SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Majalah Dinding sebagai Wadah Pembelajaran Menulis dan Publikasi Siswa SMP/MTs

Agus Arif Alfajar

Abstrak


ABSTRAK

 

Alfajar, Agus Arif. 2012. Pemanfaatan Majalah Dinding sebagai Wadah Pembelajaran Menulis dan Publikasi Siswa SMP/MTs. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd, (II) Moch. Syahri, S.Sos., M.Si.

 

Kata kunci: pemanfaatan majalah dinding, pembelajaran menulis, publikasi

Majalah dinding menjadi salah satu jenis media komunikasi massa tulis yang paling sederhana di lingkungan sekolah. Disebut majalah dinding karena prinsip majalah terasa dominan di dalamnya, sementara itu penyajiannya diletakkan pada dinding atau yang sejenisnya. Prinsip majalah tercermin melalui penyajiannya, baik berupa tulisan, gambar, atau kombinasi dari keduanya. Selain menjadi media massa di lingkungan sekolah, majalah dinding juga berfungsi sebagai salah satu wadah yang mendukung kegiatan siswa dalam mengekspresikan gagasan tertulis yang bersifat informasi, opini, dan rekreasi. Dalam mendukung kegiatan tersebut, aspek tampilan dan tata letak, isi, dan pengelolaan dan penerbitan dari majalah dinding perlu ditingkatkan kualitasnya.

 

Tujuan penelitian ini secara umum adalah mendeskripsikan pemanfaatan majalah dinding sebagai wadah pembelajaran menulis dan publikasi karya siswa SMP/MTs. Penelitian ini secara khusus mendeskripsikan tentang potret keberadaan majalah dinding rutin terbit, tidak rutin terbit dan baru terbit dalam ruang lingkup SMP/MTs, dampak pemanfaatan majalah dinding rutin terbit, tidak rutin terbit dan baru terbit sebagai wadah pembelajaran menulis terhadap iklim belajar siswa jenjang SMP/MTs, permasalahan dan solusi dalam memanfaatkan majalah dinding rutin terbit, tidak rutin terbit dan baru terbit sebagai wadah pembelajaran menulis siswa SMP/MTs dan pengorganisasian bentuk ideal majalah dinding sebagai wadah publikasi hasil karya siswa.

 

Rancangan penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah guru, siswa, pembina majalah dinding, dan majalah dinding. Lokasi penelitian didasarkan pada sekolah yang memiliki karakteristik majalah dinding rutin terbit, tidak rutin terbit, dan baru terbit. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan lembar angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif  yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada tahapan mereduksi data, tahapan yang dilakukan yaitu mengklasifikasikan data berdasarkan lokasi penelitian dan merangkum data untuk memilih hal-hal pokok yang difokuskan pada tujuan penelitian dengan memberikan kode pada aspek-aspek tertentu. Pada tahap penyajian data, yaitu menyusun data ke dalam bentuk tabel karakteristik majalah dinding sehingga, akan memungkinkan adanya penarikan kesimpulan. Pada penarikan kesimpulan yaitu memverifikasi data dengan menerapkan data sesuai dengan tujuan penelitian.

 

Hasil penelitian menunjukkan potret keberadaan majalah dinding di SMP/MTs belum mendapatkan perhatian serius yang ditunjukkan dengan belum adanya tampilan yang menarik, organisasi pembinaan majalah dinding yang belum terstruktur, keragaman isi yang kurang bervariatif, dan fungsi yang belum berkembang. Dampak majalah dinding terhadap iklim belajar siswa ditunjukkan dengan adanya minat dan motivasi belajar siswa untuk menghasilkan karya. Namun, hal tersebut belum terlaksana sepenuhnya. Respon positif siswa terhadap keberadaan majalah dinding dan keinginan karya siswa untuk dipublikasikan dalam majalah dinding, belum diikuti oleh langkah-langkah nyata siswa dengan mengirimkan karyanya agar dicantumkan dalam majalah dinding. Oleh sebab itu, guru berperan penting dalam menjaga, mewujudkan, dan meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dalam bentuk sebuah hasil karya siswa secara nyata. Langkah-langkah yang bisa ditempuh oleh guru, antara lain: (1) menggairahkan siswa dengan memberikan hal-hal yang perlu dipikirkan dan dilakukan, (2) memberikan apresiasi atas keberhasilannya, dan (3) mengarahkan perilaku siswa dengan menunjukkan hal-hal secara benar dan meminta mereka melakukannya dengan baik. Permasalahan yang dihadapi dalam memanfaatkan majalah dinding telah diiringi dengan adanya solusi-solusi nyata agar majalah dinding tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Hal tersebut menunjukkan bahwa majalah dinding dianggap penting keberadaanya di sekolah. Untuk itu, solusi-solusi yang sudah dan atau sedang dilakukan agar dievaluasi keefektifitasannya sehingga, akan tercipta majalah dinding yang berkualitas dan mendukung pembelajaran menulis siswa. Bentuk ideal majalah dinding pada aspek tampilan harus menarik yang disertai perpaduan hiasan dan warna. Aspek tata letak tidak hanya mencakup letak majalah dinding itu sendiri di tempat yang strategis, tetapi juga aspek tata letak penyajian materi majalah dinding yang beragam secara proporsional, seimbang dan utuh. Pengelolaan harus terlaksana dalam sebuah sistem yang berjalan sesuai dengan fungsinya sehingga, majalah dinding memiliki keteraturan terbit sesuai dengan perencanaan.

 

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disampaikan saran sebagai berikut. Pembina majalah dinding disarankan agar lebih memperhatikan majalah dinding sebagai wadah penyalur kreativitas dan sarana informasi siswa dengan memperbaiki tampilan dan susunan materi majalah dinding, serta menjaga kontinuitas penerbitannya. Guru disarankan agar memberikan motivasi disertai langkah-langkah nyata yang lebih optimal agar siswa lebih produktif dalam menghasilkan karya tulis dan layak dipublikasikan melalui majalah dinding. Guru dan pembina majalah majalah dinding disarankan agar mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan dalam memanfaatkan majalah dinding sehingga, wadah tersebut bisa berfungsi secara baik. Jajaran redaksi yang mengelola majalah dinding disarankan untuk mengelola majalah dinding berdasarkan bentuk ideal dalam segi tampilan, isi, pengelolaan dan penerbitan.