SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Mengatasi Kesulitan Menulis Aksara Jawa Siswa Kelas IV SD Negeri 03 Batangsaren Kabupaten Tulungagung dengan Menggunakan Media Papan Flanel

Priska Anggraeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraeni, Priska. 2013. Mengatasi Kesulitan Menulis Aksara Jawa Siswa Kelas IV SD Negeri 03 Batangsaren Kabupaten Tulungagung dengan Menggunakan Media Papan Flanel. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Anang Santoso, M. Pd., (II) Moch. Syahri, S.Sos., M.Si.

 

Kata kunci: kesulitan menulis, aksara Jawa, media papan flanel

  

Berdasarkan Kurikulum Bahasa Jawa (KBJ) tahun 2007 daerah Jawa Timur, keterampilan menulis aksara Jawa diajarkan mulai jenjang SD/MI hingga SMP. Siswa SD/MI hingga SMP/MTs diharapkan memiliki keterampilan menulis aksara Jawa dalam berbagai bentuk dan untuk berbagai keperluan. Pembelajaran menulis aksara Jawa bertujuan untuk melestarikan aksara Jawa agar tidak punah walaupun sudah tidak digunakan lagi dalam komunikasi tulis sehari-hari. Walaupun pembelajaran menulis aksara Jawa di kelas IV SDN 03 Batangsaren Kabupaten Tulungagung telah dilaksanakan, masih banyak siswa yang kesulitan menulis aksara Jawa. Kesulitan yang dialami siswa dalam menulis aksara Jawa, meliputi (1) kesulitan menulis aksara Jawa legena, (2) menulis aksara Jawa sesuai dengan ejaan bahasa Jawa, (3) menulis aksara Jawa dengan menggunakan sandhangan swara, dan (4) menulis aksara Jawa dengan menggunakan sandhangan panyigeg wanda siswa.

Untuk mengatasi kesulitan menulis aksara Jawa siswa, peneliti bekerja sama dengan guru Bahasa Jawa kelas IV SD Negeri 03 Batangsaren Kabupaten Tulungagung untuk memberikan tindakan yang berupa media papan flanel melalui penelitian dengan pendekatan kualitatif dan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tindakan mengatasi kesulitan menulis aksara Jawa siswa SD Negeri 03 Batangsaren Kabupaten Tulungagung setelah menggunakan media papan flanel, baik pada aspek penulisan aksara Jawa legena, ejaan bahasa Jawa, sandhangan swara, maupun sandhangan panyigeg wanda.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September – November 2012 di SDN 03 Batangsaren Kabupaten Tulungagung dengan subjek penelitian siswa kelas IV. Penelitian ini difokuskan untuk mengatasi kesulitan siwa untuk menulis aksara Jawa dalam bentuk frasa dan atau kalimat pendek. Data utama dalam penelitian ini adalah data kualitatif, namun penelitian ini juga didukung dengan data kuantitatif. Data kualitatif pada penelitian ini meliputi deskripsi kegiatan mengatasi kesulitan menulis aksara Jawa siswa menggunakan media papan flanel, serta informasi berbentuk kalimat yang memberikan gambaran ekspresi peserta didik terkait dengan tingkat pemahaman, sikap, aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, perhatian, antusias, dalam belajar, kepercayaan diri, motivasi belajar, interaksi antara siswa dengan guru, dan interaksi antar siswa. Data kuantitatif dalam penelitian ini meliputi penilaian hasil (1) menulis aksara Jawa legena, (2) aksara Jawa sesuai ejaan bahasa Jawa, (3) aksara Jawa dengan menggunakan sandhangan swara, dan (4) aksara Jawa dengan menggunakan sandhangan panyigeg wanda siswa.

Instrumen penelitian ini terdiri atas instrumen utama dan instrumen pendukung. Instrumen utama adalah peneliti, sedangkan instrumen pendukung dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, lembar observasi, catatan lapangan, dan tes menulis aksara Jawa.

Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa kemampuan menulis aksara Jawa siswa mulai dapat diatasi setelah siswa diberi tindakan berupa media papan flanel. Tindakan yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan menulis aksara Jawa siswa dengan menggunakan media papan flanel, meliputi (1) koreksi penulisan aksara Jawa legena siswa, (2) penulisan aksara Jawa sesuai dengan ejaan bahasa Jawa siswa, (3) penulisan aksara Jawa menggunakan sandhangan swara, dan (4) penulisan aksara Jawa menggunakan sandhangan panyigeg wanda. Pada siklus I, siswa masih mengalami pola-pola kesulitan seperti pada prasiklus. Walaupun demikian, jumlah siswa yang mengalami kesulitan pada siklus I sudah mulai menurun dibandingkan dengan prasiklus. Karena penelitian pada siklus I belum mencapai standar keberhasilan, yaitu siswa yang mendapatkan nilai ≥70 masih kurang dari 80%, maka penelitian dilanjutkan ke siklus II.

Siklus II dilaksanakan dengan pembenahan pada rencana perbaikan pembelajaran menulis aksara Jawa siklus I. Pembenahan yang dilakukan meliputi penambahan alokasi waktu penggunaan media papan flanel dan penambahan ruang lingkup soal latihan menulis dengan media papan flanel. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap tulisan dan penilaian hasil menulis aksara Jawa siswa pada siklus II, diketahui bahwa jumlah siswa yang mengalami kesulitan menulis aksara Jawa semakin berkurang. Hal tersebut membuktikan bahwa media papan flanel tepat digunakan untuk mengatasi kesulitan menulis aksara Jawa siswa.

Beberapa saran terhadap pelaksanaan pembelajaran menulis aksara Jawa dengan menggunakan media papan flanel yang dapat dijadikan pertimbangan untuk perbaikan proses pembelajaran, meliputi: (1) pengembangan media pembelajaran yang atraktif dan bervariasi untuk membangkitkan minat, motivasi, serta konsentrasi siswa; (2) penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa di kelas; dan (3) pengembangan sarana pembelajaran yang berupa fasilitas elektronik di kelas, alat peraga, referensi bahasa Jawa untuk guru dan siswa agar pembelajaran bahasa Jawa dapat berlangsung dengan baik.