerpen, cerpen berdasarkan kehidupan orang lain, pembelajaran menulis cerpen

 

Dalam kegiatan pembelajaran menulis cerpen di sekolah, setiap siswa memiliki cara yang unik dan berbeda dalam mengembangkan ceritanya, baik dalam penggambaran tokoh, alur, dan latar. Dengan kompetensi dasar menulis cerpen berdasarkan kehidupan orang lain kelas XII semester I, siswa belajar hal baru dalam menulis cerpen, yaitu menulis cerpen berdasarkan kisah nyata seseorang. Bertolak dari masalah tersebut, maka penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas cerpen yang mencakup penggambaran tokoh, alur, dan latar karangan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Pesanggaran.

 

Data dalam penelitian ini adalah unit teks cerpen siswa yang menggambarkan tokoh, unit teks cerpen siswa yang menggambarkan alur, dan unit teks cerpen siswa yang menggambarkan latar. Sumber data adalah cerpen berdasarkan kehidupan orang lain yang dikarang oleh siswa kelas XII siswa kelas XII SMA Negeri 1 Pesanggaran. Peneliti sebagai human instrument bertindak sebagai perencana, pelaksana, pengumpul data, penganalisis data, penafsir data, serta sebagai pelapor hasil penelitian.

Pengambilan data dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pesanggaran dengan subjek penelitian siswa kelas XII semester 1. Pengambilan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan menggunakan ceklis untuk mencari variabel yang sudah ditentukan. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap penelaahan data, identifikasi data, meng-coding data, dan menginterpretasikan data. Analisis data disesuaikan dengan kriteria permasalahan cerpen siswa dengan aspek yang diteliti meliputi penggambaran tokoh, penggambaran alur, dan penggambaran latar.

Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, penggambaran tokoh pada cerpen siswa berdasarkan kehidupan orang lain sudah menunjukkan kualitas yang baik, sebab 63% cerpen siswa sudah memenuhi aspek-aspek ketentuan penggambaran tokoh. Aspek-aspek tersebut, yaitu 1) penggunaan metode langsung, tidak langsung, atau campuran; 2) kesesuaian tokoh dalam cerpen dengan tokoh di kisah nyata; dan 3) perubahan tokoh dalam kisah nyata menjadi tokoh dalam cerpen.

Kedua, penggambaran alur pada cerpen siswa berdasarkan kehidupan orang lain menunjukkan kualitas yang tidak baik, sebab 42% cerpen siswa tidak ada klimaks dan penyelesaian dari konflik yang ada. Aspek-aspek pengaluran  meliputi: 1) kesesuaian tahap eksposisi dalam cerpen dengan eksposisi dalam kisah nyata; 2) kesesuaian konflik dalam cerpen dengan konflik dalam kisah nyata; 3) kesesuaian klimaks dalam cerpen dengan klimaks dalam kisah nyata; 4) kesesuaian penyelesaian dalam cerpen dengan penyelesaian dalam kisah nyata;   5) kesinambungan antarperistiwa; dan 6) perubahan alur dalam kisah nyata ketika menjadi alur dalam cerpen.

Ketiga, penggambaran latar cerpen siswa berdasarkan kehidupan orang lain menunjukkan kualitas yang tidak baik, sebab 58% cerpen siswa tidak ada penggambaran latar sosial dan tidak ada kesinambungan antara latar dalam cerpen dengan latar dalam kisah nyata. Aspek-aspek pelataran meliputi: 1) kesesuaian penggambaran latar tempat dalam cerpen dengan latar tempat dalam kisah nyata; 2) kesesuaian penggambaran latar waktu dalam cerpen dengan latar waktu dalam kisah nyata; 3) kesesuaian penggambaran latar sosial dalam cerpen dengan latar sosial dalam kisah nyata; 4) kesinambungan antarlatar; dan 5) perubahan dari latar dalam kisah nyata ketika menjadi latar dalam cerpen.

Berdasarkan hasil penelitian, saran yang bisa diberikan adalah (1) guru hendaknya menggunakan kehidupan orang lain yang benar-benar dekat dengan kehidupan siswa dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan kehidupan orang lain agar siswa benar-benar memahami karakter tokoh, urutan peristiwa, dan latar yang akan diceritakan, (2) dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan kehidupan orang lain, hendaknya siswa memilih kehidupan orang lain yang benar-benar dipahami peristiwa maupun tokohnya, dan (3) hendaknya peneliti lain lebih konsisten dalam mengembangkan instrumen dan menentukan aspek yang akan diteliti agar tidak menimbulkan kerancuan.