SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) DI CENTER FOR INDONESIA STUDIES (CIS) UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Wahyuni .

Abstrak


ABSTRAK

 

Wahyuni. 2011. Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Center for Indonesian Studies (CIS) Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurhadi, M.Pd, (II) Dra. Ida Lestari, M.Si.

 

Kata kunci:  pembelajaran, BIPA, Center for Indonesian Studies.

 

Sebagai salah satu bentuk kegiatan belajar mengajar (KBM), pembelajaran BIPA mempunyai tugas umum yaitu untuk membimbing pelajar agar mempunyai pengetahuan yang sahih tentang Bahasa Indonesia. Secara khusus, pembelajaran BIPA mempunyai tugas untuk membina pelajar supaya dapat terampil menggunakan bahasa Indonesia secara tulis maupun lisan. Dua aspek tersebut hendaknya tertuang secara utuh dalam setiap pembelajaran yang ada.

Berkaitan dengan pentingnya pembelajaran  BIPA di Indonesia, yang perlu mendapat perhatian adalah pelaksanaan pengajarannya. Bila dilihat dari kondisi pelajarnya, pengajaran BIPA di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dengan pengajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Pelajar BIPA adalah pelajar asing yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda dengan budaya bahasa yang dipelajarinya.

Rumusan masalah dalam penelitian ini memfokuskan tentang bagaimana pembelajaran BIPA dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran BIPA, (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran BIPA, dan (3) mendeskripsikan evaluasi pembelajaran BIPA.

Dalam penelitian ini, rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian kualitatif dengan  jenis penelitian deskriptif. Tujuan penelitian deskriptif ini adalah melukiskan variabel/kondisi “apa yang ada” dalam suatu situasi. Penelitian ini merupakan studi kasus karena dilakukan secara intensif dan terinci terhadap suatu organisasi atau lembaga.

Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18-20 Mei 2010. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Adapun data primer yang digunakan berupa hasil analisis dokumen dan hasil observasi kelas menggunakan lembar pedoman observasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana pembelajaran yang disusun pengajar terdiri dari beberapa aspek meliputi (1) identitas, (2) target pembelajaran, (3) tujuan pembelajaran, (4) tujuan khusus pembelajaran, (5) media pembelajaran, (6) materi pembelajaran, (7) metode pembelajaran, (8) skenario pembelajaran, dan (9) evaluasi pembelajaran. Dalam menyusun RPP, pengajar masih kurang memperhatikan detail seperti pencantuman nama lembaga, penulisan metode, penulisan media, dan penulisan alokasi waktu. Hal- hal seperti itu membuat rencana pelaksanaan pembelajaran terkesan kurang dipersiapkan dan belum sepenuhnya dapat dijadikan acuan pelaksanaan pembelajaran karena tidak sepenuhnya mencerminkan persiapan tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran.

Pelaksanaan pembelajaran BIPA terdiri atas kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan dalam pembelajaran dilakukan dengan membuka pelajaran meliputi pengucapan salam, menanyakan keadaan pelajar, dan mengadakan game. Dalam membuka pelajaran pengajar mengutamakan bagaimana suasana berlangsung hangat dan komunikatif sehingga pengajar dapat mengetahui seberapa banyak kata yang telah dikuasai pelajar. Namun ada beberapa hal yang kurang diperhatikan pengajar yaitu pengajar tidak menjelaskan terlebih dahulu hal-hal apa yang akan dilakukan hari itu dan hari selanjutnya terkait dengan pokok bahasan yang akan dipelajari. Tahapan yang dilakukan pengajar pada kegiatan inti yaitu(1) pelajar diminta untuk membacakan teks surat, (2) mengidentifikasi kata-kata sulit yang terdapat dalam teks surat dengan pembahasan secara lisan, (3) pengajar menjelaskan mengenai surat pembaca dan surat resmi, (4) pelajar ditugasi secara individual untuk membuat surat pembaca dan surat resmi,(5) pengajar memberikan balikan dengan memeriksa tugas pelajar dan merevisi bagian-bagian yang kurang tepat, (6) pengajar menjelaskan tentang subtitusi dengan terlebih dahulu meminta pelajar untuk membacakan contoh-contoh subtitusi, (7) pelajar diminta untuk mengerjakan latihan soal subtitusi, dan (8) pembahasan soal subtitusi dengan meminta pelajar untuk membacakan hasil pekerjaannya dan langsung dibahas oleh pengajar apabila terdapat kesalahan. Kegiatan penutup hanya sebatas pada pengucapan salam untuk mengakhiri pelajaran. Pengajar tidak melakukan refleksi, membuat kesimpulan atau pemantapan materi.

