SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa kelas

Nasai .

Abstrak


ABSTRAK

 

Nasai,    2012. Pemanfaatan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa kelas VII A MTs NU Pakis Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra . Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I): Drs. Sunoto M. Pd, (II) Azizatuz Zahro M. Pd.

Kata Kunci: bercerita,  media boneka tangan, pembelajaran bercerita.

 

Bercerita merupakan kemampuan mengungkapkan gagasan-gagasan dan perasaan-perasaan untuk kehidupan  bersama dan kemajuan bersama. Suatu hasil dapat dikatakan tinggi mutunya apabila kemampuan, pengetahuan dan sikap yang dimiliki para lulusan berguna bagi perkembangan bagi selanjutnya baik di lembaga sekolahnya atau dimasyarakat. Hal tersebut dapat dilihat bagaimana siswadapat berbicara atau bercerita. Penelitian ini membahas bagaimana cara memanfaatkan boneka sebagai media bercerita.

 

Berbicara khususnya bercerita akhir-akhir ini jarang didengar, yang terdengar hanya pada acara televisi saja yaitu lomba bercerita. Hal ini juga terjadi pada sekolah-sekolah. Untuk mengatasi hal tersebut, guru perlu mencari solusi atau model-model pembelajaran yang variatif dan kreatif agar siswa dapat bercerita dengan baik. Dengan kreatifitas guru, siswa dapat meningkatkan berbicaranya atau dalam hal ini adalah bercerita.  Kreatif yang dimaksud adalah dengan media boneka tangan. Media ini digunakan untuk memudahkan siswa dalam bercerita. Dengan media boneka siswa dapat mengeluarkan gagasan-gagasan atau ide-idenya.

 

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara atau bercerita siswa melalui boneka tangan.  Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data proses dalam penelitian ini berupa hasil wawancara, observasi, foto-foto dan rekaman cerita. Data hasil dalam penelitian ini berupa peningkatan kemampuan bercerita dengan media boneka tangan.

 

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan bercerita siswa MTs NU Pakis Malang. Tahap-tahap yang dilakukan adalah menyiapkan boneka, menyusun pokok-pokok cerita, dan bercerita.

 

Keaktifan siswa selama pembelajaran keterampilan berbicara khususnya bercerita dengan menggunakan boneka tangan meningkat. Siklus I meningkat 52,3% dan siklus II meningkat 63,5%. Hasil belajar juga meningkat dari siklus I mencapai rata-rata 45,8% dan pada silkus II mencapai 64,1%.