Evaluasi pembelajaran meliputi evaluasi hasil dan evaluasi proses. Evaluasi proses dilaksanakan pada saat pembelajaran berlangsung sedangkan evaluasi hasil didapatkan dari tes tulis yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali (minimal dua unit materi). Evaluasi proses yang dilakukan pengajar cukup baik dari segi monitoring perkembangan pelajar dalam penguasaan materi, namun dari segi afektif pelajar, pengajar masih belum memperhatikan karena tidak adanya rubric untuk menilai ranah afektif pelajar sehingga tidak ada dokumen tertulis mengenai respon dan sikap pelajar dalam pembelajaran BIPA. Sedangkan untuk evaluasi hasil hanya terbatas pada tes tulis, pengajar kurang memaksimalkan pada bentuk-bentuk tes yang lain misalnya tes lisan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan  agar pengajar lebih memperhatikan setiap detail pembelajaran baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan, pengajar diharapkan dapat lebih mempersiapkan pembuatan RPP yang lebih lengkap dan jelas seperti pencantuman nama lembaga, jenjang yang dituju, dan alokasi waktu untuk setiap langkah pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran, diharapkan pengajar dapat merefleksi pembelajaran yang telah berlangsung tidak sekedar dengan pengucapan salam untuk menutup pelajaran. Sedangkan dalam evaluasi diharapkan pengajar dapat lebih memaksimalkan pada bentuk tes yang lain dan adanya rubrik penilaian untuk evaluasi pembelajaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Wahyuni, 2011. The Indonesia Language Learning to Foreign Native (BIPA) in Center for Indonesian Studies (CIS) of State University of Malang. Thesis, Indonesia Literacy Majority, Literacy Faculty of State University of Malang. Advisors: (I) Dr. Nurhadi, M.Pd, (II) Dra. Ida Lestari, M.Si.

 

Key Words: the learning, BIPA, Center for Indonesian Studies.

 

One of learning and instruction or learning and teaching process (KBM), BIPA learning has an obligation to educate the students in order they have a correct knowledge about Indonesia language. Especially, BIPA learning has an obligation to educate the students in order they can have skillfull in using Indonesia language orally or written. The both of oral and written aspects should decant intact in every learning.         Based on the importanty of BIPA learning in Indonesia, the material that is needed get attention is the instruction or teaching activity. If it is seen from the students’ condition, BIPA teaching in Indonesia has a different characteristics with Indonesia language teaching generally. BIPA learner is a foreign learner who has a different culture background with the culter that is learned.

The problem of the study in this research focus on about how to BIPA learning activity is done from planning aspect, activity aspect, and evaluation aspect. The purpose of this research as follows (1) describing the planning of BIPA learning, (2) discribing the activity of BIPA learning, and (3) describing the evaluation of BIPA learning.In this research, the research design that used is qualitative research design with the type of this research is descriptive. The purpose of this descriptive research is drawing the variable/condition “what there is” in one situation. This research is a study casus because this research is done intensifely and details of one organization or institution.

This research is done at 18-20 Mei 2010. The data collection method by getting ways of observation, interview, and documen analysis. And for primer data that used is from the result of documen analysis and class observation result by using observation guidance sheets.

The result of this research show that learning planning that is managed by the teacher that consist of some aspects as follow (1) identity, (2) learning target, (3) learning goal, (4) specifically learning goal, (5) learning media, (6) learning material, (7) learning method, (8) learning scenario, and (9) learning evaluation. In managing lesson plan (RPP), the teacher still less on attention details like coalescence of institution’s name, writing method, writing media, and writing the time line or time schedule. The problems above can make a lesson plan look like less of preparation and can not be done as a reference of learning activity enough because it is not full in attention to reflect the action preparation that will be done in learning process or learning activity.

BIPA learning activity consist of Introduction activity, Main activity, and conclusion activity. The introduction activity in learning process is done by opening speech of lesson that consist of greeting speech, asking the students’ condition, and roling play. In introducing the lesson, the teacher should has a priority how to get learning’s atmosphere or condition  is taking place as warm as the students feeling and the teacher should be communicative in order the teacher can now how much the diction and vocabulary that is mastered by the students. But there are conditions that less of attention by the teacher, here is the teacher does not explain at the first time about what must the students do in to day and the next day about the main material of lesson that will be learned. The steps that are done by the teacher in the main activity are  (1) the students are asked to read the letter text, (2) identifying the difficulties words that there is letter texts by reviewing orally, (3) the teacher explain about a reader letter and a formal letter, (4) the students are given duty individually to make a reader letter and a formal letter, (5) the teacher give counter attack by checking the students’ duties and the teacher makes revision of the un correct side of the students’ duties, (6) the teacher explain about the substitutions fisrtly nd the first the teacher ask students to read the examples of substitution, (7) the students are asked to finish the substitution exercise, and (8) reviewing the substitution exercise by asking the students to read their own duties that are finished and the teacher explain the exercise if there is mistake directly. The conclusion activity just giving closing speech to finish the learning activity. The teacher don’t make reflection, make conclusion or material stabilization.

The learning evaluation consist of the evaluation result and the evaluation process. The evaluation process is done when the learning activity still done in the learning atmosphere end the evaluation result is gotten from written test that is done at twice (minimally from two units of materials). The evaluation process is done by the teacher not too bad from monitoring side of learners’ development in material achievement, but from student’s learning effectively side,  the teacher still not give attention because there is no rubric to give score in the students’ affective score area so there is no written document about the students respond and behaviour in BIPA learning. While for the evaluation result just limited to written test, the teacher less maximally in the other test forms like oral test.

According to this research, the writer hope to the teacher in order more giving attention in every learning details as weel as from planning aspect, action aspect, and evaluation aspect. In planning aspect, the teacher is hoped to prepair in making lesson plan (RPP) completely and clearly like coalescence the institution’s name, the level goal, and time line or time alocation in evry learning steps. In learning activity, the teacher is hoped to reflect the lesson that still in learning process not only by giving closing speech to close the learning process. While the evaluation step the teacher is hoped to more maximalize in giving the other test form and the teacher is hoped to provide a score rubric to get learning evaluation.